Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

Daftar Fungsi Makna Akhiran -an

  1. Menyatakan Hasil
  2. Menyatakan Kemiripan (Menyerupai)
  3. Fungsi Intensitas (Penekanan)
  4. Fungsi Pembentuk Kata Sifat
  5. Menyatakan Tempat
  6. Menyatakan Objek (Yang di-...)
  7. Menyatakan Intensitas atau Besar/Banyak
  8. Fungsi Pembentuk Kata Benda
  9. Menyatakan Alat
  10. Menyatakan Hal atau Masalah
  11. Fungsi Makna
  12. Menyatakan Kumpulan atau Seluruh
  13. Menyatakan Tiap-tiap (Satuan Waktu/Jumlah)

Akhiran -i

Fungsi-fungsi akhiran -i:

  1. Menyatakan Tempat (Lokasi)
  2. Menyatakan Perbuatan Berulang (Iteratif)
  3. Menyatakan Pemberian (Aplikatif)
  4. Menyatakan "Menjadi" (Kausatif Statis)

Akhiran -kan

Fungsi-fungsi akhiran -kan:

  1. Menyatakan makna "Menjadikan" (Kausatif)
  2. Menyatakan makna "Melakukan untuk Orang Lain" (Benefaktif)
  3. Menyatakan makna "Membawa ke Dalam" (Direktif)
  4. Menyatakan makna "Menganggap Sebagai"
  5. Menyatakan "Tindakan yang Menyebabkan Objek Bergerak"

Awalan Me- (Fungsi Aktif)

  • Melakukan tindakan: menulis, membaca.
  • Menuju ke suatu tempat: melaut, mendarat.
  • Bekerja dengan alat: mencangkul, mengunci.
  • Menjadi seperti: mengecil, menguning.

Awalan Ber- (Fungsi Keadaan/Kepemilikan)

  • Mempunyai: beratap, beruang.
  • Menggunakan/Memakai: bersepeda, berbaju.
  • Berada dalam keadaan: bersedih, gembira.
  • Melakukan perbuatan timbal balik: bersalaman, bertukar.

Awalan Ter- (Fungsi Paling/Tidak Sengaja)

  • Paling (Superlatif): terbesar, terkuat.
  • Tidak sengaja: terinjak, terbawa.
  • Sudah terjadi/Keadaan: terbuka, terletak.
  • Kemampuan (Dapat di-): terangkat (bisa diangkat).

Konfiks Ke-an (Fungsi Keadaan/Hasil)

  • Menyatakan tempat/wilayah: kerajaan, kecamatan.
  • Menderita sesuatu: kedinginan, kehujanan.
  • Abstraksi (Kata Benda): keadilan, keindahan.

Makna pada kata yang dicetak tebal adalah ….


1. Ayah sedang membaca tulisan kuno yang ditemukan di situs purbakala tersebut.

Klik penjelasan

(Hasil dari menulis)

2. Di tengah sawah itu terdapat orang-orangan sawah untuk mengusir burung pipit.

Klik penjelasan

(Menyerupai sosok orang)

3. Ibu memborong buah-buahan segar di pasar untuk acara pengajian nanti malam.

Klik penjelasan

(Intensitas: banyak jenis/jumlah buah)

4. Jangan menjadi pria yang obralan, jagalah kehormatan dirimu dengan baik.

Klik penjelasan

(Sifat: murahan/gampang dirayu)

5. Kami semua berkumpul di pangkalan ojek untuk menunggu jemputan bus pariwisata.

Klik penjelasan

(Tempat berpangkalan/menunggu)

6. Penulis itu sedang merevisi bacaan untuk anak-anak agar bahasanya lebih mudah dipahami.

Klik penjelasan

(Objek: Apa yang di-baca)

7. Petani itu sangat bahagia karena hasil panenan tahun ini melimpah ruah.

Klik penjelasan

(Intensitas: Banyaknya hasil panen)

8. Kita harus menjaga keamanan lingkungan dengan melakukan siskamling secara rutin.

Klik penjelasan

(Kata benda abstrak dari kata sifat: aman)

9. Ibu sedang memasak air menggunakan tampungan besar agar persediaan air minum cukup.

Klik penjelasan

(Alat/wadah untuk menampung)

10. Perselisihan antara kedua belah pihak akhirnya diselesaikan melalui jalur hukum.

Klik penjelasan

(Hal/Masalah: Perkara mengenai selisih paham)

11. Kiasan dalam puisi itu sangat sulit diterjemahkan ke dalam bahasa asing.

Klik penjelasan

(Makna: Sesuatu yang bermakna kias/perumpamaan)

12. Ibu membeli berbagai macam sayuran segar untuk dimasak menjadi sup hari ini.

Klik penjelasan

(Kumpulan dari berbagai jenis sayur)

13. Petugas kebersihan mengangkut sampah harian dari pemukiman warga setiap pagi.

Klik penjelasan

(Tiap-tiap hari)

14. Ibu guru meminta murid-murid untuk tidak mencoret-coret tembok kelas yang baru dicat.

Klik penjelasan

(Tembok sebagai tempat dicoret)

15. Ibu memotong-motongi sayuran menjadi bagian kecil sebelum memasukkannya ke dalam panci.

Klik penjelasan

(Memotong berulang kali)

16. Ayah sampuli buku-buku pelajaran adik agar tidak cepat rusak atau kotor.

Klik penjelasan

(Memberi sampul pada buku)

17. Kita harus menghormati keputusan yang telah diambil oleh pimpinan rapat.

Klik penjelasan

(Menyebabkan diri menjadi hormat/sikap hormat)

18. Kakak sedang membesarkan volume televisi agar suara berita terdengar jelas.

Klik penjelasan

(Menjadikan volume besar)

19. Ayah membelikan kakak sebuah laptop baru sebagai hadiah kelulusan kuliah.

Klik penjelasan

(Membeli untuk kakak)

20. Ayah membantu Ibu menaikkan barang belanjaan ke bagasi mobil sebelum berangkat.

Klik penjelasan

(Membawa ke atas bagasi)

21. Rakyat Indonesia sangat mengagungkan jasa para pahlawan yang telah gugur di medan perang.

Klik penjelasan

(Menganggap jasa mereka sebagai sesuatu yang agung)

22. Petugas kebersihan sedang mendorongkan gerobak sampah yang sangat berat ke tempat pembuangan.

Klik penjelasan

(Menyebabkan gerobak bergerak maju)

23. Ibu memotong sayuran dengan sangat hati-hati agar ukurannya seragam.

Klik penjelasan

(Tindakan: melakukan potong)

24. Pesawat tempur itu terpaksa mendarat darurat di pangkalan militer terdekat.

Klik penjelasan

(Menuju ke darat)

25. Ibu mengunci pintu pagar dengan gembok besar sebelum kami berangkat ke luar kota.

Klik penjelasan

(Menggunakan alat: kunci)

26. Luka di kakinya perlahan mengecil setelah rutin diolesi obat salep dari dokter.

Klik penjelasan

(Menjadi kecil)

27. Dia adalah pengusaha sukses yang sangat beruang, namun tetap hidup sederhana.

Klik penjelasan

(Mempunyai uang)

28. Kakak tampil sangat anggun saat berkebaya merah di acara wisudanya.

Klik penjelasan

(Memakai kebaya)

29. Kakak tampil sangat anggun saat berkebaya merah di acara wisudanya.

Klik penjelasan

(Memakai kebaya)

30. Kakak dan sahabatnya sedang bertukar kado di hari ulang tahun mereka yang jatuh di bulan yang sama.

Klik penjelasan

(Saling menukar)

31. Kakak menjadi lulusan terbaik di universitasnya dengan indeks prestasi yang sempurna.

Klik penjelasan

(Paling baik)

32. Maaf, ponselmu terbawa olehku karena warnanya sangat mirip dengan milikku.

Klik penjelasan

(Tidak sengaja membawa)

33. Desa wisata yang asri itu terletak tepat di kaki Gunung Merapi.

Klik penjelasan

(Keadaan: dalam kondisi letak/berada)

