Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 19–24!

Sembilan buku yang dipinjam oleh Sinta dari sekolah harus dikembalikan. Hari ini terakhir pengembalian. Kalau terlambat bisa didenda. “Sampai sekolah, langsung kembalikan,” pesan Ibu saat Sinta berpamitan.

Tiba di sekolah, Sinta bertemu Janah, Nuli, dan Keket. Sinta langsung bermain bersama mereka di luar kelas. Sinta lupa pesan ibunya. Beberapa saat setelah bermain, Janah mengajak Sinta ke kantin. Di tengah perjalanan, Sinta teringat buku yang harus dikembalikan. Sinta mengajak Janah kembali ke kelas. Dengan cepat Sinta mengambil buku-buku dari tas dan menuju ke perpustakaan. Sampai di perpustakaan, Sinta meletakkan buku-buku di atas meja Bu Wari.

“Bu, buku PKn-nya tidak ada,” kata Bu Wari sambil memeriksa buku-buku itu. Sinta kaget.

“Sudah kubawa semua, Bu,” Sinta kembali ke dalam kelas untuk memeriksa tasnya. Buku itu tak ditemukan juga. Teman-temannya pun tak ada yang tahu. Keringat dingin mulai mengalir.

Pulang sekolah, Sinta mencari buku PKn-nya. Namun, ia tidak menemukan juga. Sinta yakin semua buku sudah dimasukkan ke dalam tasnya. Mengapa bisa tidak ada?

“Kamu tidak segera mengembalikannya tadi?” tanya Ibu. Mendengar pertanyaan Ibu, Sinta hanya bisa tertunduk.

Keesokan hari, ketika sekolah sudah sepi dan jemputan Sinta belum datang, terdengar seseorang memanggilnya.

“Sinta… Sinta…” Sinta menoleh, ternyata Langit yang memanggilnya. Langit merupakan teman laki-laki di kelas Sinta. Anaknya pendiam dan jarang bergaul. Sinta pun tidak pernah menghiraukannya.

“Maaf, ini bukumu. Aku yang mengambilnya karena bukumu hilang. Ternyata bukuku sudah ketemu, dan sudah kukembalikan kepada Bu Wari. Maafkan aku, ya.”

Sinta menghela napas. Tak tahu harus marah atau lega. “Aku memaafkanmu, tapi jangan diulangi. Simpan saja, aku sudah beli gantinya.” Mobil jemputan Sinta datang. Ia meninggalkan Langit yang tertunduk.

Sinta merenung. Meski senang, tetap ada rasa gugup. Anak itu mengaku kesalahan dan minta maaf.

Contoh LaTeX wajib: \( 3 \gt 2 \) dan \( 2 \lt 3 \).


Soal 19

Pertanyaan: Maksud pernyataan yang dicetak tebal pada cerita tersebut adalah ...

  1. Sinta sedih karena buku yang sudah dipinjam untuk dikembalikan hilang.
  2. Sinta kecewa karena tidak bisa menjaga buku pinjamannya dengan baik.
  3. Sinta merasa bersalah karena tidak mematuhi nasihat ibunya.
  4. Sinta kesal karena buku yang akan dikembalikan ke perpustakaan ada yang hilang.
Tampilkan Jawaban & Analisis

Jawaban: C

Analisis detail:

  • C benar karena sejak awal ibu berpesan “langsung kembalikan”, tetapi Sinta justru bermain dahulu dan lupa. Setelah itu muncul rangkaian masalah (buku tidak ada, panik, lalu dimintai pertanggungjawaban oleh ibu). Bagian ini menunjukkan inti penyesalan: tidak mematuhi nasihat ibu.
  • A kurang tepat karena teks tidak menekankan “sedih” sebagai inti, melainkan kelalaian dan rasa bersalah akibat tidak segera mengembalikan.
  • B kurang tepat karena masalah utama bukan kemampuan “menjaga” buku, melainkan menunda pengembalian dan lupa pesan ibu yang memicu kekacauan.
  • D kurang tepat karena “kesal” mungkin muncul, tetapi yang paling ditekankan adalah rasa bersalah dan tertunduk saat ibu bertanya.

Soal 20

Pertanyaan: Simpulan cerita tersebut adalah ...

