Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

Soal 11

Perhatikan gambar sel saraf berikut ini!

Screenshot_22-2-2026_83719__20260222_090457.jpeg

Fungsi bagian yang ditunjuk adalah ...

A. menerima rangsang
B. menanggapi rangsang
C. memberi zat makanan bagi sel saraf
D. melanjutkan rangsang ke sel saraf lainnya
E. mengatur segala aktifitas sel saraf

Jawaban dan Analisa

Jawaban: D

Analisa: Tanda X pada gambar menunjuk bagian serabut panjang (akson/neurit) yang berfungsi menghantarkan impuls dari badan sel menuju ujung saraf, sehingga rangsang dapat diteruskan ke sel saraf lain atau sel efektor.

Analisa tiap opsi:

A. Umumnya dilakukan dendrit (penerima rangsang), bukan serabut panjang yang ditunjuk.

B. Menanggapi rangsang lebih terkait integrasi di badan sel, bukan fungsi utama akson.

C. Pemberian “zat makanan” dibantu sel glia/sel pendukung, bukan fungsi akson.

D. Tepat: akson melanjutkan impuls menuju ujung saraf untuk diteruskan ke neuron lain.

E. Pengaturan aktivitas sel saraf terutama oleh inti/badan sel, bukan akson.


Soal 12

Berikut ini gambar mekanisme antagonistic otot lengan.

Screenshot_22-2-2026_83725__20260222_090504.jpeg

Perubahan posisi lengan bawah dari X ke posisi Y disebabkan oleh ...

A. kontraksi otot bisep
B. kontraksi otot trisep
C. kontraksi otot bisep dan trisep
D. relaksasi otot bisep
E. relaksasi otot trisep

Jawaban dan Analisa

Jawaban: A

Analisa: Perubahan dari posisi X ke Y menunjukkan lengan bawah menekuk (fleksi siku). Gerak fleksi terjadi karena otot bisep berkontraksi menarik lengan bawah, sementara otot trisep sebagai antagonis cenderung relaks.

Analisa tiap opsi:

A. Benar: kontraksi bisep menyebabkan fleksi (menekuk) siku.

B. Salah: kontraksi trisep menyebabkan ekstensi (meluruskan).

C. Pada kerja antagonis normal, satu otot berkontraksi dan pasangannya relaks.

D. Relaksasi bisep tidak menimbulkan tarikan untuk fleksi.

E. Relaksasi trisep membantu, tetapi penyebab utama gerak fleksi adalah kontraksi bisep.


Soal 13

Pengangkutan ekstravasikuler pada organ akar melalui berbagai jaringan, berurutan dari luar ke dalam adalah....

A. korteks - endodermis - epidermis - perisikel - xilem
B. korteks - epidermis - perikambium - endodermis - xilem
C. epidermis – perisikel – korteks – endodermis – floem
D. epidermis - korteks - endodermis - floem - perisikel
E. epidermis - korteks - endodermis - priskel - floem

Jawaban dan Analisa

Jawaban: E

Analisa: Urutan jaringan akar dari luar ke dalam adalah epidermis → korteks → endodermis → perisikel → jaringan pengangkut. Dari pilihan yang tersedia, urutan yang konsisten adalah opsi E.

Analisa tiap opsi:

A. Epidermis seharusnya paling luar, bukan setelah endodermis.

B. Urutan epidermis dan korteks terbalik.

C. Perisikel seharusnya setelah endodermis.

D. Perisikel seharusnya sebelum jaringan pembuluh.

E. Benar: epidermis → korteks → endodermis → perisikel → floem.


Soal 14

Pada skema pembekuan darah berikut ini, nomor I, II dan III berturut-turut menunjukan....

Screenshot_22-2-2026_83732__20260222_090520.jpeg

A. trombin, fibrinogen, tromboplastin
B. trombin, tromboplastin, fibrinogen
C. tromboplastin, fibrinogen, trombin
D. tromboplastin, trombin, fibrinogen
E. fibrinogen, trombin, tromboplastin

Jawaban dan Analisa

Jawaban: D

Analisa: Trombosist melepaskan tromboplastin (I). Protrombin diubah menjadi trombin (II). Trombin mengubah fibrinogen menjadi fibrin, sehingga (III) adalah fibrinogen.

Analisa tiap opsi:

A. Nomor I bukan trombin.

B. Tromboplastin muncul di tahap awal.

C. Nomor II seharusnya trombin.

D. Benar: I tromboplastin → II trombin → III fibrinogen.

E. Fibrinogen bukan tahap awal.


Soal 15

Pada percobaan respirasi seperti terlihat pada gambar, dapat disimpulkan bahwa faktor yang mempengaruhi perjalanan eosin yaitu....

Screenshot_22-2-2026_83755__20260222_090530.jpeg

A. berat serangga dan jumlah eosin
B. aktivitas serangga dan berat KOH/NaOH
C. berat serangga dan aktivitas tubuh
D. berat kapas dan berat serangga
E. berat serangga dan berat KOH/NaOH

Jawaban dan Analisa

Jawaban: C

Analisa: Pada respirometer, KOH/NaOH menyerap \(CO_2\) sehingga perubahan volume gas dipengaruhi pemakaian \(O_2\). Semakin besar berat serangga dan semakin tinggi aktivitas tubuh, konsumsi \(O_2\) meningkat sehingga eosin bergerak lebih jauh.

Analisa tiap opsi:

A. Jumlah eosin bukan faktor utama.

B. Berat KOH/NaOH bukan penentu utama laju respirasi.

C. Benar: berat serangga dan aktivitas tubuh menentukan konsumsi \(O_2\).

D. Berat kapas tidak mempengaruhi laju respirasi.

E. Berat KOH/NaOH bukan faktor utama pergerakan eosin.