34. Suara penyanyi yang sangat pelan itu hampir tidak terdengar dari barisan penonton paling belakang.

Klik penjelasan

(Dapat/bisa didengar)

35. Kantor kecamatan itu sedang direnovasi agar dapat melayani warga dengan lebih nyaman.

Klik penjelasan

(Wilayah administratif di bawah kabupaten)

36. Kami terpaksa berteduh di bawah jembatan karena kehujanan saat pulang sekolah.

Klik penjelasan

(Menderita terkena hujan)

37. Kami terpaksa berhenti di emperan toko karena kehujanan saat pulang kerja.

Klik penjelasan

(Menderita terkena hujan)

38. Wisatawan terpukau oleh keindahan matahari terbenam di Pantai Sanur.

Klik penjelasan

(Kata benda abstrak dari kata sifat: indah)

39. Tim peneliti sedang menunggu pencapaian hasil uji coba laboratorium tahap kedua.

Klik penjelasan

(Hasil dari mencapai)

40. Balita itu sangat senang saat diajak naik perahu-perahuan di taman bermain.

Klik penjelasan

(Menyerupai perahu)

41. Adik menangis-nangisan karena balon kesayangannya terlepas ke langit.

Klik penjelasan

(Intensitas: menangis dengan sangat atau terus-menerus)

42. Sebaiknya kamu tidak bersikap anchan (aneh-anehan) di depan tamu kehormatan itu.

Klik penjelasan

(Sifat: bertingkah aneh atau tidak wajar)

43. Anak-anak desa sering bermain bola di kubangan air setelah hujan deras reda.

Klik penjelasan

(Tempat yang berlubang dan berair)

44. Titipan paket dari paman sudah sampai di rumah sejak pagi tadi.

Klik penjelasan

(Objek: Apa yang di-titipkan)

45. Adik sangat senang melihat balonan (gelembung) sabun yang berterbangan di taman.

Klik penjelasan

(Intensitas: Banyaknya gelembung/balon kecil)

46. Lingkungan sekolah yang bersih membuat siswa lebih nyaman dalam belajar.

Klik penjelasan

(Kata benda dari kata sifat: lingkung/sekeliling)

47. Saringan santan itu harus dicuci bersih setelah digunakan agar tidak berbau.

Klik penjelasan

(Alat untuk menyaring)

48. Pelanggaran aturan lalu lintas dapat berakibat fatal bagi keselamatan pengguna jalan.

Klik penjelasan

(Hal/Masalah: Perkara mengenai melanggar)

49. Kesepakatan antara kedua negara tersebut akan ditandatangani besok pagi.

Klik penjelasan

(Makna: Sesuatu yang bermakna sepakat)

50. Perikanan darat di desa ini menjadi sumber penghasilan utama bagi warga setempat.

Klik penjelasan

(Kumpulan/seluruh hal yang berkaitan dengan ikan)

51. Pak Haji menjual hasil kebun duriannya secara borongan kepada tengkulak dari kota.

Klik penjelasan

(Tiap-tiap/Satuan borong/seluruhnya sekaligus)

52. Adik senang sekali menulisi buku catatannya dengan gambar-gambar kartun kesukaannya.

Klik penjelasan

(Buku sebagai tempat ditulis)

53. Ayah mengetoki pintu kamar kakak karena ia tidak kunjung bangun pagi.

Klik penjelasan

(Mengetuk berulang kali)

54. Montir itu sedang bauti kerangka mesin motor yang baru saja diperbaiki.

Klik penjelasan

(Memberi/memasang baut pada kerangka)

55. Kita wajib mematuhi protokol kesehatan demi keselamatan bersama di tempat umum.

Klik penjelasan

(Menyebabkan diri menjadi patuh)

56. Ayah mematikan lampu teras karena hari sudah mulai terang benderang.

Klik penjelasan

(Menjadikan lampu mati)

57. Budi meminjamkan buku catatannya kepada teman yang tidak masuk sekolah kemarin.

Klik penjelasan

(Meminjamkan untuk/kepada teman)

58. Ibu sedang memasukkan bumbu-bumbu yang sudah halus ke dalam penggorengan panas.

Klik penjelasan

(Membawa ke dalam penggorengan)

59. Sebagian masyarakat masih mengibaratkan hidup ini seperti roda yang terus berputar.

Klik penjelasan

(Menganggap hidup sebagai ibarat/perumpamaan)

60. Adik senang sekali menerbangkan layang-layang di lapangan saat angin kencang.

Klik penjelasan

(Menyebabkan layang-layang bergerak ke atas/terbang)

61. Anak-anak memanjat pohon mangga yang sedang berbuah lebat di kebun.

Klik penjelasan

(Tindakan: melakukan panjat)

62. Tim SAR berusaha meminggir untuk menghindari arus sungai yang sangat deras.

Klik penjelasan

(Menuju ke pinggir)

63. Kakek memacul rumput liar yang mulai tinggi di sekitar halaman rumahnya.

Klik penjelasan

(Menggunakan alat: pacul)

64. Air di sungai itu mengeruh akibat lumpur yang terbawa dari hulu saat hujan deras.

Klik penjelasan

(Menjadi keruh)

65. Gedung perkantoran itu berlantai dua puluh dan menjadi yang tertinggi di kota ini.

Klik penjelasan

(Mempunyai lantai)

66. Adik sangat senang berbaju kaus gambar pahlawan super kesukaannya.

Klik penjelasan

(Memakai baju)

67. Adik sangat senang berbaju kaus gambar pahlawan super kesukaannya.

Klik penjelasan

(Memakai baju)

68. Anak-anak kecil itu tampak asyik berkejaran di taman bermain yang sangat luas.

Klik penjelasan

(Saling mengejar)

69. Ibu selalu memberikan kasih sayang termanis bagi anak-anaknya setiap waktu.

Klik penjelasan

(Paling manis)

70. Tanpa sadar, aku terminum kopi milik Ayah yang rasanya sangat pahit itu.

Klik penjelasan

(Tidak sengaja meminum)

71. Berkas laporan penelitian tersebut sudah tersusun rapi di dalam map berwarna biru.

Klik penjelasan

(Keadaan: dalam kondisi susun)

72. Karena harganya yang sangat mahal, rumah mewah di pinggir pantai itu belum terbeli oleh siapapun.

Klik penjelasan

(Dapat/bisa dibeli)

73. Anak-anak desa dilarang bermain di kepulauan terluar tanpa pengawasan orang dewasa.

Klik penjelasan

(Wilayah yang terdiri dari kumpulan pulau)

74. Matanya kemasukan debu saat sedang mengendarai motor di jalanan yang berangin.

Klik penjelasan

(Menderita akibat masuk benda asing)

75. Matanya mendadak merah karena kemasukan debu saat berkendara tanpa helm.

Klik penjelasan

(Menderita akibat masuk benda asing)

76. Kejujuran adalah nilai paling mendasar yang harus ditanamkan sejak usia dini.

Klik penjelasan

(Kata benda dari kata sifat: jujur)

77. Catatan kaki di buku sejarah itu sangat membantu pembaca memahami konteks peristiwa.

Klik penjelasan

(Hasil dari mencatat)

78. Adik sedang asyik bermain mobil-mobilan yang baru dibelikan Ayah di teras rumah.

Klik penjelasan

(Menyerupai mobil asli)

79. Penonton bersorak-sorakan saat tim nasional berhasil mencetak gol di menit terakhir.

Klik penjelasan

(Intensitas: bersorak berkali-kali/banyak yang bersorak)

80. Orang itu memang muka-mukaan, hanya bersikap baik jika ada maunya saja.

Klik penjelasan

(Sifat: tidak tulus/munafik)

81. Ayah memarkir mobil di lapangan luas yang terletak di belakang gedung serbaguna.

Klik penjelasan

(Tempat yang lapang)

82. Makanan yang tersaji di meja makan itu ludes dalam sekejap karena kami sangat lapar.

Klik penjelasan

(Objek: Apa yang di-makan)

83. Perusahaan itu meraup keuntungan yang sangat besar pada kuartal pertama tahun ini.

Klik penjelasan

(Intensitas: Banyaknya untung)

