soal 11
Eutrifikasi dalam suatu ekosistem air akan mengakibatkan kematian hewan air. Hal ini disebabkan air banyak mengandung ....
| A. | oksigen |
| B. | senyawa organik |
| C. | \(CO_2\) dan sedikit \(O_2\) |
| D. | \(O_2\) dan sedikit \(CO_2\) |
| E. | mineral |
Jawaban & Analisa
Jawaban: C
Analisa: Eutrifikasi terjadi ketika perairan kaya nutrien (misalnya nitrat/fosfat) sehingga alga tumbuh pesat. Saat alga mati, penguraian oleh mikroba menggunakan banyak \(O_2\) terlarut sehingga kadar \(O_2\) menurun (hipoksia) dan hewan air mati. Dalam kondisi ini, hasil respirasi dan penguraian meningkatkan \(CO_2\), sementara \(O_2\) menjadi sedikit. Jadi kondisi yang tepat adalah banyak \(CO_2\) dan sedikit \(O_2\).
A. Salah: kematian hewan air justru karena \(O_2\) terlarut menurun.
B. Kurang tepat sebagai inti sebab langsung; pemicunya nutrien, sedangkan dampak kritisnya penurunan \(O_2\).
C. Tepat: eutrifikasi menurunkan \(O_2\) dan meningkatkan \(CO_2\) akibat respirasi/penguraian.
D. Salah: kebalikan dari kondisi hipoksia.
E. Mineral/nutrien memang pemicu awal, tetapi yang menjelaskan kematian hewan air adalah rendahnya \(O_2\) terlarut; pilihan yang menangkap dampak itu adalah C.
soal 12
Tindakan manusia yang mendukung terjadinya keseimbangan lingkungan adalah ....
| A. | menggunakan pupuk hijau |
| B. | menggalakkan industri kayu |
| C. | membuka tanah pertanian baru |
| D. | menggalakkan perdagangan hewan langka |
| E. | penggunaan pestisida dan herbisida |
Jawaban & Analisa
Jawaban: A
Analisa: Pupuk hijau (misalnya tanaman leguminosa yang dibenamkan) meningkatkan kesuburan tanah dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia sehingga lebih ramah lingkungan. Pilihan lain cenderung merusak keseimbangan: industri kayu dan pembukaan lahan baru berpotensi deforestasi, perdagangan hewan langka mengancam keanekaragaman hayati, dan pestisida/herbisida dapat mencemari lingkungan serta membunuh organisme non-target.
A. Tepat: mendukung kesuburan tanah dan lebih berkelanjutan.
B. Salah: berisiko meningkatkan penebangan hutan.
C. Salah: pembukaan lahan baru sering mengurangi habitat alami.
D. Salah: mengganggu populasi hewan langka dan ekosistem.
E. Salah: dapat mencemari tanah/air dan merusak rantai makanan.
soal 13
Perhatikan gambar tentang pengaruh cahaya terhadap hormon dan pertumbuhan tanaman berikut!
Manakah pernyataan yang benar tentang bagan di atas?
| A. | Cahaya mempercepat produksi auksin pada tanaman B, sedangkan cahaya menghambat produksi auksin di tanaman A sehingga tumbuh lurus. |
| B. | Tanaman A dan B berbeda arah pertumbuhan karena intensitas cahaya yang diterima tidak sama. |
| C. | Tanaman A mendapat cahaya dari atas, sehingga auksin menuju ke bawah, sedangkan tanaman B mendapat cahaya dari samping sehingga auksin ke arah samping. |
| D. | Tanaman A tumbuh lambat, sedangkan tanaman B tumbuh cepat sehingga tanaman B membelok ke arah cahaya. |
| E. | Tanaman A tumbuh lurus karena sebaran auksin merata, sedangkan tanaman B tumbuh ke arah cahaya karena auksin terurai jika terkena cahaya. |
Jawaban & Analisa
Jawaban: E
Analisa: Pada tanaman yang mendapat cahaya merata dari atas (tanaman A), distribusi auksin relatif merata sehingga pemanjangan sel seimbang dan batang tumbuh lurus. Pada tanaman yang mendapat cahaya dari satu arah (tanaman B), auksin pada sisi yang terkena cahaya berkurang (secara konsep sekolah: auksin “terurai/terhambat” oleh cahaya), sehingga auksin menumpuk relatif di sisi gelap. Sisi gelap memanjang lebih cepat, akibatnya batang membengkok ke arah cahaya (fototropisme).
