Soal 31
Burung hantu banyak dipelihara oleh para petani di wilayah Kabupaten Sleman. Burung hantu sangat membantu petani dalam mengamankan hasil pertanian. Sebagai hewan predator, burung hantu berfungsi sebagai penghabis tikus.
Kata yang tepat untuk mengganti kata penghabis adalah …
- Pemberantas
- Pemburu
- Pemangsa
- Pengusir
Jawaban & Analisis
Kunci: C
Analisis: Pada kalimat “hewan predator”, makna “penghabis tikus” adalah hewan yang memakan/menangkap tikus sebagai mangsa. Kata yang paling tepat adalah pemangsa. “Pemberantas” lebih cocok untuk tindakan membasmi (sering dilakukan manusia/obat), “pemburu” menekankan kegiatan memburu (tidak selalu memakan), dan “pengusir” hanya membuat pergi (maknanya \(\lt\) ‘memangsa’).
| Pilihan | Penilaian | Alasan |
|---|---|---|
| A. Pemberantas | Salah | Lebih tepat untuk tindakan membasmi (misal: pemberantas hama), bukan fungsi predator. |
| B. Pemburu | Salah | Berburu tidak selalu berarti memakan; konteks predator menekankan “mangsa”. |
| C. Pemangsa | Benar | Paling sesuai dengan kata “predator”: hewan yang memangsa tikus. |
| D. Pengusir | Salah | Hanya mengusir, tidak menggambarkan predator yang menangkap dan memakan. |
Soal 32
Pembangunan Jalur Lintas Selatan Selatan (JJLS) dimanfaatkan oleh proyek spekulan tanah … di Bantul. Pemerintah Kabupaten Bantul menerapkan prinsip kehati-hatian khusus terkait tanah terdampak. Sebab tanah yang terkena proyek tidak hanya milik perorangan, namun bisa juga milik yayasan, kas desa, atau bahkan tanah kasultanan.
Perbaikan tata kalimat tersebut adalah …
- Di Bantul Pembangunan Jalur Lintas Selatan Selatan (JJLS) rawan dimanfaatkan oleh spekulan tanah
- Pembangunan jalur Lintas Selatan Selatan (JJLS) rawan dimanfaatkan oleh spekulan tanah di Bantul
- Proyek pembangunan jalur Lintas Selatan Selatan (JJLS) di Bantul rawan dimanfaatkan oleh spekulan tanah
- Pembangunan proyek Jalur Lintas Selatan Selatan (JJLS) di Bantul rawan dimanfaatkan oleh spekulan tanah
Jawaban & Analisis
Kunci: B
Analisis: Kalimat perbaikan yang baik harus jelas subjek–predikatnya dan ringkas. Pilihan B paling efektif: subjek “Pembangunan … (JJLS)”, predikat “rawan dimanfaatkan”, pelaku “spekulan tanah”, dan keterangan tempat “di Bantul”. Pilihan A terasa janggal karena susunan awal “Di Bantul Pembangunan …” kurang rapi (lebih baik “Di Bantul, pembangunan …”). Pilihan D memakai frasa “pembangunan proyek” yang cenderung rancu (ganda). Pilihan C masih mungkin, tetapi lebih panjang; B sudah cukup jelas dan hemat kata (panjang C \(\gt\) B).
| Pilihan | Penilaian | Alasan |
|---|---|---|
| A | Salah | Awal kalimat kurang rapi tanpa tanda koma; terasa janggal dibaca. |
| B | Benar | Struktur jelas, ringkas, dan keterangan tempat tepat di akhir. |
| C | Salah | Makna benar, tetapi lebih panjang dari yang diperlukan untuk perbaikan. |
| D | Salah | Frasa “pembangunan proyek” kurang tepat dan membuat struktur kalimat kurang efektif. |
Soal 33
Pantun:
(1) Dari Desa Menuju ke Kota Metropolitan
(2) Ketika Sapi Bagaskara Menyapa
(3) …
(4) Surga Berada di Telapak Ibu
Isi pantun yang tepat untuk mengisi bagian (3) adalah …
- Dari Desa Menuju ke Kota Metropolitan
- Ketika Sapi Bagaskara Menyapa
- Ronggeng Dari Dukuh Panjangan
- Surga Berada di Telapak Ibu
Jawaban & Analisis
Kunci: C
Analisis: Pantun umumnya berpola rima a-b-a-b atau b-a-b-a. Baris (1) berakhir “Metropolitan” (bunyi akhir -an), baris (2) berakhir “Menyapa” (bunyi akhir -a), baris (4) berakhir “Ibu” (bunyi akhir -u). Agar berpasangan dengan baris (1), baris (3) sebaiknya juga berakhir bunyi -an. Pilihan C berakhir “Panjangan” (bunyi -an) sehingga paling sesuai.