84. Kesehatan adalah harta yang paling berharga bagi setiap manusia.

Klik penjelasan

(Kata benda abstrak dari kata sifat: sehat)

85. Petani itu menggunakan timbangan digital untuk mengukur berat hasil panen padinya.

Klik penjelasan

(Alat untuk menimbang)

86. Polisi masih menyelidiki pembunuhan berencana yang terjadi di hotel mewah itu.

Klik penjelasan

(Hal/Masalah: Perkara mengenai membunuh)

87. Sindiran tajam dari tetangganya itu membuat ia merasa sangat tersinggung.

Klik penjelasan

(Makna: Sesuatu yang bermakna menyindir)

88. Dedaunan kering yang berserakan di halaman rumah kakek selalu dibersihkan setiap pagi.

Klik penjelasan

(Kumpulan dari semua daun)

89. Ayah menerima gaji bulanan setiap tanggal satu melalui transfer bank.

Klik penjelasan

(Tiap-tiap bulan)

90. Ayah sedang menanami halaman belakang rumah dengan berbagai macam bibit sayuran.

Klik penjelasan

(Halaman sebagai tempat ditanam)

91. Adik melempari mangga di pohon itu dengan batu hingga berjatuhan.

Klik penjelasan

(Melempar berkali-kali)

92. Ibu sedang garami sayur asam itu karena rasanya masih sedikit hambar.

Klik penjelasan

(Memberi garam pada sayur)

93. Pemerintah terus berupaya melindungi segenap tumpah darah Indonesia dari ancaman luar.

Klik penjelasan

(Menyebabkan menjadi lindung/aman)

94. Ibu menidurkan adik yang sudah mengantuk di ayunan depan rumah.

Klik penjelasan

(Menjadikan adik tidur)

95. Adik meminta tolong agar Ibu mengambilkan mainannya yang tersangkut di atas lemari.

Klik penjelasan

(Mengambil untuk adik)

96. Petugas perpustakaan itu memasukkan buku-buku yang baru datang ke dalam rak kayu.

Klik penjelasan

(Membawa ke dalam rak)

97. Jangan mendewakan harta benda secara berlebihan hingga melupakan nilai kemanusiaan.

Klik penjelasan

(Menganggap harta sebagai dewa)

98. Ayah melemparkan bola kasti itu ke arah adik yang sudah siap menangkapnya.

Klik penjelasan

(Menyebabkan bola bergerak/melayang)

99. Adik sedang menggambar pemandangan gunung di buku gambar barunya.

Klik penjelasan

(Tindakan: membuat gambar)

100. Para nelayan biasanya melaut pada malam hari saat angin darat berembus kencang.

Klik penjelasan

(Menuju ke laut)

101. Ayah sedang mencangkul tanah di kebun belakang agar gembur sebelum ditanami singkong.

Klik penjelasan

(Menggunakan alat: cangkul)

102. Padi di sawah sudah mulai menguning, pertanda musim panen akan segera tiba.

Klik penjelasan

(Menjadi kuning)

103. Rumah tua di ujung jalan itu sudah tidak beratap lagi karena lapuk dimakan usia.

Klik penjelasan

(Mempunyai atap)

104. Setiap pagi, Ayah bersepeda santai mengelilingi kompleks perumahan.

Klik penjelasan

(Menggunakan sepeda)

105. Setiap pagi, Ayah bersepeda santai mengelilingi kompleks perumahan.

Klik penjelasan

(Menggunakan sepeda)

106. Setelah pertandingan berakhir, kedua kapten tim saling bersalaman sebagai tanda sportivitas.

Klik penjelasan

(Saling menyalami)

107. Gajah Afrika merupakan hewan darat terbesar yang masih hidup di muka bumi saat ini.

Klik penjelasan

(Paling besar)

108. Kakak merasa sangat bersalah karena terinjak ekor kucing kesayangannya saat sedang berjalan.

Klik penjelasan

(Tidak sengaja menginjak)

109. Pintu gerbang sekolah sudah terbuka lebar sejak pukul enam pagi tadi.

Klik penjelasan

(Keadaan: dalam kondisi buka/sudah dibuka)

110. Batu besar itu akhirnya terangkat oleh para warga setelah menggunakan pengungkit kayu.

Klik penjelasan

(Dapat/bisa diangkat)

111. Raden Wijaya adalah pendiri kerajaan Majapahit yang sangat termasyhur di Nusantara.

Klik penjelasan

(Wilayah tempat raja berkuasa)

112. Adik bayi menangis karena kedinginan setelah mandi terlalu sore.

Klik penjelasan

(Menderita rasa dingin)

113. Pengungsi itu tampak menggigil kedinginan karena hanya beralaskan tikar tipis.

Klik penjelasan

(Menderita rasa dingin)

114. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat harus menjadi dasar utama setiap kebijakan publik.

Klik penjelasan

(Kata benda abstrak dari kata sifat: adil)

115. Jahitan pada baju pengantin itu sangat rapi dan detail karena dikerjakan secara manual.

Klik penjelasan

(Hasil dari menjahit)

116. Di pameran itu, terdapat replika gunung-gunungan yang digunakan sebagai dekorasi panggung.

Klik penjelasan

(Menyerupai gunung)

117. Mereka bersalam-salaman dengan penuh khidmat setelah shalat Idulfitri selesai.

Klik penjelasan

(Intensitas: perbuatan yang dilakukan berulang kali/oleh banyak orang)

118. Kain ini terasa kasaran dibanding kain sutra yang kita lihat di toko sebelah.

Klik penjelasan

(Sifat: memiliki tekstur kasar)

119. Kuburan tua di ujung desa itu terlihat sangat asri karena banyak ditanami pohon kamboja.

Klik penjelasan

(Tempat mengubur)

120. Guru meminta murid-murid mengumpulkan tugas-tugasan yang diberikan minggu lalu.

Klik penjelasan

(Objek: Apa yang di-tugaskan)

121. Kumpulan awan hitam di langit menandakan bahwa hujan lebat akan segera turun.

Klik penjelasan

(Intensitas: Banyaknya awan yang menyatu)

122. Kejutan ulang tahun untuk adik berhasil membuat seluruh keluarga tertawa bahagia.

Klik penjelasan

(Kata benda dari kata kerja: kejut)

123. Gunakan pegangan tangga dengan erat saat kamu menaiki lantai dua agar tidak terjatuh.

Klik penjelasan

(Alat untuk memegang/berpegangan)

124. Kita harus segera mencari solusi atas kemacetan yang semakin parah di pusat kota.

Klik penjelasan

(Hal/Masalah: Hal mengenai macet)

125. Pemberitahuan mengenai pemadaman listrik bergilir sudah disebarkan sejak kemarin.

Klik penjelasan

(Makna: Sesuatu yang bermakna memberi tahu)

126. Peralatan tukang kayu milik Ayah sudah tertata rapi di dalam kotak kayu.

Klik penjelasan

(Kumpulan dari seluruh alat kerja)

127. Penonton masuk ke dalam stadion secara rombongan agar lebih mudah dikoordinasi.

Klik penjelasan

(Tiap-tiap/Satuan rombongan)

128. Petani itu mengairi sawahnya dengan sistem irigasi yang baru dibangun pemerintah.

Klik penjelasan

(Sawah sebagai tempat dialiri air)

129. Petugas kebersihan memunguti sampah yang berserakan di sepanjang bibir pantai.

Klik penjelasan

(Memungut berulang kali/banyak objek)

130. Jangan lupa gulai teh pahit itu jika kamu ingin rasanya lebih manis.

Klik penjelasan

(Memberi gula pada teh)

131. Sikapnya yang rendah hati membuat semua orang menyayangi pemuda tersebut.

Klik penjelasan

(Menyebabkan menjadi sayang)

132. Kamu harus menghaluskan bumbu dapur ini sebelum menumisnya di penggorengan.

Klik penjelasan

(Menjadikan bumbu halus)

133. Penjual itu membungkuskan pesanan saya dengan kertas kado yang sangat rapi.

Klik penjelasan

(Membungkus untuk saya)