  1. Ketidakpatuhan dapat menimbulkan kesulitan.
  2. Ketidaktelitian akan menyusahkan kita.
  3. Pengakuan bersalah akan merusak persahabatan.
  4. Sering-sering memaafkan akan membuat hidup tak nyaman.
Tampilkan Jawaban & Analisis

Jawaban: A

Analisis detail:

  • A benar karena sumber masalah bermula saat Sinta tidak mematuhi pesan ibunya (tidak langsung mengembalikan). Akibatnya, ia panik, dimarahi, dan mengalami kesulitan karena satu buku tidak ada.
  • B kurang tepat karena “ketidaktelitian” memang ada, tetapi inti cerita lebih kuat pada tidak patuh (menunda, lupa pesan ibu) dibanding sekadar ceroboh memeriksa.
  • C salah karena pengakuan salah justru memperbaiki keadaan (Langit mengembalikan buku dan minta maaf), bukan merusak persahabatan.
  • D salah karena Sinta memaafkan sambil menegaskan “jangan diulangi”; cerita tidak menyimpulkan bahwa memaafkan membuat hidup tidak nyaman.

Soal 21

Pertanyaan: Peristiwa yang akan terjadi jika Sinta mematuhi nasihat Ibunya adalah ...

  1. Dipuji oleh Bu Wari karena mengembalikan buku.
  2. Buku PKn-nya tidak akan hilang.
  3. Tidak bisa bermain bersama teman.
  4. Bukunya tetap tersimpan di dalam rak buku.
Tampilkan Jawaban & Analisis

Jawaban: B

Analisis detail:

  • B benar karena jika Sinta langsung mengembalikan setibanya di sekolah, situasi “buku tidak ada” kemungkinan besar tidak terjadi (tidak sempat lalai/tertinggal/diambil). Jadi peristiwa paling logis: buku PKn tidak akan hilang.
  • A kurang tepat karena tidak ada informasi Bu Wari akan memuji; itu hanya dugaan.
  • C kurang tepat karena Sinta masih bisa bermain setelah mengembalikan buku. Nasihat ibu tidak melarang bermain, hanya meminta segera mengembalikan.
  • D salah karena buku pinjaman seharusnya dikembalikan ke perpustakaan, bukan “tetap tersimpan di rak buku”.

Soal 22

Pertanyaan: Nilai moral positif yang terdapat pada cerita tersebut adalah ...

  1. Membantu teman yang kesulitan.
  2. Banyak membaca, wawasan bertambah.
  3. Meminta maaf ketika melakukan kesalahan.
  4. Belajar untuk mengabaikan kesalahan teman.
Tampilkan Jawaban & Analisis

Jawaban: C

  • C benar karena Langit mengakui perbuatannya dan berkata “Maafkan aku, ya.” Ini menunjukkan sikap positif: mengakui salah dan meminta maaf.
  • A kurang tepat karena Langit memang berniat baik, tetapi tindakan mengambil tanpa izin adalah salah; pesan moral yang paling jelas di akhir teks adalah permintaan maaf setelah mengaku salah.
  • B salah karena cerita tidak menekankan kegiatan membaca untuk menambah wawasan.
  • D salah karena Sinta tidak mengabaikan; ia memaafkan namun menegaskan “jangan diulangi”.

Soal 23

Pertanyaan: Keteladanan yang ditunjukkan tokoh Langit pada cerita tersebut adalah ...

  1. Bersedia bergaul dengan tokoh Langit di kelas cerita tersebut.
  2. Tidak memilih-milih teman dalam bergaul.
  3. Suka membantu teman yang kebingungan buku.
  4. Mau mengakui kesalahannya dan meminta maaf.
Tampilkan Jawaban & Analisis

Jawaban: D

  • D benar karena Langit menyatakan “Aku yang mengambilnya...” dan meminta maaf. Keteladanan paling jelas adalah berani mengakui kesalahan dan meminta maaf.
  • A salah karena bukan keteladanan Langit; kalimat itu juga tidak sesuai isi cerita (yang “tidak menghiraukan” justru Sinta).
  • B kurang tepat karena cerita tidak menampilkan Langit sebagai tokoh yang aktif bergaul; malah disebut pendiam dan jarang bergaul.
  • C kurang tepat karena peristiwa Langit mengambil buku bukan contoh “suka membantu”; yang ditonjolkan adalah pengakuan salah dan permintaan maaf.

Soal 24

Pak Aryo membasmi gulma yang tumbuh di sekitar tanaman sayurnya dengan ....

Pertanyaan: Kata yang tepat untuk melengkapi kalimat tersebut adalah ...

  1. fungisida
  2. pestisida
  3. herbisida
  4. insektisida
Tampilkan Jawaban & Analisis

Jawaban: C

Analisis:

  • C benar karena gulma adalah tumbuhan pengganggu, sehingga zat khusus untuk membasmi gulma adalah herbisida.
  • A salah karena fungisida digunakan untuk membasmi jamur.
  • B kurang tepat karena pestisida bersifat umum (hama), sedangkan yang tepat dan spesifik untuk gulma adalah herbisida.
  • D salah karena insektisida digunakan untuk membasmi serangga.