Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

Soal 26

Pada peristiwa oogenesis, setiap \(1\) oogonium yang mengalami meiosis akan membentuk ...

A. \(1\) ovum fungsional dan \(1\) badan kutub

B. \(1\) ovum fungsional dan \(3\) badan kutub

C. \(2\) ovum fungsional dan \(2\) badan kutub

D. \(3\) ovum fungsional dan \(1\) badan kutub

E. \(4\) ovum fungsional

Jawaban & Analisa

Jawaban: B

Analisa: Oogenesis menghasilkan pembelahan sitoplasma yang tidak seimbang. Dari \(1\) oogonium yang menjalani meiosis terbentuk \(1\) sel gamet betina yang besar (ovum fungsional) dan sisanya berupa badan kutub yang kecil. Total hasil akhirnya adalah \(1\) ovum fungsional dan \(3\) badan kutub.

Analisa opsi: A salah (badan kutubnya bukan \(1\)). B benar. C salah (ovum fungsional bukan \(2\)). D salah (ovum fungsional bukan \(3\)). E salah (tidak menghasilkan \(4\) ovum fungsional).


Soal 27

Reaksi terang dari siklus Calvin menghasilkan \(2\) zat penting yang akan digunakan dalam reaksi pembentukan glukosa. Zat tersebut adalah ...

A. ATP dari asam fosfogliserat

B. NADPH2 dan asam fosfogliserat

C. ATP dan fosfogliseraldehid

D. ATP dan NADPH2

E. NADPH2 dan fosfogliseraldehid

Jawaban & Analisa

Jawaban: D

Analisa: Pada fotosintesis, reaksi terang menghasilkan energi dan daya reduksi berupa ATP dan NADPH2. Keduanya dipakai pada reaksi pembentukan glukosa (tahap gelap/siklus Calvin) untuk mereduksi senyawa antara sampai terbentuk senyawa gula.

Analisa opsi: A salah (reaksi terang menghasilkan ATP, tetapi bukan “ATP dari asam fosfogliserat”). B salah (asam fosfogliserat adalah senyawa antara pada siklus Calvin, bukan produk utama reaksi terang). C salah (fosfogliseraldehid adalah hasil antara siklus Calvin). D benar (ATP dan NADPH2). E salah (fosfogliseraldehid bukan produk reaksi terang).


Soal 28

Substrat yang digunakan dalam tahapan Glikolisis adalah ...

A. Fruktosa

B. Asam piruvat

C. Gliseraldehid

D. Glukosa

E. Maltosa

Jawaban & Analisa

Jawaban: D

Analisa: Glikolisis adalah proses pemecahan glukosa menjadi senyawa yang lebih sederhana (akhirnya menghasilkan piruvat). Jadi molekul awal (substrat utama) yang masuk ke jalur glikolisis adalah glukosa.

Analisa opsi: A kurang tepat (fruktosa bisa masuk setelah diubah menjadi turunan tertentu, tetapi substrat utama yang dimaksud glikolisis adalah glukosa). B salah (piruvat adalah hasil akhir glikolisis). C salah (gliseraldehid merupakan senyawa antara). D benar. E salah (maltosa harus dipecah dulu menjadi glukosa).


Soal 29

Manakah pernyataan berikut yang tidak tepat?

A. semua sifat ditentukan oleh satu gen

B. satu gen mengatur satu sifat

C. batas-batas antar gen tidak dapat ditentukan secara pasti

D. jika gen berubah, berubah pula sifat makhluk hidup

E. gen diwariskan

Jawaban & Analisa

Jawaban: A

Analisa: Tidak semua sifat ditentukan oleh satu gen. Banyak sifat bersifat poligenik (dipengaruhi banyak gen) dan juga dipengaruhi lingkungan. Karena itu pernyataan A adalah yang tidak tepat.

Analisa opsi: A salah (terlalu menyederhanakan: “semua sifat” ditentukan satu gen). B masih dianggap benar dalam konsep dasar sekolah (satu gen mengendalikan satu karakter sederhana). C dianggap benar pada konteks klasik (batas gen pada kromosom tidak selalu tampak jelas secara kasat). D benar secara umum (mutasi gen dapat mengubah sifat). E benar (gen diturunkan).


Soal 30

Apabila rantai antisense memiliki urutan basa Nitrogen S-G-A-T-S, maka urutan basa Nitrogen pada RNA-d yang terbentuk adalah ...

A. S-G-A-U-S

B. S-G-A-T-S

C. G-S-T-A-G

D. G-S-U-A-G

E. S-G-U-A-S

Jawaban & Analisa

Jawaban: D

Analisa: RNA-d (mRNA) dibentuk komplementer terhadap rantai antisense (template). Aturan pasangan basa saat transkripsi: S (sitosin) berpasangan dengan G, G berpasangan dengan S, A berpasangan dengan U, dan T berpasangan dengan A. Maka untuk S-G-A-T-S diperoleh urutan mRNA: G-S-U-A-G.

Analisa opsi: A salah (awal harus G karena S berpasangan dengan G). B salah (mRNA tidak mengandung T dan urutan tidak sama dengan template). C salah (mengandung T dan tidak sesuai pasangan). D benar (G-S-U-A-G). E salah (awal harus G, bukan S).