134. Kakak membantu kakek meminggirkan kursi roda itu ke tempat yang lebih teduh.

Klik penjelasan

(Membawa ke pinggir)

135. Janganlah kita menyampingkan masalah kecil ini sebelum menjadi masalah yang besar.

Klik penjelasan

(Menganggap masalah berada di samping/tidak utama)

136. Petani menebarkan benih padi di sawah yang sudah selesai dibajak.

Klik penjelasan

(Menyebabkan benih bergerak menyebar)

137. Petani menanam bibit jagung di ladang yang sudah selesai dicangkul.

Klik penjelasan

(Tindakan: melakukan tanam)

138. Jika kamu terus menengah ke tengah laut, ombaknya akan semakin besar dan berbahaya.

Klik penjelasan

(Menuju ke tengah)

139. Nelayan itu menjala ikan di pinggir dermaga saat air laut sedang pasang.

Klik penjelasan

(Menggunakan alat: jala)

140. Persaingan bisnis di bidang teknologi kini semakin memanas dan kompetitif.

Klik penjelasan

(Menjadi panas)

141. Sebagai warga negara yang baik, kita harus menjadi pribadi yang bermoral luhur.

Klik penjelasan

(Mempunyai moral)

142. Penumpang dilarang bermotor di trotoar karena itu merupakan hak pejalan kaki.

Klik penjelasan

(Menggunakan motor)

143. Penumpang dilarang bermotor di trotoar karena itu merupakan hak pejalan kaki.

Klik penjelasan

(Menggunakan motor)

144. Janganlah kita saling bermusuhan hanya karena perbedaan pandangan politik yang sementara.

Klik penjelasan

(Saling memusuhi)

145. Mobil balap itu mencetak rekor sebagai kendaraan tercepat dalam uji coba di sirkuit.

Klik penjelasan

(Paling cepat)

146. Baju putih kakak ternoda tinta pena yang bocor di dalam saku kemejanya.

Klik penjelasan

(Tidak sengaja kena noda)

147. Cita-cita kakek untuk membangun perpustakaan desa akhirnya terwujud tahun ini.

Klik penjelasan

(Keadaan: sudah dalam status wujud/terlaksana)

148. Makanan sebanyak itu tidak akan terhabiskan oleh kita yang hanya berdua saja.

Klik penjelasan

(Dapat/bisa dihabiskan)

149. Keresidenan itu mencakup beberapa kabupaten yang letaknya saling berdekatan.

Klik penjelasan

(Wilayah tempat residen bertugas)

150. Ia merasa kesepian sejak sahabat karibnya pindah ke luar kota untuk bekerja.

Klik penjelasan

(Menderita rasa sepi)

151. Sejak tinggal sendirian di kota besar, ia sering merasa kesepian di malam hari.

Klik penjelasan

(Menderita rasa sepi)

152. Ia memiliki kekuatan mental yang luar biasa dalam menghadapi cobaan hidup.

Klik penjelasan

(Kata benda dari kata sifat: kuat)

153. Perusahaan itu memberikan sumbangan berupa paket sembako kepada warga terdampak banjir.

Klik penjelasan

(Hasil dari menyumbang)

154. Ruangan itu dihiasi dengan bunga-bungaan plastik agar terlihat lebih segar.

Klik penjelasan

(Menyerupai bunga asli)

155. Halaman rumah kakek dipenuhi dedaunan kering yang gugur di musim kemarau.

Klik penjelasan

(Intensitas: kumpulan banyak daun)

156. Meskipun sudah sukses, dia tetap tidak sombong dan jauh dari sifat atasan.

Klik penjelasan

(Sifat: merasa lebih tinggi atau suka memerintah)

157. Dia bekerja sebagai penjaga gudang di sebuah perusahaan tekstil yang cukup besar.

Klik penjelasan

(Tempat usaha/berusaha)

158. Adik sangat senang melihat tontonan sirkus yang datang ke kota kami.

Klik penjelasan

(Objek: Apa yang di-tonton)

159. Ayah menghabiskan jutaan rupiah untuk memperbaiki mesin mobil yang rusak.

Klik penjelasan

(Intensitas: Jumlah uang yang sangat banyak, yakni kelipatan juta)

160. Dia mendapatkan pujian dari atasan karena kinerjanya yang sangat memuaskan.

Klik penjelasan

(Kata benda dari kata kerja: puji)

161. Dia memasang kurungan bambu untuk melindungi ayam peliharaannya dari serangan hewan liar.

Klik penjelasan

(Alat untuk mengurung)

162. Kasus pencurian motor di lingkungan ini sudah dilaporkan ke pihak berwajib.

Klik penjelasan

(Hal/Masalah: Perkara mengenai mencuri)

163. Kesan pertama saat bertemu dengannya adalah dia orang yang sangat ramah.

Klik penjelasan

(Makna: Sesuatu yang bermakna membekas di pikiran/perasaan)

164. Kakak sangat senang mengoleksi perangkoan (filateli) dari berbagai negara di dunia.

Klik penjelasan

(Kumpulan dari banyak perangko)

165. Bus antar jemput itu berangkat setiap jam-jaman untuk melayani karyawan pabrik.

Klik penjelasan

(Tiap-tiap jam)

166. Tim SAR sedang menyisiri area hutan untuk mencari pendaki yang dilaporkan hilang.

Klik penjelasan

(Area hutan sebagai tempat disisiri/dicari)

167. Dia terus menanyai adiknya tentang keberadaan kunci motor yang hilang.

Klik penjelasan

(Bertanya berulang kali)

168. Ibu madui jamu pahit itu agar adik mau meminumnya sampai habis.

Klik penjelasan

(Memberi madu pada jamu)

169. Jangan mudah memercayai berita yang belum jelas kebenarannya di media sosial.

Klik penjelasan

(Menyebabkan sesuatu menjadi dipercaya)

170. Jangan memanjakan anak secara berlebihan agar ia tumbuh menjadi pribadi mandiri.

Klik penjelasan

(Menjadikan anak manja)

171. Tolong carikan alamat kantor pos terdekat melalui aplikasi peta di ponselmu.

Klik penjelasan

(Mencari untuk saya)

172. Ayah meminta adik segera memasukkan sepeda motor ke dalam garasi karena hari mulai hujan.

Klik penjelasan

(Membawa ke dalam garasi)

173. Ia menomorsatukan pendidikan anak-anaknya di atas kepentingan pribadinya sendiri.

Klik penjelasan

(Menganggap pendidikan sebagai nomor satu/utama)

174. Polisi mengiringkan para pengunjuk rasa agar tetap berada di jalur yang aman.

Klik penjelasan

(Menyebabkan orang-orang bergerak mengikuti jalur)

175. Dia membawa tas ransel yang sangat berat saat mendaki gunung.

Klik penjelasan

(Tindakan: melakukan bawa)

176. Burung-burung itu terbang mengangkasa tinggi setelah lepas dari sangkarnya.

Klik penjelasan

(Menuju ke angkasa)

177. Jangan lupa memarkir mobil di tempat yang sudah disediakan agar tidak mengganggu jalan.

Klik penjelasan

(Menggunakan alat: parkir/rem parkir atau sarana parkir)

178. Suara penyanyi itu kian melengking tinggi saat mencapai nada puncak lagu tersebut.

Klik penjelasan

(Menjadi lengking)

179. Adik sangat senang bermain dengan kucing yang berekor panjang dan lincah itu.

Klik penjelasan

(Mempunyai ekor)

180. Dia selalu berkacamata hitam saat mengemudi mobil di siang hari yang silau.

Klik penjelasan

(Memakai kacamata)

181. Dia selalu berkacamata hitam saat mengemudi mobil di siang hari yang silau.

Klik penjelasan

(Memakai kacamata)

182. Mereka sedang berdebat sengit mengenai solusi terbaik untuk mengatasi kemacetan di pusat kota.

Klik penjelasan

(Saling mendebat/adu argumen)

183. Kejadian itu menjadi pengalaman terburuk yang pernah ia alami selama merantau.

Klik penjelasan

(Paling buruk)

