Soal 28
Pada acara perpisahan, siswa perwakilan kelas III menyampaikan sambutan.
Sapaan yang tepat dalam sambutan tersebut adalah ........
- Kepada Kepala Sekolah yang terhormat, Bapak/Ibu Guru, dan undangan yang saya hormati serta teman-teman yang saya sayangi.
- Bapak Kepala Sekolah yang saya hormat, Bapak/Ibu guru yang terhormat, Undangan yang terhormat dan teman yang saya sayangi.
- Kepala Sekolah yang terhormat, Bapak/Ibu Guru dan undangan yang terhormat serta teman yang saya sayangi.
- Kepala Sekolah yang kami hormati, Bapak Ibu guru yang mulia, dan teman-teman yang saya hormati.
Jawaban & Analisis
Jawaban: C
Analisis: Sapaan sambutan yang tepat harus (1) urut menyapa pihak yang dihormati (Kepala Sekolah, guru, undangan), (2) pilihan kata baku dan konsisten, (3) tidak rancu pemakaiannya (“kepada” tidak wajib dan sering tidak digunakan dalam sapaan), serta (4) penulisan dan kapitalisasi wajar.
- A kurang tepat karena membuka dengan “Kepada ...” sehingga terasa seperti kalimat tujuan surat, bukan sapaan langsung dalam sambutan; selain itu rangkaian menjadi kurang luwes.
- B kurang tepat: “yang saya hormat” tidak baku (seharusnya “yang saya hormati”); kapitalisasi “Undangan” tidak konsisten; dan perincian kurang rapi.
- C (benar) paling baku dan luwes: menyapa Kepala Sekolah, Bapak/Ibu Guru, undangan, lalu teman; pilihan kata “terhormat”/“sayangi” masih wajar dalam konteks sambutan perpisahan.
- D kurang tepat karena “Bapak Ibu guru yang mulia” bukan sapaan baku; juga “teman-teman yang saya hormati” kurang tepat nuansanya (biasanya “yang saya sayangi”).
| Opsi | Kebakuan diksi | Konsistensi sapaan | Kelayakan sebagai kalimat pembuka sambutan |
|---|---|---|---|
| A | Cukup | Cukup | Kurang luwes (diawali “Kepada”) |
| B | Kurang | Kurang | Kurang |
| C | Baik | Baik | Paling tepat |
| D | Kurang | Kurang | Kurang |
Karena C paling baku dan luwes
Soal 29
Masyrakat diingatkan untuk mulai berhati-hati dalam menyimpan dana di bank. Masyarakat perlu mencari bank yang kredibel, sehat, dan dikelola dengan baik.
Tanggapan terhadap berita tersebut adalah ........
- Memang menabung di bank lebih aman.
- Tabungan selalu berkembang aman.
- Bank sudah menjamin tabungan Anda.
- Tidak semua bank sehat dan kredibel.
Jawaban & Analisis
Jawaban: D
Analisis: Berita menekankan kehati-hatian dan pentingnya memilih bank yang kredibel dan sehat. Tanggapan yang tepat harus sejalan dengan gagasan itu, yaitu mengakui bahwa ada perbedaan kualitas antarbank. Opsi D tepat karena menyimpulkan alasan kehati-hatian: tidak semua bank sehat dan kredibel.
- A terlalu umum dan cenderung menenangkan, tidak menanggapi inti peringatan “harus selektif”.
- B salah karena menyatakan “selalu” dan “aman”; bertentangan dengan peringatan untuk berhati-hati.
- C terlalu mutlak; tidak sesuai dengan pesan berita yang menekankan perlunya memilih bank yang sehat dan kredibel.
- D (benar) selaras dengan pesan: kehati-hatian perlu karena tidak semua bank memenuhi kriteria sehat/kredibel.
| Opsi | Sejalan dengan “harus berhati-hati” | Ada sikap selektif | Kesesuaian |
|---|---|---|---|
| A | Kurang | Tidak | Kurang tepat |
| B | Tidak | Tidak | Tidak tepat |
| C | Kurang | Tidak | Kurang tepat |
| D | Ya | Ya | Paling tepat |
Karena D paling sesuai dengan inti berita
Soal 30
Wati diusulkan kembali untuk mewakili kelas 3A mengikuti lomba mengarang. Tahun lalu dia pernah meraih juara pertama.
Kalimat sanggahan yang tepat berdasarkan pernyataan tersebut adalah ........
- Saya kurang setuju karena Wati sudah pernah meraih juara pertama tahun lalu.
- Jangan Wati yang diusulkan lagi karena dia ingin mempertahankan prestasinya.
- Wati tidak boleh mengikuti lomba karena dia sudah berpengalaman dalam mengarang.
- Saya kurang setuju sebaiknya kita memberi kesempatan pada teman yang lain.
Jawaban & Analisis
Jawaban: D
Analisis: “Sanggahan” berarti penolakan/ketidaksetujuan terhadap usulan Wati diusulkan lagi. Alasan sanggahan yang paling logis dan etis adalah memberi kesempatan kepada teman lain. Itu ada pada opsi D.
