Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

soal 31. Perkawinan antara laki-laki dan wanita berpenglihatan normal mempunyai seorang anak laki-laki buta warna dan dua orang anak perempuan berpenglihatan normal. Dari kasus ini dapat diketahui genotipe pasangan tersebut adalah ....

A.XXcb dan XY
B.XcbXcb dan XY
C.XcbXcb dan XcbY
D.XX dan XY
E.XXcb dan XcbY
Jawaban dan Analisa

Jawaban: A

Analisa: Buta warna adalah sifat terpaut kromosom X dan umumnya bersifat resesif. Anak laki-laki memiliki kromosom \(XY\). Jika anak laki-laki buta warna, maka kromosom X yang ia terima dari ibunya membawa alel buta warna (ditulis \(X^{cb}\)). Ayah memberikan kromosom Y pada anak laki-laki.

Karena kedua orang tua berpenglihatan normal, maka ayah harus normal (tidak buta warna), yaitu \(XY\) (secara konsep \(X\) normal). Ibu harus membawa alel buta warna tetapi tidak tampak (carrier), sehingga genotipenya \(XX^{cb}\) (satu X normal dan satu X membawa alel buta warna).

Analisa tiap opsi:

A benar: ibu carrier \(XX^{cb}\), ayah normal \(XY\). Ini memungkinkan ada anak laki-laki buta warna dan anak perempuan tetap bisa normal.

B salah: ibu \(X^{cb}X^{cb}\) berarti buta warna (tidak sesuai “berpenglihatan normal”).

C salah: ibu dan ayah sama-sama membawa buta warna, ayah \(X^{cb}Y\) berarti buta warna (tidak sesuai).

D salah: jika ibu \(XX\) (tidak membawa alel buta warna), anak laki-laki tidak mungkin buta warna.

E salah: ayah \(X^{cb}Y\) berarti buta warna (tidak sesuai “normal”).


soal 32. Jenis mutasi kromosom yang terjadi pada diagram di samping adalah ....

Screenshot_20-2-2026_115239__20260220_115333.jpeg

A.inversi
B.duplikasi
C.translokasi
D.delesi
E.katenasi
Jawaban dan Analisa

Jawaban: C

Analisa: Pada diagram terlihat ada perpindahan segmen dari satu kromosom ke kromosom lain (segmen berpindah tempat), sehingga susunan pada kromosom pertama berkurang dan kromosom kedua bertambah. Perpindahan segmen antarkromosom seperti ini adalah translokasi.

Analisa tiap opsi:

A salah: inversi adalah pembalikan urutan segmen di kromosom yang sama, bukan pindah ke kromosom lain.

B salah: duplikasi adalah penggandaan segmen pada kromosom, bukan pemindahan segmen.

C benar: segmen berpindah ke kromosom lain.

D salah: delesi adalah hilangnya segmen tanpa berpindah ke kromosom lain.

E salah: katenasi bukan tipe mutasi struktur kromosom yang dimaksud pada diagram ini.


soal 33. Berikut adalah persilangan yang menunjukkan adanya peristiwa Polimeri.

P : M1M1M2M2 x m1m1m2m2

(Merah)                        (Putih)

Apabila F1 disilangkan sesamanya, maka rasio genotip F2 adalah ....

A.\(9:3:3:1\)
B.\(9:3:4\)
C.\(12:3:1\)
D.\(9:7\)
E.\(15:1\)
Jawaban dan Analisa

Jawaban: E

Analisa: “Polimeri” pada soal genetika SMA biasanya merujuk pada gen duplikat dominan: adanya alel dominan pada salah satu gen saja sudah cukup menimbulkan fenotip dominan (misal merah). Fenotip resesif (misal putih) baru muncul jika kedua gen semuanya resesif, yaitu \(m_1m_1m_2m_2\).

F1 dari persilangan ini adalah heterozigot untuk kedua gen: \(M_1m_1M_2m_2\). Jika F1 disilangkan sesamanya, hampir semua kombinasi akan menghasilkan fenotip dominan (merah). Hanya \(m_1m_1m_2m_2\) yang putih, sehingga perbandingan fenotipnya menjadi \(15\) merah : \(1\) putih.

Analisa tiap opsi:

A, B, C, D adalah rasio khas interaksi gen lain (epistasis tertentu), bukan pola polimeri duplikat dominan yang menghasilkan \(15:1\).

E benar karena hanya \(1\) kombinasi (semua resesif) yang menghasilkan putih.


soal 34. Disilangkan tanaman mangga rasa manis buah kecil (MMbb) dengan rasa masam buah besar (mmBB). Manis dominan terhadap masam dan besar dominan terhadap kecil. Apabila F1 dikawinkan dengan sesamanya, persentase tanaman mangga F2 dengan fenotip rasa manis dan buah besar adalah ....

A.\(6{,}25\%\)
B.\(18{,}75\%\)
C.\(25\%\)
D.\(56{,}25\%\)
E.\(75\%\)
Jawaban dan Analisa

Jawaban: D

Analisa: P: \(MMbb \times mmBB\).

Semua F1 menjadi \(MmBb\) (manis dan besar), karena menerima \(M\) dari induk pertama dan \(m\) dari induk kedua, serta menerima \(B\) dari induk kedua dan \(b\) dari induk pertama.

F1 disilangkan sesamanya: \(MmBb \times MmBb\). Ini adalah persilangan dihibrid dengan rasio fenotip F2 \(9:3:3:1\).

Fenotip “manis dan besar” berarti memiliki alel dominan untuk kedua sifat, yaitu \(M\_\;B\_\). Bagian ini adalah \(9/16\) dari keturunan.

Persentase \(9/16 = 56{,}25\%\). Jadi \(56{,}25\% \gt 50\%\) dan sesuai pilihan D.

Analisa tiap opsi:

A (\(6{,}25\%\)) adalah \(1/16\), biasanya untuk fenotip ganda resesif.

B (\(18{,}75\%\)) adalah \(3/16\), biasanya untuk salah satu dominan dan satu resesif.

C (\(25\%\)) adalah \(4/16\), bukan hasil fenotip dominan ganda dihibrid standar.

D benar karena \(9/16 = 56{,}25\%\).

E (\(75\%\)) adalah \(12/16\), bukan untuk dominan ganda pada dihibrid.


soal 35. Menurut Darwin pada mulanya leher nenek moyang jerapah bervariasi. Faktor yang menyebabkan jerapah-jerapah sekarang hanya berleher panjang adalah ....

A.adaptasi lingkungan
B.seleksi alam
C.isolasi geografis
D.jenis makanan
E.perubahan lingkungan
Jawaban dan Analisa

Jawaban: B

Analisa: Menurut Darwin, dalam populasi terdapat variasi (misalnya leher pendek dan leher panjang). Lingkungan “menyeleksi” individu yang lebih mampu bertahan hidup dan bereproduksi. Jerapah berleher panjang lebih mudah memperoleh makanan, lebih banyak bertahan, lalu lebih banyak menghasilkan keturunan. Akhirnya populasi didominasi leher panjang. Mekanisme ini adalah seleksi alam.

Analisa tiap opsi:

A terlalu umum; mekanisme Darwin yang spesifik adalah seleksi alam.

B benar: seleksi alam mempertahankan yang paling adaptif.

C tidak relevan karena soal tidak membahas pemisahan wilayah.

D “jenis makanan” bukan mekanisme evolusi, hanya faktor lingkungan.

E perubahan lingkungan bisa memicu seleksi, tetapi penyebab dominannya leher panjang menurut Darwin adalah seleksi alam.