184. Buku sejarah yang baru kupinjam dari perpustakaan tertinggal di angkutan umum tadi siang.

Klik penjelasan

(Tidak sengaja meninggalkan)

185. Segala keperluan untuk acara syukuran besok sudah terpikirkan dengan matang.

Klik penjelasan

(Keadaan: sudah dalam status pikir/direncanakan)

186. Kesalahan di masa lalu itu mungkin bisa dimaafkan, namun tidak akan pernah terlupakan.

Klik penjelasan

(Dapat/bisa dilupakan)

187. Kediaman resmi gubernur terbuka untuk umum saat acara open house hari raya.

Klik penjelasan

(Tempat berdiam/tinggal)

188. Adik ketakutan saat melihat bayangan pohon yang bergoyang di jendela kamarnya.

Klik penjelasan

(Menderita rasa takut)

189. Adik ketakutan dan bersembunyi di balik punggung ibu saat mendengar suara petir.

Klik penjelasan

(Menderita rasa takut)

190. Kesehatan merupakan investasi jangka panjang yang lebih berharga daripada harta.

Klik penjelasan

(Kata benda abstrak dari kata sifat: sehat)

191. Polisi masih memeriksa rekaman CCTV untuk mengidentifikasi pelaku pencurian.

Klik penjelasan

(Hasil dari merekam)

192. Anak-anak kecil itu berlatih menari dengan gerakan kuda-kudaan.

Klik penjelasan

(Menyerupai gerakan atau bentuk kuda)

193. Jangan hanya makan-makanan cepat saji jika ingin menjaga kesehatan jantung.

Klik penjelasan

(Intensitas: sering makan atau banyak jenis makanan)

194. Masakan ibu terasa agak asinan hari ini karena terlalu banyak memasukkan garam.

Klik penjelasan

(Sifat: memiliki rasa asin yang menonjol)

195. Ibu menaruh semua sayuran segar yang baru dibeli ke dalam tampungan air agar tetap segar.

Klik penjelasan

(Wadah/tempat menampung)

196. Ibu membeli tunggangan baru berupa sepeda motor untuk kakak bekerja.

Klik penjelasan

(Objek: Apa yang di-tunggangi)

197. Polisi menemukan tumpukan uang palsu di dalam koper yang ditinggalkan pelaku.

Klik penjelasan

(Intensitas: Kumpulan banyak uang/besar)

198. Pikiran yang positif akan membawa pengaruh baik bagi kondisi tubuh kita.

Klik penjelasan

(Kata benda dari kata kerja: pikir)

199. Adik sangat senang bermain ayunan kayu yang terpasang di bawah pohon mangga.

Klik penjelasan

(Alat untuk mengayun)

200. Masalah kependudukan menjadi tantangan besar bagi pemerintah kota Jakarta.

Klik penjelasan

(Hal/Masalah: Hal mengenai penduduk)

201. Pesan-pesanan rahasia tersebut hanya bisa dibaca oleh anggota kelompok mereka.

Klik penjelasan

(Makna: Sesuatu yang mengandung pesan/maksud tertentu)

202. Pakaian yang menumpuk di keranjang harus segera dicuci agar tidak menimbulkan bau.

Klik penjelasan

(Kumpulan dari semua baju/celana)

203. Majalah mingguan itu selalu menyajikan berita politik terbaru yang sangat tajam.

Klik penjelasan

(Tiap-tiap minggu)

204. Petugas kebersihan sedang menyemproti selokan di pinggir jalan untuk membasmi jentik nyamuk.

Klik penjelasan

(Selokan sebagai tempat disemprot)

205. Polisi menembaki ban mobil pelaku kejahatan yang mencoba melarikan diri.

Klik penjelasan

(Menembak berkali-kali)

206. Petani itu rutin pukupi tanaman padinya agar tumbuh subur dan cepat panen.

Klik penjelasan

(Memberi pupuk pada tanaman)

207. Ibu selalu mencintai anak-anaknya tanpa mengharapkan balasan apa pun.

Klik penjelasan

(Menyebabkan adanya rasa cinta/menjadi cinta)

208. Arsitek itu meninggikan pagar rumah agar privasi pemiliknya lebih terjaga.

Klik penjelasan

(Menjadikan pagar tinggi)

209. Tolong buatkan secangkir kopi hangat untuk tamu yang sedang menunggu di ruang depan.

Klik penjelasan

(Membuat untuk tamu)

210. Nelayan itu segera menurunkan hasil tangkapan ikannya ke dermaga saat kapal bersandar.

Klik penjelasan

(Membawa ke bawah dermaga)

211. Ia selalu menganaktirikan pendapat orang lain hanya karena merasa dirinya paling pintar.

Klik penjelasan

(Menganggap pendapat orang lain sebagai anak tiri/tidak penting)

212. Kakak menjatuhkan kunci motornya ke dalam semak-semak secara tidak sengaja.

Klik penjelasan

(Menyebabkan kunci bergerak jatuh)

213. Kakak menyapu lantai teras yang kotor karena debu dari jalanan.

Klik penjelasan

(Tindakan: melakukan sapu)

214. Setelah setahun merantau, kakak akhirnya mudik ke kampung halaman saat Lebaran.

Klik penjelasan

(Menuju ke udik/kampung)

215. Kakak menggunting pola baju di atas kain sutra dengan sangat hati-hati.

Klik penjelasan

(Menggunakan alat: gunting)

216. Wajahnya memucat seketika saat mendengar kabar buruk yang mengejutkan itu.

Klik penjelasan

(Menjadi pucat)

217. Burung merpati itu berbulu putih bersih dan tampak sangat cantik saat terbang.

Klik penjelasan

(Mempunyai bulu)

218. Siswa sekolah dasar itu diwajibkan bersepatu hitam polos setiap hari Senin.

Klik penjelasan

(Memakai sepatu)

219. Siswa sekolah dasar itu diwajibkan bersepatu hitam polos setiap hari Senin.

Klik penjelasan

(Memakai sepatu)

220. Kita harus saling berpelukan untuk saling menguatkan di tengah masa sulit ini.

Klik penjelasan

(Saling memeluk)

221. Gedung yang baru diresmikan itu menjadi bangunan tertinggi di pusat kota Jakarta.

Klik penjelasan

(Paling tinggi)

222. Gelas kristal koleksi Ibu terpecah saat adik sedang asyik mengejar bola di ruang tamu.

Klik penjelasan

(Tidak sengaja memecahkan/menjadi pecah)

223. Surat undangan pernikahan kakak sudah terkirim ke seluruh kerabat jauh.

Klik penjelasan

(Keadaan: sudah dalam status kirim)

224. Tulisan tangan di prasasti kuno itu sudah mulai aus sehingga tidak lagi terbaca.

Klik penjelasan

(Dapat/bisa dibaca)

225. Kedutaan besar negara sahabat terletak di sepanjang jalan protokol ibu kota.

Klik penjelasan

(Tempat kediaman/kantor duta besar)

226. Pendaki itu pingsan karena kelelahan setelah menempuh perjalanan selama sepuluh jam.

Klik penjelasan

(Menderita rasa lelah)

227. Pendaki tersebut pingsan akibat kelelahan setelah menempuh medan yang sangat terjal.

Klik penjelasan

(Menderita rasa lelah)

228. Menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama seluruh warga desa.

Klik penjelasan

(Kata benda dari kata sifat: bersih)

229. Lukisan pemandangan alam itu terjual dengan harga yang sangat tinggi di pameran.

Klik penjelasan

(Hasil dari melukis)

230. Kolektor itu memiliki koleksi rumah-rumahan bergaya Victoria yang sangat detail.

Klik penjelasan

(Menyerupai rumah)

231. Pedagang itu meraup untung-untungan yang besar saat musim libur tiba.

Klik penjelasan

(Intensitas: penekanan pada nasib/keberuntungan yang besar)

232. Sifatnya yang pameran membuat teman-temannya merasa kurang nyaman saat berkumpul.

Klik penjelasan

(Sifat: suka pamer/menunjukkan kelebihan)

233. Adik menabung uang koin sisa uang jajannya di dalam tabungan berbentuk ayam.

Klik penjelasan

(Wadah/tempat menabung)