A. Salah: umumnya cahaya tidak “mempercepat produksi auksin” untuk membengkokkan; yang terjadi ketidakseimbangan distribusi/aktivitas auksin.
B. Kurang tepat: bukan sekadar intensitas berbeda, tetapi arah datangnya cahaya menyebabkan distribusi auksin tidak merata.
C. Salah: “auksin menuju ke bawah” bukan inti mekanisme pada bagan; yang penting adalah auksin berpindah/lebih banyak di sisi gelap.
D. Salah: pembelokan bukan karena A lambat dan B cepat secara umum, melainkan pertumbuhan tidak seimbang pada dua sisi batang.
E. Tepat: A lurus karena auksin merata, B membengkok ke arah cahaya karena auksin di sisi terang berkurang sehingga sisi gelap memanjang lebih cepat.
soal 14
Perkembangan alat indera mata berasal dari lapisan embrio ....
| A. | \(1\) |
| B. | \(2\) |
| C. | \(1\) dan \(2\) |
| D. | \(1\) dan \(3\) |
| E. | \(2\) dan \(3\) |
Jawaban & Analisa
Jawaban: A
Analisa: Alat indera mata (khususnya bagian yang berkaitan dengan sistem saraf/retina dan struktur permukaan) berhubungan dengan derivat ektoderm. Pada diagram lapisan embrio yang umum, nomor \(1\) biasanya menunjukkan ektoderm (lapisan terluar). Karena itu jawabannya adalah \(1\).
A. Tepat: \(1\) \(\rightarrow\) ektoderm, pembentuk alat indra dan sistem saraf.
B. Salah: \(2\) umumnya mesoderm, pembentuk otot dan rangka.
C. Salah: mesoderm tidak utama membentuk alat indra mata.
D. Salah: endoderm (\(3\)) membentuk saluran pencernaan dan organ dalam.
E. Salah: \(2\) dan \(3\) bukan lapisan utama pembentuk mata.
soal 15
Gerak membelit ujung batang (sulur) tumbuhan famili Cucurbitaceae menunjukkan gerakan ....
| A. | tigmotropisme |
| B. | tigmonasti |
| C. | niktinasti |
| D. | geotropisme |
| E. | fotonasti |
Jawaban & Analisa
Jawaban: A
Analisa: Sulur membelit karena rangsangan sentuhan pada satu sisi sehingga pertumbuhan menjadi tidak seimbang dan sulur melilit penopang. Gerak pertumbuhan yang arah geraknya dipengaruhi arah rangsang (sentuhan) disebut tigmotropisme.
A. Tepat: tigmotropisme adalah tropisme karena sentuhan, arah pertumbuhan menuju/menjauhi rangsang.
B. Salah: tigmonasti adalah nasti karena sentuhan, geraknya tidak bergantung arah rangsang (misalnya putri malu menutup).
C. Salah: niktinasti terkait perubahan siang-malam.
D. Salah: geotropisme terkait gravitasi.
E. Salah: fotonasti terkait cahaya tetapi tidak bergantung arah rangsang.
- Latihan Soal Biologi SMA 1
- Latihan Soal Biologi SMA 2
- Latihan Soal Biologi SMA 3
- Latihan Soal Biologi SMA 4
- Latihan Soal Biologi SMA 5
- Latihan Soal Biologi SMA 6
- Latihan Soal Biologi SMA 7
- Latihan Soal Biologi SMA 8
- Latihan Soal Biologi SMA 9
- Latihan Soal Biologi SMA 10
- Latihan Soal Biologi SMA 11
- Latihan Soal Biologi SMA 12