- A alasan tidak tepat: justru karena pernah juara, Wati layak diusulkan; jadi ini bukan sanggahan yang kuat.
- B alasan tidak logis: “ingin mempertahankan prestasi” bukan alasan menolak; itu malah alasan mendukung.
- C tidak tepat: berpengalaman bukan alasan melarang; kalimatnya juga terlalu keras (“tidak boleh”).
- D (benar) sanggahan wajar: menolak usulan dengan alasan pemerataan kesempatan.
| Opsi | Berisi penolakan? | Alasan logis untuk menolak | Kesesuaian sebagai sanggahan |
|---|---|---|---|
| A | Ya | Lemah | Kurang |
| B | Ya | Tidak logis | Kurang |
| C | Ya | Tidak tepat | Kurang |
| D | Ya | Kuat | Paling tepat |
Karena D paling masuk akal sebagai sanggahan
Soal 31
Kalimat manakah yang memiliki pasangan kata berhomonim?
- Kentongan yang berada di pos ronda kami pukul dua kali tepat pukul 02.00.
- Kami masih sangsi apakah sanksi yang kami berikan itu berdampak positif.
- Bang Mamat menabung seluruh uangnya di bank yang sudah terkenal itu.
- Anak-anak taman kanak-kanak yang mengikuti apel, masing-masing diberi apel.
Jawaban & Analisis
Jawaban: D
Analisis: Homonim adalah kata yang lafal dan ejaannya sama, tetapi maknanya berbeda. Pada opsi D terdapat kata “apel” yang dipakai dalam dua makna: “apel” = upacara/berbaris, dan “apel” = buah apel.
- A “pukul ... pukul” memang sama ejaannya, tetapi yang kedua hanya pengulangan kata “pukul” (menyatakan jam), bukan pasangan homonim bermakna berbeda dalam satu konteks yang jelas.
- B “sangsi” dan “sanksi” bukan homonim karena ejaannya berbeda dan lafalnya pun berbeda.
- C “bank” hanya satu makna (lembaga keuangan) dalam kalimat itu.
- D (benar) “apel” bermakna upacara dan “apel” bermakna buah, sama lafal dan ejaan tetapi berbeda makna.
| Opsi | Kata kunci | Apakah sama ejaan & lafal? | Makna berbeda? |
|---|---|---|---|
| A | pukul | Ya | Tidak jelas sebagai dua makna |
| B | sangsi/sanksi | Tidak | - |
| C | bank | - | Tidak |
| D | apel | Ya | Ya |
Karena hanya D menunjukkan homonim yang nyata
Soal 32
Pengendalian ......cacing yang ditularkan melalui tanah tidak berhasil bila tidak disertai perilaku ......oleh masyarakat. Oleh karena itu, perlu penyuluhan praktis, misalnya kamar harus dibersihkan sesering mungkin, mengurangi udara yang mungkin membawa debu yang mengandung telur cacing masuk ke rumah, sayuran harus dicuci dengan air mengalir.
Istilah yang tepat untuk melengkapi paragraf tersebut adalah ........
- praktis, positif
- telur, aktif
- infeksi, preventif
- penyakit, kreatif
Jawaban & Analisis
Jawaban: C
Analisis: Kalimat membahas “cacing yang ditularkan melalui tanah” yang merupakan masalah kesehatan berupa infeksi. Pengendalian tidak berhasil tanpa perubahan perilaku masyarakat yang bersifat preventif (pencegahan), sesuai contoh: membersihkan kamar, mencegah debu masuk, mencuci sayuran.
- A tidak tepat: “pengendalian praktis cacing” tidak lazim, dan “perilaku positif” terlalu umum.
- B tidak tepat: “pengendalian telur cacing” bukan fokus utama; “perilaku aktif” tidak spesifik pada pencegahan.
- C (benar) tepat: “pengendalian infeksi cacing” dan “perilaku preventif” sesuai konteks pencegahan.
- D “perilaku kreatif” tidak relevan dengan pengendalian penularan.
| Opsi | Kata 1 cocok setelah “pengendalian”? | Kata 2 cocok setelah “perilaku”? | Selaras dengan contoh (bersih-bersih, cuci sayur)? |
|---|---|---|---|
| A | Kurang | Kurang | Kurang |
| B | Kurang | Kurang | Kurang |
| C | Ya | Ya | Ya |
| D | Cukup | Tidak | Tidak |
Karena C paling tepat secara makna dan konteks
Pendampingan akademik ini merupakan bagian dari sistem pendidikan di Pesantren Tahfidz Karangmojo, yang berupaya menyeimbangkan pembinaan Al-Qur'an dan kemampuan akademik ananda.
Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia
Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Paket 1Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Paket 2
Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Paket 3
Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Paket 4
Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Paket 5
Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Paket 6
Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Paket 7
Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Paket 8
Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Paket 9
Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Paket 10
Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Paket 11
Latihan Soal SMP Bahasa Indonesia – Paket 12