234. Dia memberikan tuntunan doa kepada para jemaah yang hadir di acara tersebut.

Klik penjelasan

(Objek: Apa yang di-tuntunkan/diajarkan)

235. Ribuan pendukung tim nasional memadati stadion sejak pagi hari.

Klik penjelasan

(Intensitas: Jumlah yang sangat banyak, yakni kelipatan ribu)

236. Harapan rakyat adalah melihat perubahan ekonomi yang lebih adil dan merata.

Klik penjelasan

(Kata benda abstrak dari kata kerja: harap)

237. Polisi menggunakan hambatan beton untuk menutup jalan selama acara maraton berlangsung.

Klik penjelasan

(Alat untuk menghambat)

238. Tim audit menemukan banyak kejanggalan dalam laporan keuangan perusahaan tersebut.

Klik penjelasan

(Hal/Masalah: Hal mengenai yang janggal)

239. Larangan merokok di area rumah sakit terpampang jelas di setiap koridor.

Klik penjelasan

(Makna: Sesuatu yang bermakna melarang)

240. Reruntuhan bangunan akibat gempa bumi itu sedang dibersihkan oleh alat berat.

Klik penjelasan

(Kumpulan dari seluruh sisa bangunan yang runtuh)

241. Pedagang itu menjual telur secara kiloan agar lebih terjangkau bagi pembeli kecil.

Klik penjelasan

(Tiap-tiap/Satuan kilogram)

242. Jangan menduduki meja itu karena kakinya sudah mulai rapuh dan mudah patah.

Klik penjelasan

(Meja sebagai tempat diduduki)

243. Jangan mencabuti rumput di taman itu jika tidak ingin merusak keindahannya.

Klik penjelasan

(Mencabut berkali-kali)

244. Petugas kebersihan sedang minyani engsel pintu gerbang yang sudah mulai berkarat.

Klik penjelasan

(Memberi minyak pada engsel)

245. Janganlah kita memusuhi orang lain hanya karena perbedaan pendapat yang sepele.

Klik penjelasan

(Menyebabkan orang lain menjadi musuh)

246. Sinar matahari pagi dapat mengeringkan pakaian yang basah dengan cepat.

Klik penjelasan

(Menjadikan pakaian kering)

247. Ibu sedang memasakkan sayur lodeh kesukaan Ayah untuk makan malam nanti.

Klik penjelasan

(Memasak untuk Ayah)

248. Adik sedang asyik memasukkan kelereng koleksinya ke dalam botol kaca bekas sirup.

Klik penjelasan

(Membawa ke dalam botol)

249. Beliau sudah menganggap asisten rumah tangganya itu seperti keluarga sendiri.

Klik penjelasan

(Menganggap sebagai keluarga)

250. Jangan meletakkan gelas pecah itu di lantai karena bisa melukai orang lain.

Klik penjelasan

(Menyebabkan gelas bergerak ke bawah/letak tertentu)

251. Polisi mengejar pelaku pencurian yang mencoba lari ke arah pasar.

Klik penjelasan

(Tindakan: melakukan kejar)

252. Para pendaki harus segera memuncak sebelum cuaca di atas gunung berubah ekstrem.

Klik penjelasan

(Menuju ke puncak)

253. Adik belajar memanah di sasaran tembak yang sudah disiapkan oleh pelatihnya.

Klik penjelasan

(Menggunakan alat: panah)

254. Tubuh atlet itu kini menguat karena jadwal latihan yang sangat disiplin.

Klik penjelasan

(Menjadi kuat)

255. Pohon mangga di depan rumah sedang berbuah lebat sehingga dahannya merunduk.

Klik penjelasan

(Mempunyai buah)

256. Para pekerja bangunan itu selalu berhelm kuning demi keselamatan kerja.

Klik penjelasan

(Memakai helm)

257. Para pekerja bangunan itu selalu berhelm kuning demi keselamatan kerja.

Klik penjelasan

(Memakai helm)

258. Adik dan teman sebangkunya sering berbisik pelan saat guru sedang menjelaskan materi.

Klik penjelasan

(Saling membisiki)

259. Danau Toba adalah danau terluas di Indonesia yang terbentuk dari letusan gunung purba.

Klik penjelasan

(Paling luas)

260. Kunci motor Ayah terjatuh ke dalam selokan saat ia sedang terburu-buru berangkat kerja.

Klik penjelasan

(Tidak sengaja jatuh)

261. Vas bunga kristal itu tergeletak di atas meja tamu dengan posisi miring.

Klik penjelasan

(Keadaan: dalam kondisi geletak/terbaring)

262. Soal matematika yang sangat rumit itu ternyata terjawab oleh adik hanya dalam waktu lima menit.

Klik penjelasan

(Dapat/bisa dijawab)

263. Kementerian Pendidikan sedang merumuskan kurikulum baru untuk sekolah menengah.

Klik penjelasan

(Tempat/lembaga menteri bekerja)

264. Jangan biarkan tanaman itu mati kekeringan karena jarang disiram air.

Klik penjelasan

(Menderita akibat kering)

265. Tanaman di pot itu layu dan mati kekeringan karena lupa disiram selama seminggu.

Klik penjelasan

(Menderita akibat kering)

266. Kewajiban setiap siswa adalah belajar dengan tekun dan menaati peraturan sekolah.

Klik penjelasan

(Kata benda dari kata kerja: wajib)

267. Arsitek itu sedang mempresentasikan rancangan gedung perkantoran ramah lingkungan.

Klik penjelasan

(Hasil dari merancang)

268. Karena belum mampu membeli yang asli, ia hanya memakai perhiasan emas-emasan.

Klik penjelasan

(Menyerupai emas)

269. Suara tembak-tembakan terdengar dari kejauhan saat latihan militer berlangsung.

Klik penjelasan

(Intensitas: bunyi tembakan yang berulang-ulang)

270. Anak itu memang bandelan, sudah berkali-kali dinasihati tetap saja melanggar aturan.

Klik penjelasan

(Sifat: nakal/keras kepala)

271. Kapal-kapal besar itu sedang bersandar di pelabuhan untuk melakukan bongkar muat barang.

Klik penjelasan

(Tempat berlabuh)

272. Minuman dingin itu terasa sangat segar di tenggorokan saat cuaca panas.

Klik penjelasan

(Objek: Apa yang di-minum)

273. Kapal pesiar itu sedang mengarungi lautan Pasifik yang sangat luas.

Klik penjelasan

(Intensitas: Wilayah laut yang sangat besar/luas)

274. Ayah memberikan wejangan yang sangat bijaksana sebelum aku berangkat merantau.

Klik penjelasan

(Kata benda dari kata kerja: wejang)

275. Ayah sedang memperbaiki saluran air yang tersumbat di bagian belakang rumah.

Klik penjelasan

(Alat/sarana untuk menyalurkan)

276. Perpecahan dalam organisasi tersebut disebabkan oleh perbedaan visi para pengurusnya.

Klik penjelasan

(Hal/Masalah: Hal mengenai pecah/terbelah)

277. Perintah dari atasan harus segera dilaksanakan sebelum tenggat waktu berakhir.

Klik penjelasan

(Makna: Sesuatu yang bermakna memerintah)

278. Koleksi perhiasan miliknya disimpan dengan sangat aman di dalam brankas besi.

Klik penjelasan

(Kumpulan dari berbagai jenis barang hias/emas)

279. Ibu membeli kain meteran di pasar untuk dijahit menjadi seragam sekolah adik.

Klik penjelasan

(Tiap-tiap/Satuan meter)

280. Para pendaki dilarang mengotori jalur pendakian dengan sampah plastik atau puntung rokok.

Klik penjelasan

(Jalur sebagai tempat dikotori)

281. Anak-anak itu senang sekali melompati genangan air setelah hujan reda.

Klik penjelasan

(Melompat berulang kali)

282. Sebelum berangkat kerja, kakak selalu parfumi pakaiannya agar tetap harum seharian.

Klik penjelasan

(Memberi parfum pada pakaian)

