Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

Soal 21

Bacalah teks cerita berikut!

Berbagai pikiran buruk menghantui kepala yang penat dan tubuh yang lelah. Kemanakah engkau gadis kecil? Mungkinkah anak gedongan itu telah tewas? Parameter pencarian demikian luas. Flo bisa saja tidak menuruni lereng menuju ke lembah, melainkan naik terus ke puncak atau berjalan berputar-putar mengelilingi lereng, tersesat dalam fatamorgana sampai habis tenaganya.

Simpulan akibat dari konflik tersebut adalah ....

  1. Pencarian terhadap tokoh belum berhasil ditemukan.
  2. Pencarian tokoh dilakukan di lereng dan di lembah.
  3. Pencarian terhadap tokoh dihentikan karena lelah.
  4. Pencarian terhadap tokoh dihentikan karena tokoh tewas.
Jawaban & Analisis

Jawaban: A

Analisis: Konflik pada teks adalah ketidakpastian nasib Flo (apakah tersesat/tewas) dan luasnya area pencarian, sehingga belum ada kepastian ditemukan. Tidak ada informasi bahwa pencarian sudah berhenti, apalagi karena lelah/tewas. Karena itu simpulan yang tepat: pencarian belum berhasil menemukan tokoh.

  • A (benar) sesuai: teks menegaskan ketidakpastian dan luasnya kemungkinan lokasi.
  • B tidak tepat: teks hanya menyebut kemungkinan Flo tidak menuruni lereng ke lembah, bukan memastikan dicari di dua tempat itu.
  • C tidak didukung: tidak ada kalimat pencarian dihentikan.
  • D tidak didukung: “mungkinkah ... tewas?” hanya dugaan, bukan kepastian.

Soal 22

Perhatikan kalimat berikut!

Sistem pekerja Outsourcing yang kini diterapkan banyak perusahaan dinilai menyengsarakan dan merugikan pekerja.

Penulisan kata outsourcing pada kalimat tersebut salah karena ....

  1. Kata outsourcing tidak dibenarkan ditulis kapital karena bukan kata serapan.
  2. Kata outsourcing tidak dibenarkan ditulis kapital karena sudah ditulis miring.
  3. Kata outsourcing tidak dibenarkan ditulis kapital karena bukan nama orang.
  4. Kata outsourcing tidak dibenarkan ditulis kapital karena belum ada padanannya.
Jawaban & Analisis

Jawaban: C

Analisis: Pada kalimat itu, outsourcing bukan nama diri (bukan nama orang/lembaga/tempat), sehingga tidak perlu huruf kapital. Penulisan miring tidak membuat kata itu otomatis harus kapital. Jadi alasan yang tepat: tidak dibenarkan ditulis kapital karena bukan nama diri.

  • A alasannya tidak tepat: boleh saja kata asing/serapan, tetapi masalahnya di sini kapitalisasi, bukan status serapan.
  • B salah logika: miring/italic bukan alasan kapitalisasi.
  • C (benar) sesuai kaidah: huruf kapital dipakai untuk nama diri; ini bukan nama diri.
  • D tidak terkait: ada/tidaknya padanan tidak menentukan huruf kapital.

Soal 23

Bacalah teks berikut!

Kulkas memiliki fungsi untuk [...] makanan dengan suhu di bawah suhu ruangan. Tentunya hal tersebut akan membuat makanan kita jauh lebih awet dibandingkan dengan diletakkan di ruang biasa.

Kata yang tepat untuk melengkapi teks tersebut adalah ....

  1. menaruh
  2. membuat
  3. menyimpan
  4. menyembunyikan
Jawaban & Analisis

Jawaban: C

Analisis: Fungsi kulkas adalah menyimpan makanan pada suhu lebih rendah dari suhu ruang agar lebih awet. Kata “menaruh” terlalu umum, “membuat” tidak sesuai fungsi, “menyembunyikan” tidak relevan.


Soal 24

Bacalah teks berikut!

Aku diajak orang tuaku pergi ke pantai. Di pantai aku berenang bersama-sama. Setelah aku berenang, aku makan sambil bersenda gurau. Begitu puas aku langsung pulang. [...]

Kalimat yang tepat untuk melengkapi teks tersebut adalah ....

  1. Aku sangat bahagia dan menikmati liburan.
  2. Aku kurang puas dan ingin berlibur lagi.
  3. Aku senang dan bangga pada diriku.
  4. Aku kurang menikmati hari liburanku.
Jawaban & Analisis

Jawaban: A

Analisis: Rangkaian peristiwa menunjukkan kegiatan liburan yang menyenangkan (berenang, makan, bersenda gurau), lalu “begitu puas” pulang. Penutup yang paling padu adalah pernyataan bahagia menikmati liburan.


Soal 25

Perhatikan kalimat berikut!

Situs kerajaan Majapahit terletak di kecamatan Trowulan, kabupaten Mojokerto.

Penulisan huruf kapital yang tepat pada kalimat tersebut adalah ....

  1. Situs Kerajaan Majapahit terletak di Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.
  2. Situs kerajaan Majapahit terletak di Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.
  3. Situs kerajaan Majapahit terletak di Kecamatan Trowulan, kabupaten Mojokerto.
  4. Situs kerajaan majapahit terletak di kecamatan Trowulan, kabupaten Mojokerto.
Jawaban & Analisis

Jawaban: A

Analisis: “Kerajaan Majapahit” merupakan nama diri (unsur nama sejarah), sehingga huruf awalnya kapital. “Kecamatan Trowulan” dan “Kabupaten Mojokerto” juga ditulis kapital karena diikuti nama wilayah sebagai nama diri. Opsi A memenuhi seluruh kaidah tersebut.