Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

Soal 31

Perhatikan kalimat berikut!
Kami main-main bersama, bahkan kami berdiskusi tentang berbagai permasalahan.
Perbaikan penggunaan kata yang bercetak miring pada kalimat tersebut adalah ....
A.bermain-main
B.main-main
C.bermain-mainkan
D.main-mainkan
Jawaban & Analisis (klik)

Jawaban: A. bermain-main

Analisis:

  • A benar: Dalam kalimat “Kami ... bersama”, kata kerja yang tepat adalah bentuk berimbuhan ber-, yaitu bermain-main (menyatakan tindakan/aktivitas yang dilakukan subjek “kami”).
  • B kurang tepat: main-main tanpa imbuhan sering dianggap bentuk tidak baku/kurang tepat untuk fungsi predikat formal dalam kalimat berita.
  • C salah: bermain-mainkan bermakna “menjadikan sebagai bahan mainan/menyepelekan”, butuh objek (mis. “jangan memainkan/mempermainkan sesuatu”). Tidak cocok dengan “bersama”.
  • D salah: main-mainkan juga bermakna kausatif/transitif (perlu objek), sehingga tidak pas pada struktur kalimat tersebut.

Soal 32

Pramuka merupakan kegiatan extracurikuler di sekolah dasar.
Perbaikan penulisan istilah yang bergaris bawah pada kalimat tersebut adalah ....
A.ekstrakurikuler
B.extra kurikuler
C.ekstra kurikuler
D.ekstrakurrikuler
Jawaban & Analisis (klik)

Jawaban: A. ekstrakurikuler

Analisis:

  • A benar: Bentuk baku dalam bahasa Indonesia adalah ekstrakurikuler (serangkai).
  • B salah: extra adalah bentuk asing dan ditulis terpisah; tidak sesuai pembakuan istilah Indonesia.
  • C salah: Pemisahan menjadi dua kata (ekstra kurikuler) tidak sesuai bentuk baku yang serangkai.
  • D salah: Ejaannya keliru (penambahan huruf r sehingga menjadi “kurrikuler”).

Soal 33

Olimpiade mempertandingkan cabang olahraga antara lain sepakbola, bulu tangkis, dan tenis meja.
Kesalahan penggunaan ejaan pada kalimat tersebut adalah ....
A.olimpiade
B.sepakbola
C.bulu tangkis
D.tenis meja
Jawaban & Analisis (klik)

Jawaban: B. sepakbola

Analisis:

  • B benar (itulah yang salah eja): Bentuk baku adalah sepak bola (dua kata), sehingga “sepakbola” dianggap tidak sesuai ejaan baku.
  • A tidak salah: “olimpiade” sudah tepat sebagai nama kegiatan/ajang.
  • C tidak salah: “bulu tangkis” memang ditulis dua kata.
  • D tidak salah: “tenis meja” juga ditulis dua kata.

Soal 34

Bu Dewi berkata: “Cepat, kemarilah anak-anak.”
Penggunaan tanda baca yang tidak tepat dalam kalimat tersebut adalah ....
A.tanda koma (,) dan tanda titik (.)
B.tanda titik (.) dan tanda petik (“….”)
C.tanda titik dua (:) dan tanda titik (.)
D.tanda titik dua (:) dan tanda petik (“….”)
Jawaban & Analisis (klik)

Jawaban: C. tanda titik dua (:) dan tanda titik (.)

Analisis:

  • Kesalahan 1 (titik dua): Untuk mengawali kalimat langsung setelah kata “berkata”, penulisan yang lazim adalah memakai koma, misalnya: Bu Dewi berkata, “Cepat, kemarilah anak-anak!” (bukan titik dua).
  • Kesalahan 2 (titik): Ucapan “Cepat, kemarilah anak-anak” adalah perintah, sehingga tanda akhir yang lebih tepat adalah tanda seru (!), bukan titik (.). Secara ketepatan fungsi, \( ! \gt . \) dan \( . \lt ! \) untuk kalimat perintah.
  • Kenapa opsi lain tidak dipilih?
    • A mempersoalkan koma dan titik, padahal yang paling jelas salah di kalimat itu bukan komanya (koma setelah “Cepat,” masih wajar), melainkan pasangan titik dua dan titik.
    • B menuduh tanda petik tidak tepat, padahal tanda petik untuk kalimat langsung sudah benar.
    • D menuduh titik dua dan tanda petik, padahal tanda petik benar; yang bermasalah adalah titik dua dan titik akhirnya.

Soal 35

Bu Endang akan mengusulkan beasiswa bagi siswanya. Para siswa diminta mengumpulkan fotocopy rapor. Mereka juga harus mengisi blanko data pribadi.
Penggunaan kata baku yang tidak tepat dalam paragraf tersebut adalah ....
A.beasiswa
B.fotocopy
C.rapor
D.blanko
Jawaban & Analisis (klik)

Jawaban: B. fotocopy

Analisis:

  • B benar (itu yang tidak baku): Bentuk baku bahasa Indonesia adalah fotokopi, bukan “fotocopy”.
  • A baku: “beasiswa” sudah tepat.
  • C baku: “rapor” adalah bentuk baku yang umum digunakan dalam ejaan Indonesia.
  • D baku: “blanko” masih termasuk kata baku untuk formulir kosong.