Soal 36
Penggunaan tanda baca yang benar adalah …
- Wati : “Halo! Selamat pagi, apa kabar?”
- Ira : “Pagi, Kabar baik. Ada apa?”
- Wati : “Ini, mau tanya?”
- Ira : “Ok, tanya apa.”
Jawaban & Analisis
Kunci: B
Analisis: Pada dialog, tanda titik dua dipakai setelah nama pembicara untuk mengantar ujaran: “Ira: …”. Pilihan B sudah memakai titik dua dan tanda petik dengan rapi, serta kalimatnya tidak diakhiri tanda tanya yang tidak perlu. Pilihan A dan C masih bisa, tetapi penulisan tanda baca di dalam kalimatnya kurang tepat/kurang efektif (A berisi beberapa tanda seru/tanya yang tidak perlu). Pilihan D salah karena “Ok, tanya apa.” seharusnya memakai tanda tanya karena berbentuk pertanyaan. Dibandingkan yang lain, B paling benar dan paling sesuai kaidah.
| Pilihan | Penilaian | Alasan |
|---|---|---|
| A | Salah | Tanda seru dan tanda tanya dipakai berlebihan; menjadi kurang tepat secara ejaan/keefektifan. |
| B | Benar | Nama pembicara + titik dua + kalimat dalam tanda petik sudah rapi dan sesuai. |
| C | Salah | Kalimat “Ini, mau tanya?” bisa, tetapi tanda tanya kurang tepat jika maksudnya pernyataan/izin bertanya. |
| D | Salah | Seharusnya “Ok, tanya apa?” karena bentuknya pertanyaan. |
Soal 37
Penggunaan huruf kapital yang tepat terdapat pada kalimat …
- Atas perhatian saudara, Kami ucapkan terima kasih.
- Atas perhatian Saudara, kami ucapkan terima kasih.
- Saya memiliki Saudara yang tinggal di lereng Gunung.
- Ibu bertanya, “Di mana alamat rumah Anda?”
Jawaban & Analisis
Kunci: D
Analisis: Huruf kapital digunakan pada awal kalimat, nama diri, dan kata sapaan tertentu dalam surat resmi (misal: Saudara, Anda). Pilihan D benar: kata “Di” diawali kapital karena awal kalimat petikan langsung, dan “Anda” benar kapital sebagai kata ganti hormat. Pilihan A salah karena “Kami” tidak perlu kapital di tengah kalimat. Pilihan B memakai “Saudara” kapital, tetapi konteksnya tidak jelas sebagai sapaan resmi; sementara D jelas memenuhi kaidah. Pilihan C salah karena “Saudara” bukan nama diri sehingga tidak perlu kapital, dan “Gunung” tanpa nama gunung tertentu juga tidak wajib kapital.
| Pilihan | Penilaian | Alasan |
|---|---|---|
| A | Salah | “Kami” tidak perlu kapital di tengah kalimat. |
| B | Salah | Kapital “Saudara” hanya tepat bila sebagai sapaan resmi; di soal ini yang paling pasti benar adalah D. |
| C | Salah | “Saudara” bukan nama diri; “Gunung” tanpa nama khusus tidak wajib kapital. |
| D | Benar | Awal petikan langsung memakai kapital, dan “Anda” benar kapital sebagai kata ganti hormat. |
Soal 38
Setiap anggota harus membeli kaos yang telah disediakan oleh panitia.
Kalimat tersebut bila disalin dan disempurnakan kata-kata bakunya adalah …
- Setiap anggota harus membeli kaos yang telah disediakan oleh panitia.
- Setiap anggota harus membeli kaos yang telah disediakan oleh panitia.
- Setiap anggota harus membeli kaos yang telah disediakan oleh panitia.
- Setiap anggota harus membeli kaos yang telah disediakan oleh panitia.