283. Mari kita menghargai setiap jerih payah yang telah dilakukan oleh rekan kerja.

Klik penjelasan

(Menyebabkan sesuatu menjadi berharga/diberi harga)

284. Pemerintah sedang meratakan jalan yang berlubang di sepanjang jalur pantura.

Klik penjelasan

(Menjadikan jalan rata)

285. Suster itu dengan telaten menyuapkan bubur kepada pasien yang masih lemah.

Klik penjelasan

(Menyuap untuk/kepada pasien)

286. Polisi mengamankan pelaku tawuran itu ke kantor polisi untuk dimintai keterangan.

Klik penjelasan

(Membawa ke dalam kondisi/tempat aman)

287. Banyak orang yang menghalalkan segala cara demi mendapatkan kekuasaan sesaat.

Klik penjelasan

(Menganggap cara tersebut sebagai sesuatu yang halal/boleh)

288. Penjual itu menyorongkan piring berisi nasi goreng kepada pelanggan yang sudah lapar.

Klik penjelasan

(Menyebabkan piring bergerak mendekat)

289. Kakek mendengar berita radio tentang perkiraan cuaca hari ini.

Klik penjelasan

(Tindakan: melakukan dengar)

290. Bus pariwisata tersebut sedang mengarah ke pusat perbelanjaan di jantung kota.

Klik penjelasan

(Menuju ke arah tertentu)

291. Petugas kebersihan menyemprot tanaman bunga dengan cairan pestisida alami.

Klik penjelasan

(Menggunakan alat: semprot/semprotan)

292. Rambut kakek sudah banyak yang memutih seiring dengan bertambahnya usia.

Klik penjelasan

(Menjadi putih)

293. Setiap manusia berhak mendapatkan perlakuan yang adil di depan hukum.

Klik penjelasan

(Mempunyai hak)

294. Petani itu pergi ke sawah dengan bertopi caping untuk menghalau terik matahari.

Klik penjelasan

(Memakai topi)

295. Petani itu pergi ke sawah dengan bertopi caping untuk menghalau terik matahari.

Klik penjelasan

(Memakai topi)

296. Kedua pengendara yang terlibat kecelakaan itu akhirnya saling bermaafan dan menempuh jalan damai.

Klik penjelasan

(Saling memaafkan)

297. Gunung Everest merupakan puncak tertinggi di dunia yang menjadi impian banyak pendaki.

Klik penjelasan

(Paling tinggi)

298. Rahasia kejutan ulang tahun itu akhirnya terucap oleh adik yang polos saat makan malam.

Klik penjelasan

(Tidak sengaja mengucapkan)

299. Rahasia perusahaan yang sangat penting itu kini sudah terbongkar ke publik.

Klik penjelasan

(Keadaan: sudah dalam status bongkar/ketahuan)

300. Jarak sejauh sepuluh kilometer itu tertempuh oleh atlet lari hanya dalam waktu singkat.

Klik penjelasan

(Dapat/bisa ditempuh)

301. Ayah bekerja di sebuah kehutanan negara yang bertugas menjaga kelestarian alam.

Klik penjelasan

(Wilayah/lingkungan hutan)

302. Seluruh warga desa kelaparan akibat gagal panen yang melanda selama dua musim.

Klik penjelasan

(Menderita rasa lapar)

303. Ribuan warga di wilayah terpencil dilaporkan kelaparan akibat akses pangan yang terputus.

Klik penjelasan

(Menderita rasa lapar)

304. Kesatuan dan persatuan bangsa sangat penting untuk menjaga keutuhan negara.

Klik penjelasan

(Kata benda dari kata sifat: satu)

305. Ibu sangat bangga melihat masakan adik yang rasanya mirip dengan buatan restoran.

Klik penjelasan

(Hasil dari memasak)

306. Kakak membuat pesawat-pesawatan dari kertas lipat untuk diterbangkan di kelas.

Klik penjelasan

(Menyerupai pesawat)

307. Para pendaki itu harus menembus hutan-hutan lebat sebelum mencapai puncak gunung.

Klik penjelasan

(Intensitas: banyak hutan atau hutan yang sangat luas)

308. Dia adalah tipe orang yang lapangan, lebih suka bekerja di luar ruangan daripada di kantor.

Klik penjelasan

(Sifat: suka atau terbiasa dengan kerja lapangan)

309. Para pendaki beristirahat di peristirahatan terakhir sebelum melanjutkan perjalanan ke puncak.

Klik penjelasan

(Tempat beristirahat)

310. Pakaian yang dijemur di halaman belakang sudah kering karena cuaca sangat terik.

Klik penjelasan

(Objek: Apa yang di-pakai)

311. Kakak membeli ratusan bibit pohon jati untuk ditanam di kebun belakang.

Klik penjelasan

(Intensitas: Jumlah yang banyak, yakni kelipatan seratus)

312. Kakak sedang menyusun laporan hasil penelitian lapangan untuk tugas akhir kuliahnya.

Klik penjelasan

(Kata benda dari kata kerja: lapor)

313. Kakak meletakkan semua pakaian kotornya di dalam gantungan yang menempel di pintu.

Klik penjelasan

(Alat untuk menggantung)

314. Pertikaian antarwarga itu bermula dari masalah sepele yang tidak segera diatasi.

Klik penjelasan

(Hal/Masalah: Perkara mengenai bertikai)

315. Anjuran dokter untuk berolahraga setiap pagi harus kita laksanakan dengan rutin.

Klik penjelasan

(Makna: Sesuatu yang bermakna menyarankan/menganjurkan)

316. Museum itu menyimpan banyak persuratan kuno peninggalan zaman kolonial Belanda.

Klik penjelasan

(Kumpulan dari berbagai jenis surat)

317. Perusahaan tersebut memberikan laporan tahunan kepada para pemegang saham di akhir Desember.

Klik penjelasan

(Tiap-tiap tahun)

318. Kakak menghiasi kamar tidurnya dengan lampu tumblr agar suasana menjadi lebih nyaman.

Klik penjelasan

(Kamar sebagai tempat dihias)

319. Kakak memukuli kasur di jemuran agar debu-debunya hilang tertiup angin.

Klik penjelasan

(Memukul berulang kali)

320. Kakak warnai lukisan pemandangan itu dengan cat air agar terlihat lebih hidup.

Klik penjelasan

(Memberi warna pada lukisan)

321. Pasukan pengamanan dikerahkan untuk menduduki wilayah yang strategis tersebut.

Klik penjelasan

(Menyebabkan wilayah tersebut menjadi diduduki/ditempati)

322. Tolong bersihkan papan tulis itu sebelum guru masuk ke dalam kelas.

Klik penjelasan

(Menjadikan papan tulis bersih)

323. Kakak membukakan pintu pagar saat melihat kakek datang membawa banyak barang.

Klik penjelasan

(Membuka untuk kakek)

324. Tolong masukkan sampah plastik ini ke tempat sampah agar lingkungan tetap bersih.

Klik penjelasan

(Membawa ke dalam tempat sampah)

325. Kita tidak boleh meremehkan kemampuan lawan meskipun mereka terlihat lebih lemah.

Klik penjelasan

(Menganggap lawan sebagai sesuatu yang remeh)

326. Ibu menggeserkan meja makan sedikit ke kanan agar ruangan terlihat lebih luas.

Klik penjelasan

(Menyebabkan meja bergerak pindah)

327. Ayah mencuci mobil di halaman depan rumah setiap hari Minggu pagi.

Klik penjelasan

(Tindakan: melakukan cuci)

328. Wisatawan asing itu memilih menepi ke pinggir pantai untuk menikmati matahari terbenam.

Klik penjelasan

(Menuju ke tepi)

329. Tukang kayu itu sedang memalu paku pada kerangka pintu yang baru dibuatnya.

Klik penjelasan

(Menggunakan alat: palu)

330. Suasana di kelas menjadi mencair setelah guru melontarkan sebuah lelucon segar.

Klik penjelasan

(Menjadi cair/tidak kaku)

331. Kakak senang sekali memakai baju yang berkantong banyak untuk menyimpan alat tulis.

Klik penjelasan

(Mempunyai kantong)

