Latihan Soal 56–60
Soal 56
"Coba kalau berani", jawab Sutan Menjinjing Alam sambil menghampirkan mukanya menentang muka si Topo. Tetapi untung akan celaka, kebetulan pada waktu itu ia batuk, air ludahnya seakan-akan keluapan dari mukanya menghinani itu, maka terjadilah peperangan ludah yang amat hebat, diiringi tinju, sepak, dan terjang.
Jenis konflik dalam kutipan di atas berupa konflik …
- psikis
- ide
- batin
- fisik
Lihat Jawaban & Analisis
Jawaban: D
Analisis
Konflik fisik ditandai adanya pertikaian yang melibatkan tindakan tubuh secara langsung. Dalam kutipan disebutkan “peperangan ludah … diiringi tinju, sepak, dan terjang”. Itu menunjukkan perkelahian nyata, sehingga konfliknya adalah fisik.
Penegasan: tanda konflik fisik \( tinju,\ sepak,\ terjang \gt perasaan\ takut \) karena yang muncul adalah aksi tubuh, bukan pergolakan batin.
- A: psikis berkaitan dengan tekanan/kejiwaan, tidak dominan pada kutipan.
- B: ide berarti perbedaan gagasan, tidak sesuai.
- C: batin adalah konflik dalam diri tokoh, tidak tampak.
- D: tepat, ada perkelahian secara nyata.
Soal 57
Struktur penduduk dunia tentang pekerjaan, menurut angka kemajuan negara akan terlihat dalam tabel di bawah ini.
| Usia Penduduk | Negara maju (%) | Negara berkembang (%) |
|---|---|---|
| 0 – 14 tahun | 25% | 45% |
| 14 – 64 tahun | 60% | 55% |
| 65 tahun ke atas | 15% | 5% |
Berdasarkan tabel tersebut pernyataan yang benar adalah …
- persentase usia anak-anak lebih tinggi
- penduduk yang bekerja di negara maju lebih rendah
- kelompok yang berumur 65 tahun di negara maju paling rendah
- usia 15 - 64 tahun merupakan golongan kerja persentase tinggi
Lihat Jawaban & Analisis
Jawaban: D
Analisis
Kelompok usia kerja umumnya 15–64 tahun (di tabel tertulis 14–64, tetapi maksudnya sama: usia produktif). Di kedua jenis negara, persentasenya paling tinggi: 60% (negara maju) dan 55% (negara berkembang). Jadi pernyataan yang benar adalah bahwa usia 15–64/14–64 merupakan golongan kerja dengan persentase tinggi.
Penegasan: \( 60\% \gt 25\% \) dan \( 55\% \gt 45\% \) menunjukkan kelompok usia produktif paling besar.
- A: tidak lengkap/ambigu (anak-anak tinggi di negara berkembang, tetapi tidak di negara maju).
- B: salah, justru negara maju memiliki 60% (lebih tinggi dari 55%).
- C: salah, di negara maju yang paling rendah adalah 0–14 (25% bukan paling rendah? justru 15% lebih rendah) → 65+ = 15% (bukan “paling rendah” secara makna? malah 15% adalah terendah bersama… sebenarnya 15% paling rendah, tetapi pernyataan “paling rendah” tidak menyebut dibanding kelompok lain secara jelas; selain itu yang benar-benar paling rendah di negara maju adalah 65+ (15%), namun opsi ini menyatakan “kelompok umur 65 tahun di negara maju paling rendah” tanpa konteks perbandingan dan bisa dianggap rancu. Opsi D paling tepat dan umum.
- D: tepat dan sesuai data.
Soal 58
Di rumah Hanafi di Solok sunyi senyap keadaannya. Siang malam pintu dimuka tidak terbuka, sedang lampu yang berada di beranda muka mukapun tidak pernah menyala. Dan jalan raya kelihatan rumah itu sebagai rumah tinggal, seolah-olah bukan Hanafi saja yang keluar, melainkan seisi rumah telah pergi tamasya. Hanya kereta kecil berisi sipei yang ditolak oleh si buyung setiap pagi dan petang di tepi jalan menandakan bahwa kaum keluarga Hanafi masih ada di Solok ……
Pertanyaan yang jawabannya ada dalam penggalan novel tersebut adalah …
- Mengapa Hanafi tinggal di Solok?
- Bagaimana watak tokoh Hanafi?
- Siapakah tokoh pada novel di atas?
- Mengapa rumah Hanafi sepi?
