Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

soal 56

Peningkatan produksi pangan dapat dilakukan dengan menggunakan bibit unggul dan peningkatan kemampuan daun melakukan fotosintesis. Kegiatan ini pada dasarnya dilaksanakan pada ....

A.ekstensifikasi pertanian
B.revolusi biru
C.pemuliaan tanaman
D.intensifikasi pertanian
E.revolusi hijau
Jawaban & Analisa

Jawaban: E

Analisa: Ciri utama revolusi hijau adalah peningkatan produksi pangan melalui varietas unggul (bibit unggul) disertai perbaikan teknologi budidaya agar produktivitas meningkat, termasuk efisiensi fotosintesis dan hasil panen. Karena pernyataan soal menekankan bibit unggul dan kemampuan fotosintesis, paling sesuai adalah revolusi hijau.

A. Salah: ekstensifikasi menambah luas lahan, bukan menekankan bibit unggul dan peningkatan fisiologi daun.

B. Salah: revolusi biru terkait peningkatan produksi perikanan/kelautan.

C. Pemuliaan tanaman memang menghasilkan bibit unggul, tetapi istilah gerakan program peningkatan produksi pangan seperti pada soal lebih tepat revolusi hijau.

D. Intensifikasi adalah upaya menaikkan hasil per satuan luas, tetapi paket “bibit unggul + peningkatan produktivitas fotosintesis” dalam konteks sejarah program pangan biasanya disebut revolusi hijau.

E. Tepat: revolusi hijau menekankan varietas unggul dan peningkatan produktivitas tanaman.


soal 57

Cara menghasilkan bibit unggul pada hewan antara lain dengan ....

A.seleksi dan mutasi buatan
B.hibridisasi dan mutasi buatan
C.inseminasi buatan
D.mutasi buatan
E.seleksi dan kultur jaringan
Jawaban & Analisa

Jawaban: C

Analisa: Pada hewan, cara yang umum digunakan untuk menghasilkan keturunan unggul adalah inseminasi buatan karena memungkinkan penggunaan sperma pejantan unggul untuk banyak betina sehingga sifat unggul dapat disebarkan cepat. Kultur jaringan lebih khas pada tumbuhan, sedangkan mutasi buatan bukan cara yang umum/utama pada pemuliaan hewan tingkat sekolah.

A. Kurang tepat dalam konteks “antara lain” pada pemuliaan hewan tingkat sekolah; mutasi buatan tidak umum sebagai cara utama.

B. Kurang tepat: hibridisasi mungkin terjadi, tetapi yang paling baku dan lazim untuk hewan pada opsi adalah inseminasi buatan.

C. Tepat: inseminasi buatan mempercepat penyebaran bibit unggul pada hewan.

D. Salah: mutasi buatan bukan cara praktis yang umum dipakai untuk bibit unggul hewan.

E. Salah: kultur jaringan bukan teknik utama pada hewan dalam konteks ini.


soal 58

Manakah yang menunjukkan hubungan yang tepat antara mikroorganisme dengan perannya dalam bioteknologi?

No. Mikroorganisme Peran
A. Saccharomyces cereviceae membuat yogurt
B. Monilia sitophilla membuat tempe
C. Rhyzopus oryzae membuat kecap
D. Spirullina penghasil protein
E. Chlorella penghasil karbohidrat

Jawaban yang benar adalah ....

A.A
B.B
C.C
D.D
E.E
Jawaban & Analisa

Jawaban: D

Analisa: Spirullina (umumnya ditulis Spirulina) dikenal sebagai mikroalga/sianobakteri yang dimanfaatkan sebagai sumber protein (single cell protein). Hubungan ini tepat. Opsi lain tidak sesuai pasangan yang umum: yogurt oleh bakteri asam laktat, tempe oleh Rhizopus, kecap oleh kapang seperti Aspergillus.

A. Salah: yogurt dibuat oleh bakteri asam laktat, bukan ragi Saccharomyces.

B. Salah: tempe umumnya oleh Rhizopus, sedangkan Monilia sitophilla lebih dikenal pada produk seperti oncom.

C. Salah: kecap umumnya menggunakan kapang seperti Aspergillus, bukan Rhizopus.

D. Tepat: Spirullina dimanfaatkan sebagai penghasil protein.

E. Kurang tepat: Chlorella lebih dikenal sebagai sumber protein juga (single cell protein); sehingga pasangan “penghasil karbohidrat” bukan pasangan yang paling baku.


soal 59

Pemanfaatan sifat totipotensi pada tumbuhan adalah untuk memperoleh ....

A.anakan yang unggul dalam jumlah besar dan cepat
B.anakan seragam dalam jumlah besar dan cepat
C.bibit unggul yang bergizi tinggi
D.anakan yang diperlukan untuk hibridisasi
E.anakan yang sifatnya lebih baik dari induknya
Jawaban & Analisa

Jawaban: B

Analisa: Totipotensi adalah kemampuan satu sel tumbuhan untuk berkembang menjadi individu baru. Pemanfaatannya pada kultur jaringan menghasilkan banyak plantlet yang genetiknya sama (klon) dengan induk, sehingga anakan yang dihasilkan seragam dan dapat diperoleh cepat dalam jumlah besar.

A. Kurang tepat: “unggul” tidak otomatis muncul; kultur jaringan memperbanyak, bukan menciptakan keunggulan baru.

B. Tepat: menghasilkan anakan seragam dalam jumlah besar dan cepat.

C. Salah: totipotensi tidak langsung meningkatkan nilai gizi.

D. Tidak spesifik: tujuan utama totipotensi yang diajarkan adalah perbanyakan massal/seragam.

E. Salah: sifat lebih baik dari induk bukan akibat totipotensi, melainkan pemuliaan/rekayasa genetik.


soal 60

Untuk memperoleh antibodi dalam skala besar di bidang kedokteran dapat dilakukan dengan cara ....

A.teknologi hibridoma
B.kultur jaringan
C.totipotensi jaringan
D.terapi genetik
E.transplantasi gen
Jawaban & Analisa

Jawaban: A

Analisa: Antibodi monoklonal diproduksi dalam jumlah besar dengan teknologi hibridoma, yaitu fusi sel limfosit B penghasil antibodi dengan sel kanker (mieloma) sehingga terbentuk sel hibrid yang dapat membelah terus-menerus sambil menghasilkan antibodi spesifik.

A. Tepat: teknologi hibridoma untuk produksi antibodi skala besar.

B. Salah konteks: kultur jaringan lebih umum untuk perbanyakan tanaman/sel, bukan istilah utama produksi antibodi pada soal ini.

C. Salah: totipotensi adalah konsep sel tumbuhan.

D. Salah: terapi genetik bertujuan memperbaiki gen pasien, bukan memproduksi antibodi massal.

E. Transplantasi gen adalah rekayasa genetika; pada soal ini cara baku untuk antibodi skala besar adalah hibridoma.