Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

Bacaan untuk Menjawab Soal Nomor 25–28

Pandai Besi dan Anjingnya

Seorang tukang besi memiliki anjing kecil yang biasa tertidur ketika tuannya sedang bekerja, tetapi selalu terjaga apabila waktunya makan. Suatu hari, tuannya berpura-pura marah kepada anjing kecil itu. Seperti yang biasa dilakukan, Sang Pandai Besi menempelkan sepotong tulang untuk makanan anjingnya sambil berkata, “Apa gunanya makhluk malas seperti kamu? Ketika saya bekerja keras memukul besi, kamu hanya meringkuk dan tidur nyenyak. Tetapi saat saya berhenti bekerja untuk beristirahat makan, kamu pun terbangun dan mengibaskan ekor minta diberi makan!”


Soal 25

Sikap keteladanan yang dimiliki oleh Sang Pandai Besi adalah ....

  1. Ia selalu terjaga untuk makan.
  2. Ia selalu bekerja keras.
  3. Ia selalu terbangun di malam hari.
  4. Ia selalu berpura-pura jika marah.
Jawaban & Analisis

Kunci: B

Bukti bacaan: Pandai Besi berkata, “Ketika saya bekerja keras memukul besi …”. Ini menunjukkan sifat rajin/kerja keras.

Kenapa B benar: “bekerja keras” adalah sikap teladan yang jelas ditunjukkan oleh tokoh Pandai Besi, berbeda dari kebiasaan anjing yang hanya bangun saat makan.

  • A salah: itu kebiasaan anjing (terjaga saat makan), bukan Pandai Besi.
  • C salah: tidak ada informasi “bangun malam”.
  • D kurang tepat: berpura-pura marah bukan keteladanan; itu hanya tindakan dalam cerita.

Soal 26

Seandainya Sang Pandai Besi tidak memberi tulang kepada anjing peliharaannya, maka ....

  1. Si anjing kecil akan dicuri orang.
  2. Si anjing kecil akan kelaparan.
  3. Si anjing kecil merasa baik-baik saja.
  4. Si anjing kecil tumbuh sehat.
Jawaban & Analisis

Kunci: B

Logika sebab-akibat: Tulang adalah “makanan anjingnya”. Jika tidak diberi makanan, konsekuensinya anjing akan kelaparan.

Kenapa B benar: B adalah akibat langsung dan paling wajar dari tidak diberi makan. Kebenaran B \(\gt\) opsi lain karena sesuai hubungan dasar: tidak makan \(\rightarrow\) lapar.

  • A tidak ada hubungan dengan cerita.
  • C tidak logis: tidak diberi makan bukan “baik-baik saja”.
  • D bertentangan: tanpa makan tidak mungkin tumbuh sehat.

Soal 27

Nilai positif yang dapat diteladani dari cerita di atas adalah sifat Sang Pandai Besi yang ....

  1. periang
  2. penurut
  3. pemarah
  4. penyayang
Jawaban & Analisis

Kunci: D

Bukti bacaan: “Sang Pandai Besi menempelkan sepotong tulang untuk makanan anjingnya…”. Artinya, ia tetap memberi makan dan merawat anjingnya (meskipun menegur).

Kenapa D benar: Memberi makan dan memelihara menunjukkan sikap peduli/menyayangi. Ini nilai positif yang dapat diteladani.

  • A tidak tampak dari cerita.
  • B tidak relevan; “penurut” tidak ditunjukkan.
  • C salah: ia hanya berpura-pura marah, dan “pemarah” bukan nilai positif.

Nilai “penyayang” \(\gt\) “pemarah” untuk teladan.


Soal 28

Kesimpulan dari cerita di atas adalah ....

  1. Setiap orang harus giat bekerja untuk mencapai sesuatu yang diinginkan.
  2. Seorang tukang pandai besi memiliki binatang peliharaan yang kecil dan lucu.
  3. Seekor anjing kecil yang selalu setia menemani seorang tukang pandai besi.
  4. Orang yang malas kerja, pasti akan mengalami kelaparan.
Jawaban & Analisis

Kunci: A

Inti pesan cerita: Pandai Besi menegur anjingnya karena malas (tidur saat tuan bekerja) tetapi ingin makan saat tuan berhenti. Ini menyiratkan nasihat: jangan malas, hendaknya giat/rajin.

Kenapa A benar: A merangkum amanat umum: kerja keras untuk mencapai keinginan (mendapat hasil/makan). A bersifat kesimpulan, bukan detail tokoh.

  • B hanya fakta detail (deskripsi anjing kecil).
  • C juga detail; tidak merangkum pesan.
  • D terlalu menyimpulkan “pasti kelaparan”; cerita tidak menunjukkan kelaparan benar-benar terjadi, hanya sindiran tentang kemalasan. Jadi D \(\lt\) ketepatan A.

Penggalan Syair untuk Menjawab Soal Nomor 29–30

Wahai anakku
Jalanilah hidup dengan jujurmu
Dustamu
Akan membuat hidupmu tak dipercaya

Soal 29

Makna yang terkandung pada syair di atas adalah ....

  1. Berdusta menghilangkan kepercayaan orang.
  2. Berdusta mendatangkan kegelisahan.
  3. Berdusta akan membuat hidup tersiksa.
  4. Berdusta menjauhkan diri dari teman-teman.
Jawaban & Analisis

Kunci: A

Bukti syair: “Dustamu … akan membuat hidupmu tak dipercaya.” Ini jelas berarti kebohongan membuat orang lain tidak percaya.

Kenapa A benar: A persis menyatakan makna “tak dipercaya” = hilangnya kepercayaan.

  • B, C, D mungkin akibat lanjutan, tetapi tidak dinyatakan langsung dalam syair.

Soal 30

Arti kata dusta yang tepat pada syair di atas adalah ....

  1. fitnah
  2. bohong
  3. dengki
  4. dendam
Jawaban & Analisis

Kunci: B

Makna kata: “dusta” berarti bohong.

  • A fitnah berbeda: menuduh tanpa bukti.
  • C dengki = iri.
  • D dendam = ingin membalas.

Jadi “bohong” \(\gt\) pilihan lain untuk makna kata “dusta”.