332. Kita harus tetap bermasker saat berada di ruangan yang sirkulasi udaranya kurang baik.

Klik penjelasan

(Memakai masker)

333. Kita harus tetap bermasker saat berada di ruangan yang sirkulasi udaranya kurang baik.

Klik penjelasan

(Memakai masker)

334. Penjual dan pembeli itu sedang bertawar harga di pasar tradisional hingga mencapai kesepakatan.

Klik penjelasan

(Saling menawar)

335. Ia dikenal sebagai siswa terpintar di kelas karena selalu menjuarai olimpiade sains.

Klik penjelasan

(Paling pintar)

336. Ia tertidur di sofa ruang tamu karena kelelahan setelah mengerjakan tugas semalaman.

Klik penjelasan

(Tidak sengaja tidur)

337. Nama para pemenang lomba lukis telah terpampang jelas di papan pengumuman.

Klik penjelasan

(Keadaan: dalam kondisi pajang/terpasang)

338. Dengan bantuan mikroskop, bakteri yang sangat kecil itu akhirnya terlihat jelas.

Klik penjelasan

(Dapat/bisa dilihat)

339. Ibu pergi ke kelurahan untuk mengurus surat pengantar pembuatan kartu tanda penduduk.

Klik penjelasan

(Wilayah administratif terkecil di bawah kecamatan)

340. Kakak kesiangan bangun pagi sehingga terlambat mengikuti ujian semester.

Klik penjelasan

(Menderita akibat hari sudah siang)

341. Ia sering kesiangan bangun pagi lantaran selalu bermain gim hingga larut malam.

Klik penjelasan

(Menderita akibat hari sudah siang)

342. Kenyataan pahit itu harus ia terima dengan lapang dada meskipun sangat menyakitkan.

Klik penjelasan

(Kata benda dari kata sifat: nyata)

343. Karangan bunga ucapan selamat memenuhi halaman depan kantor baru tersebut.

Klik penjelasan

(Hasil dari mengarang/merangkai)

344. Dalam drama sekolah tadi, Budi berperan sebagai raksasa dengan memakai topeng-topengan dari kardus.

Klik penjelasan

(Menyerupai topeng/wajah tertentu)

345. Jangan pukul-pukulan dengan teman, itu adalah perbuatan yang tidak terpuji.

Klik penjelasan

(Intensitas: saling memukul berkali-kali)

346. Suasana di desa ini sangat kekeluargaan, semua warga saling membantu satu sama lain.

Klik penjelasan

(Sifat: penuh dengan rasa kekeluargaan/akrab)

347. Pemerintah sedang meresmikan hunian layak huni bagi warga yang terdampak relokasi.

Klik penjelasan

(Tempat menghuni/tinggal)

348. Pemerintah memberikan bantuan berupa alat pertanian kepada para petani desa.

Klik penjelasan

(Objek: Apa yang di-bantu/disumbangkan)

349. Barisan para pejuang itu terlihat sangat gagah saat melakukan pawai kemerdekaan.

Klik penjelasan

(Intensitas: Deretan banyak orang)

350. Tujuan utama dari diskusi ini adalah untuk mencari solusi terbaik bagi semua pihak.

Klik penjelasan

(Kata benda dari kata kerja/sifat: tuju)

351. Aliran listrik di desa ini sering terputus jika terjadi badai atau hujan sangat deras.

Klik penjelasan

(Alat/sarana untuk mengalirkan energi)

352. Keadilan bagi seluruh rakyat harus menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan.

Klik penjelasan

(Hal/Masalah: Hal mengenai yang adil)

353. Pengertian yang mendalam tentang toleransi sangat dibutuhkan dalam masyarakat majemuk.

Klik penjelasan

(Makna: Sesuatu yang bermakna mengerti/paham)

354. Lautan manusia terlihat memadati lapangan utama saat konser musik tersebut berlangsung.

Klik penjelasan

(Kumpulan manusia yang sangat banyak hingga menyerupai laut)

355. Mahasiswa tingkat akhir biasanya membayar uang kuliah secara semesteran.

Klik penjelasan

(Tiap-tiap semester)

356. Pelayan restoran itu segera melap meja yang baru saja ditinggalkan oleh pelanggan.

Klik penjelasan

(Meja sebagai tempat dilap)

357. Peserta aksi itu meneriaki tuntutan mereka di depan gedung pemerintahan.

Klik penjelasan

(Berteriak berulang kali)

358. Perusahaan itu asuransi seluruh karyawannya untuk menjamin keselamatan kerja.

Klik penjelasan

(Memberi asuransi kepada karyawan)

359. Kita harus senantiasa mensyukuri nikmat yang telah diberikan Tuhan kepada kita.

Klik penjelasan

(Menyebabkan diri menjadi syukur)

360. Kita perlu menyatukan visi dan misi agar organisasi ini tetap berjalan solid.

Klik penjelasan

(Menjadikan visi dan misi satu)

361. Ayah membacakan dongeng sebelum tidur agar adik bisa terlelap dengan tenang.

Klik penjelasan

(Membaca untuk adik)

362. Petugas bandara sedang memasukkan koper-koper penumpang ke dalam bagasi pesawat.

Klik penjelasan

(Membawa ke dalam bagasi)

363. Penonton sangat menyayangkan keputusan wasit yang dianggap tidak adil dalam pertandingan itu.

Klik penjelasan

(Menganggap keputusan itu sebagai sesuatu yang sayang/disayangkan)

364. Ayah memasukkan mobil ke dalam garasi dengan sangat hati-hati.

Klik penjelasan

(Menyebabkan mobil bergerak masuk)

365. Penulis itu mengetik naskah novel terbarunya di depan laptop hingga larut malam.

Klik penjelasan

(Tindakan: melakukan ketik)

366. Jalanan ini akan terus melambung hingga sampai di perbukitan yang sejuk.

Klik penjelasan

(Menuju ke lambung/bagian atas atau samping bukit)

367. Tukang bangunan itu menimbang semen dan pasir dengan perbandingan yang tepat.

Klik penjelasan

(Menggunakan alat: timbangan)

368. Bayangan benda akan memanjang secara otomatis ketika matahari mulai terbenam.

Klik penjelasan

(Menjadi panjang)

369. Kita harus selalu bertekad kuat untuk mencapai cita-cita setinggi langit.

Klik penjelasan

(Mempunyai tekad)

370. Para nelayan di desa ini biasanya berperahu kayu untuk mencari ikan di pinggir pantai.

Klik penjelasan

(Menggunakan perahu)

371. Para nelayan di desa ini biasanya berperahu kayu untuk mencari ikan di pinggir pantai.

Klik penjelasan

(Menggunakan perahu)

372. Kedua negara tetangga itu sepakat untuk saling berjanji menjaga perdamaian di wilayah perbatasan.

Klik penjelasan

(Saling menjanjikan/berikat janji)

373. Desain rumah minimalis ini merupakan model terbaru yang sedang tren tahun ini.

Klik penjelasan

(Paling baru)

374. Nama pemenang lomba itu terlewat dibacakan oleh pembawa acara karena daftar yang terselip.

Klik penjelasan

(Tidak sengaja melewatkan)

375. Lukisan pemandangan alam itu sudah terpaku kuat di dinding ruang tengah.

Klik penjelasan

(Keadaan: dalam kondisi paku/melekat)

376. Semua cita-citanya setinggi langit akhirnya tercapai berkat kerja keras dan doa yang tiada henti.

Klik penjelasan

(Dapat/bisa dicapai)

377. Kepolisian daerah sedang melakukan patroli rutin untuk menjaga keamanan wilayah.

Klik penjelasan

(Tempat/lembaga polisi bertugas)

378. Pendengarannya agak terganggu karena sering kebisingan suara mesin pabrik.

Klik penjelasan

(Menderita akibat bising)

379. Telinganya terasa berdenging karena terus-menerus kebisingan suara mesin pabrik.

Klik penjelasan

(Menderita akibat bising)

380. Keberanian tim SAR dalam menolong korban bencana patut mendapatkan apresiasi tinggi.

Klik penjelasan

(Kata benda dari kata sifat: berani)