| Pilihan | Penilaian | Alasan |
|---|---|---|
| A | Salah | Mengulang baris (1), bukan mengisi baris (3) secara wajar. |
| B | Salah | Mengulang baris (2), bukan mengisi baris (3). |
| C | Benar | Bunyi akhir “Panjangan” selaras dengan “Metropolitan” (sama-sama -an). |
| D | Salah | Mengulang baris (4), bukan mengisi baris (3). |
Soal 34
“Hai, Kutu buku, boleh pinjam kaca matamu?”
Penulisan kalimat sesuai ejaan yang benar adalah …
- “Hai, kutu buku, boleh pinjam kaca matamu?”
- “Hai, Kutu buku, boleh pinjam kaca matamu?”
- “Hai, kutu buku, boleh pinjam kacamata mu?”
- “Hai, Kutu buku, boleh pinjam kacamata mu?”
Jawaban & Analisis
Kunci: B
Analisis: Kalimat sapaan diawali kata seru “Hai,” lalu diikuti sapaan/nama panggilan yang dipisah koma: “Hai, …, ….” Dari pilihan yang ada, susunan tanda baca paling tepat adalah yang memakai koma setelah “Hai” dan setelah sapaan “Kutu buku”. Selain itu, sapaan sebagai panggilan dapat diawali huruf kapital. Maka pilihan B paling sesuai dibanding lainnya.
| Pilihan | Penilaian | Alasan |
|---|---|---|
| A | Salah | Huruf awal panggilan tidak diawali kapital, kurang tepat untuk sapaan/nama panggilan. |
| B | Benar | Koma tepat dan sapaan diawali huruf kapital; paling mendekati ejaan yang benar. |
| C | Salah | “kacamata mu” dipisah, bentuk ini tidak tepat; selain itu sapaan tidak diawali kapital. |
| D | Salah | “kacamata mu” dipisah, bentuk ini tidak tepat. |
Soal 35
Kalimat yang menggunakan tanda baca titik dua (:) yang benar adalah …
- Semua siswa baik laki-laki maupun perempuan : wajib mengerjakan seragam sekolah
- Buku tulis, buku gambar, pensil, pena, dan spidol : semua itu merupakan alat tulis
- Pak Gunawan memanggil: Dewi, Sinta, Wati, Ika, dan Ratna ke ruang guru
- Ibu membeli bumbu dapur : bawang merah, bawang putih, cabai, dan merica
Jawaban & Analisis
Kunci: D
Analisis: Tanda titik dua dipakai untuk mengawali pemerian/daftar setelah pernyataan umum. Pilihan D tepat: “Ibu membeli bumbu dapur:” lalu diikuti daftar bumbu. Pilihan A salah karena ada spasi sebelum titik dua dan tidak tepat fungsi. Pilihan B titik dua diletakkan setelah daftar, padahal seharusnya sebelum daftar. Pilihan C kurang tepat karena setelah kata kerja “memanggil” tidak lazim langsung memakai titik dua tanpa penanda seperti “nama-nama berikut”.
| Pilihan | Penilaian | Alasan |
|---|---|---|
| A | Salah | Penempatan dan spasi sebelum “:” tidak tepat; bukan fungsi pemerian daftar. |
| B | Salah | Titik dua seharusnya mendahului daftar, bukan muncul setelah daftar. |
| C | Salah | Kurang tepat pemakaian “:” setelah “memanggil” tanpa pengantar “nama-nama berikut”. |
| D | Benar | Kalimat umum diikuti pemerian daftar; fungsi titik dua tepat. |
Pendampingan akademik ini merupakan bagian dari sistem pendidikan di Pesantren Tahfidz Karangmojo, yang berupaya menyeimbangkan pembinaan Al-Qur'an dan kemampuan akademik ananda.
Latihan Soal SD Bahasa Indonesia
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia – Soal Latihan 1
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia – Soal Latihan 2
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia – Soal Latihan 3
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia – Soal Latihan 4
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia – Soal Latihan 5
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia– Soal Latihan 6
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia– Soal Latihan 7
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia – Soal Latihan 8
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia – Soal Latihan 9