Lihat Jawaban & Analisis
Jawaban: D
Analisis
Penggalan tersebut menjelaskan kondisi rumah Hanafi: sunyi senyap, pintu tidak terbuka, lampu beranda tidak menyala, tampak seperti rumah kosong, hanya ada kereta kecil berisi sipei yang menandakan masih ada penghuni. Jadi pertanyaan yang jawabannya jelas terdapat dalam penggalan adalah mengapa rumah Hanafi sepi (karena pintu tertutup, lampu tidak menyala, rumah tampak seperti ditinggal).
Penegasan: informasi yang tersedia \( rumah\ sepi \gt watak\ tokoh \) karena penggalan memaparkan suasana rumah, bukan karakter tokoh secara langsung.
- A: alasan Hanafi tinggal di Solok tidak dijelaskan.
- B: watak Hanafi tidak diuraikan.
- C: tokoh disebut, tetapi pertanyaannya terlalu umum dan tidak menjadi fokus jawaban dalam penggalan.
- D: sesuai isi penggalan (kondisi rumah yang sepi).
Soal 59
Sepak bola merupakan cabang olah raga yang sudah memasyarakat. Permainan ini telah dikenal oleh semua orang. Sepak bola tidak hanya digemari kaum lelaki, kaum wanita juga tidak mau ketinggalan.
Gagasan pokok paragraf tersebut adalah …
- cabang olah raga
- olah raga sepak bola
- kegemaran laki-laki
- keikutsertaan wanita
Lihat Jawaban & Analisis
Jawaban: B
Analisis
Gagasan pokok adalah inti pembahasan paragraf. Kalimat pertama menyatakan topik umum: “Sepak bola merupakan cabang olah raga yang sudah memasyarakat.” Kalimat berikutnya hanya mendukung (dikenal semua orang, digemari pria dan wanita). Jadi gagasan pokoknya adalah olah raga sepak bola.
Penegasan: inti topik \( sepak\ bola \gt keikutsertaan\ wanita \) karena “wanita” hanya rincian pendukung.
- A: terlalu umum (bisa cabang apa saja).
- B: tepat (mewakili seluruh paragraf).
- C: hanya bagian kecil (lelaki), tidak mewakili semua kalimat.
- D: hanya rincian pendukung.
Soal 60
Nisa : "Bu Nisa(h) dari pasar?"
Mirna : "Iya Bu. Sudah lama ibu menunggu?"
Nisa : "Ya, kira-kira sepuluh menitlah!"
Mirna : "Kasihan! Maaf ya Bu? Ada keperluan rupanya?"
Nisa : "Ah tidak. Semalam kami baru pulang dari Bandung. Kalau ibu suka, ini ada oleh-oleh sedikit."
Mirna : "……"
Kalimat yang tepat diucapkan Nisah untuk menanggapi tawaran Mirna dalam percakapan tersebut adalah …
- Ah, tidak usah kurang menarik terima kasih!
- Ah, oleh-oleh yang sudah dibawa itu sudah ada!
- Ah, tidak perlu. Berikan saja kepada orang lain!
- Ah, repot amat, terima kasih, Bu!
Lihat Jawaban & Analisis
Jawaban: D
Analisis
Respon yang tepat terhadap tawaran oleh-oleh adalah ungkapan sopan yang menerima/berterima kasih, atau menolak secara halus. Opsi D “Ah, repot amat, terima kasih, Bu!” adalah ungkapan sopan, wajar, dan sesuai situasi (merendah + berterima kasih).
Penegasan: kesantunan \( terima\ kasih \gt berikan\ saja\ kepada\ orang\ lain \) karena opsi C bernada menolak kurang santun.
- A: tidak baku dan janggal (“kurang menarik”).
- B: tidak logis dan tidak sopan dalam konteks tawaran.
- C: menolak dengan cara kurang halus.
- D: paling sopan dan wajar.
Pendampingan akademik ini merupakan bagian dari sistem pendidikan di Pesantren Tahfidz Karangmojo, yang berupaya menyeimbangkan pembinaan Al-Qur'an dan kemampuan akademik ananda.
Latihan Soal Bahasa Indonesia SMP
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMP – Paket 1
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMP – Paket 2
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMP – Paket 3
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMP – Paket 4
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMP – Paket 5
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMP – Paket 6
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMP – Paket 7
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMP – Paket 8
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMP – Paket 9
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMP – Paket 10
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMP – Paket 11
- Latihan Soal Bahasa Indonesia SMP – Paket 12