Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

1. In sociology, social norms are made to be shared frameworks through which individuals think and say what behaviors are acceptable.

Terjemahan

1. Dalam sosiologi, norma sosial dibuat sebagai kerangka bersama di mana individu berpikir dan mengatakan perilaku apa yang dapat diterima.

2. When compliance increases, social coordination can turn stable and institutions work more predictably.

Terjemahan

2. Ketika kepatuhan meningkat, koordinasi sosial dapat berubah menjadi stabil dan institusi bekerja dengan lebih dapat diprediksi.

3. Legal systems boost social order by capturing collective expectations that communities use to power governance.

Terjemahan

3. Sistem hukum meningkatkan ketertiban sosial dengan menangkap ekspektasi kolektif yang digunakan komunitas untuk memberi daya pemerintahan.

4. Social research collects data, adds contextual variables, and pass on findings to policymakers.

Terjemahan

4. Penelitian sosial mengumpulkan data, menambahkan variabel kontekstual, dan meneruskan temuan kepada pembuat kebijakan.

5. This arrangement is called social regulation, is called so when authority charges norms with legitimacy as groups touch shared interests and then separate roles.

Terjemahan

5. Pengaturan ini disebut regulasi sosial, disebut begitu ketika otoritas memberi norma dengan legitimasi saat kelompok bersentuhan dengan kepentingan bersama dan kemudian terpisah perannya.

6. Institutional reforms aim to improve coordination so that rules can be made clearer and more enforceable.

Terjemahan

6. Reformasi institusional bertujuan untuk meningkatkan koordinasi sehingga aturan dapat dibuat lebih jelas dan dapat ditegakkan.

7. Socialization processes start early and help individuals internalize expectations for orderly interaction.

Terjemahan

7. Proses sosialisasi dimulai lebih awal dan membantu individu menginternalisasi ekspektasi untuk interaksi yang tertib.

8. Effective institutions need, metaphorically needing power, in the form of authority and trust to maintain order.

Terjemahan

8. Institusi yang efektif membutuhkan, secara metaforis membutuhkan daya, dalam bentuk otoritas dan kepercayaan untuk menjaga ketertiban.

9. Normative frameworks ensure predictability, which could be used to resolve disputes without coercion.

Terjemahan

9. Kerangka normatif memastikan keterdugaan, yang dapat digunakan untuk menyelesaikan perselisihan tanpa paksaan.

10. Overall, the study of social order integrates these roles to explain how coordination and stability are sustained in society.

Terjemahan

10. Secara keseluruhan, studi tentang ketertiban sosial mengintegrasikan peran-peran ini untuk menjelaskan bagaimana koordinasi dan stabilitas dipertahankan dalam masyarakat.