Jawaban & Analisis
Kunci: A
Analisis: Pada gambar, pilihan jawaban tampak sama (tidak ada perbedaan kata baku yang terlihat). Jika semua opsi identik, maka kunci yang wajar mengikuti opsi pertama karena tidak ada pembeda untuk memilih yang lain. Secara kaidah, kalimat tersebut sudah baku dan efektif, sehingga bentuk “hasil penyempurnaan” tetap sama.
| Pilihan | Penilaian | Alasan |
|---|---|---|
| A | Benar | Kalimat sudah baku; pada gambar tidak tampak pembeda antarpilihan sehingga opsi pertama dipilih. |
| B | Salah | Tidak ada pembeda dari A pada gambar; tidak ada alasan memilih ini dibanding A. |
| C | Salah | Identik pada gambar; tidak ada indikator bahwa ini lebih baku daripada A. |
| D | Salah | Identik pada gambar; tidak ada indikator bahwa ini lebih baku daripada A. |
Soal 39
Penggunaan tanda baca yang tepat terdapat pada kalimat …
- Silakan pilih: yang merah atau yang putih?
- Mana yang kau pilih: yang merah atau yang putih?
- Hanya ada dua pilihan: yang merah atau yang putih.
- Mana yang kau pilih, yang merah atau yang putih!
Jawaban & Analisis
Kunci: C
Analisis: Tanda titik dua dipakai untuk mengawali perincian/penjelasan setelah pernyataan umum. Kalimat C tepat: “Hanya ada dua pilihan:” lalu diikuti perincian “yang merah atau yang putih.” Kalimat A dan B memakai titik dua sebelum pertanyaan, padahal struktur pertanyaannya tidak tepat memakai “:”. Kalimat D salah karena memakai koma dan tanda seru untuk kalimat tanya (seharusnya tanda tanya). Jadi C paling benar.
| Pilihan | Penilaian | Alasan |
|---|---|---|
| A | Salah | Titik dua tidak tepat dipakai sebelum bentuk pertanyaan seperti ini. |
| B | Salah | Sama seperti A, titik dua tidak tepat untuk mengantar pertanyaan. |
| C | Benar | Titik dua tepat untuk perincian setelah pernyataan umum. |
| D | Salah | Kalimat tanya seharusnya diakhiri tanda tanya, bukan tanda seru. |
Soal 40
Yang tidak membawa tiket, dilarang masuk lapangan,” teriak petugas.
Perbaiki penggunaan tanda baca kalimat tersebut adalah …
- “Yang tidak membawa tiket, dilarang masuk lapangan,” teriak petugas.
- “Yang tidak membawa tiket, dilarang masuk lapangan”, teriak petugas.
- “Yang tidak membawa tiket, dilarang masuk lapangan” teriak petugas.
- “Yang tidak membawa tiket, dilarang masuk lapangan!” teriak petugas.
Jawaban & Analisis
Kunci: D
Analisis: Kalimat petugas adalah seruan/teriakan, sehingga lebih tepat memakai tanda seru di akhir kalimat langsung: “... lapangan!” Selain itu, setelah petikan langsung diikuti keterangan “teriak petugas” tanpa koma bila tanda akhirnya sudah kuat (tanda seru/tanda tanya dapat menggantikan koma pengiring). Dibanding opsi lain: A mempertahankan koma padahal kalimatnya seruan; B salah karena tanda baca koma diletakkan di luar tanda petik; C kurang tepat karena tidak ada pemisah yang wajar. Jadi D paling tepat.
| Pilihan | Penilaian | Alasan |
|---|---|---|
| A | Salah | Koma di akhir petikan kurang tepat untuk kalimat seruan. |
| B | Salah | Tanda koma harus berada di dalam tanda petik jika termasuk bagian kalimat langsung. |
| C | Salah | Kurang pemisah; secara kaidah perlu tanda baca yang tepat sebelum keterangan pengiring. |
| D | Benar | Kalimat seruan cocok memakai tanda seru dan bentuknya paling rapi. |
Pendampingan akademik ini merupakan bagian dari sistem pendidikan di Pesantren Tahfidz Karangmojo, yang berupaya menyeimbangkan pembinaan Al-Qur'an dan kemampuan akademik ananda.
Latihan Soal SD Bahasa Indonesia
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia – Soal Latihan 1
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia – Soal Latihan 2
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia – Soal Latihan 3
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia – Soal Latihan 4
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia – Soal Latihan 5
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia– Soal Latihan 6
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia– Soal Latihan 7
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia – Soal Latihan 8
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia – Soal Latihan 9