Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

This text is for questions number 35-38

MANILA (AFP): The Philippines has the most number of endemic bird species which are in danger of extinction, according to a nationwide wildlife report obtained here yesterday.

"The Philippine Red Data book", written by the Wildlife Conservation Society of the Philippines, noted that the country has 40 endangered bird species more than any other country.

This includes the Cebu flower-pecker of which only four are known to still be alive, making it the most endangered bird in the world, the "Red Data Book" said.

An endangered species is defined as one that has a 20 percent chance of becoming extinct in 20 years.

The Data Book said the threat of extinction was due to the growing destruction of the forests which are the habitats of the birds and other wild animals, many of which are similarly endangered.

Catatan simbol perbandingan (sesuai format): \( 2 \gt 1 \) dan \( 1 \lt 2 \).


Soal 35

The text is about …

A. the 'Philippine Red Data Book' on animals

B. the Wildlife Conservation Society in the Philippines

C. the number of endemic bird species still available

D. the endangered habitats of birds in the Philippines

E. a report about the extinction of the most endangered birds

Jawaban & Analisis

Kunci: E

Analisis inti: Teks berita menyoroti laporan “The Philippine Red Data Book” tentang burung endemik Filipina yang terancam punah: jumlah spesies terancam, contoh Cebu flower-pecker yang tersisa empat, definisi “endangered species”, dan sebab ancaman (perusakan hutan). Fokus utama adalah laporan mengenai kepunahan/ancaman kepunahan burung yang sangat terancam.

A. Kurang tepat karena teks tidak membahas “on animals” secara umum; isi dominan membahas burung endemik dan keterancaman kepunahan, bukan keseluruhan hewan.

B. Disebut sebagai penulis laporan, tetapi bukan topik utama. Organisasi hanya pendukung sumber informasi, bukan inti bahasan.

C. Teks bukan membahas “yang masih tersedia” secara umum; justru menekankan “endangered” dan ancaman punah (contoh empat ekor tersisa).

D. Habitat (hutan) memang disebut sebagai sebab ancaman, tetapi itu hanya bagian penjelas. Topik utamanya tetap laporan mengenai spesies burung yang terancam punah.

E. Paling sesuai: teks adalah laporan/berita tentang ancaman kepunahan burung (terutama yang paling terancam), dengan data jumlah spesies dan contoh spesifik.


Soal 36

According to the 'Red Data Book', some birds and wild animals are in danger of extinction because people …

A. hunt them for sports

B. keep destroying forests

C. move their habitats

D. change forests into their habitats

E. catch them to be domesticated

Jawaban & Analisis

Kunci: B

Analisis inti: Paragraf terakhir menyatakan “the threat of extinction was due to the growing destruction of the forests which are the habitats …”. Jadi penyebabnya adalah perusakan hutan (habitat) yang makin meningkat.

A. Berburu untuk olahraga tidak disebut sebagai penyebab dalam teks.

B. Tepat karena dinyatakan langsung bahwa ancaman punah disebabkan perusakan hutan yang merupakan habitat.

C. “move their habitats” tidak dinyatakan; yang disebut justru habitatnya dirusak.

D. “change forests into their habitats” bertentangan dengan makna; hutan itu sudah habitatnya, masalahnya adalah hutan dihancurkan.

E. Menangkap untuk didomestikasi tidak disebut dalam teks.


Soal 37

Endangered species are …

A. the forty percent of bird species in the world

B. all wild animals except the Cebu flower-pecker

C. birds which now remains twenty percent

D. the endemic bird species kept in-captivity

E. catch them to be domesticated

Jawaban & Analisis

Kunci: C

Analisis inti: Teks memberi definisi: “An endangered species is defined as one that has a 20 percent chance of becoming extinct in 20 years.” Dari opsi yang ada, yang paling mendekati indikator “twenty percent” adalah opsi C, walau susunan katanya tidak persis sama dengan definisi teks.

A. Salah: teks menyebut “40 endangered bird species” (jumlah spesies di Filipina), bukan “forty percent of bird species in the world”.

B. Salah: Cebu flower-pecker justru contoh yang paling terancam; tidak ada pernyataan “semua hewan liar kecuali …”.

C. Paling mendekati karena memuat gagasan “twenty percent” yang menjadi inti definisi pada teks (kesempatan 20% menjadi punah dalam 20 tahun).

D. Salah: “kept in-captivity” tidak disebut, dan definisi pada teks bukan berdasarkan penangkaran.

E. Tidak berbentuk definisi spesies terancam punah dan juga tidak sesuai isi teks.

Catatan ketelitian: Jika opsi dibuat ideal sesuai teks, seharusnya berbunyi “species that has a 20 percent chance of becoming extinct in 20 years.”


Soal 38

“…the threat of extinction was due to …” (paragraph 5)

The word “threat” means …

A. notice

B. warning

C. danger

D. statement

E. announcement

Jawaban & Analisis

Kunci: C

Analisis inti: Dalam konteks “the threat of extinction”, kata “threat” bermakna ancaman/bahaya yang mengarah pada kemungkinan terjadi sesuatu yang buruk (kepunahan). Sinonim paling dekat adalah “danger”.

A. “notice” adalah pemberitahuan, bukan makna ancaman dalam konteks bahaya.

B. “warning” bisa terkait, tetapi “threat” di frasa ini lebih tepat dimaknai sebagai kondisi bahaya/ancaman yang mengintai, bukan tindakan memperingatkan.

C. Tepat: “threat” paling dekat dengan “danger” (bahaya/ancaman).

D. “statement” adalah pernyataan, tidak sesuai konteks.

E. “announcement” adalah pengumuman, tidak sesuai konteks.


Soal 39

Rita : The Kasepuhans, a community living in and around the Gunung Halimun national park still practice a traditional way of planting rice.

Kitty : For example?

Rita : They only grow local rice varieties, only plant once a year, and reject the use of pesticide.

‘reject’ means …

A. deny

B. omit

C. refuse

D. prevent

E. ignore

Jawaban & Analisis

Kunci: C

Analisis inti: Kalimat “reject the use of pesticide” bermakna “menolak penggunaan pestisida”. Padanan paling tepat adalah “refuse”.

A. “deny” lebih dekat ke menyangkal kebenaran suatu klaim, bukan menolak melakukan/menggunakan sesuatu.

B. “omit” berarti menghilangkan bagian/meninggalkan dari daftar/teks, bukan menolak.

C. Tepat: “refuse” = menolak.

D. “prevent” berarti mencegah agar sesuatu tidak terjadi, berbeda dari keputusan untuk menolak memakai.

E. “ignore” berarti mengabaikan, bukan menolak secara sadar.


Soal 40

Tourist : Would you tell us where we can get handi-craft for souvenirs?

Guide : Well, let’s go to Pucang; it is very popular with its handicraft. Almost all the people there make their living by … things from the horns of buffaloes or cows.

A. making

B. taking

C. drawing

D. painting

E. cutting

Jawaban & Analisis

Kunci: E

Analisis inti: Konteksnya kerajinan tangan dari tanduk kerbau/sapi. Frasa yang paling masuk akal adalah membuat benda-benda dengan cara “memotong” tanduk sebagai bahan baku (cutting things from the horns). Opsi lain kurang tepat secara kolokasi/aktivitas utama terhadap tanduk sebagai bahan.

A. “making” terlalu umum dan tidak spesifik pada proses “from the horns”; selain itu struktur “make their living by making things from …” terdengar repetitif/kurang efektif dibanding kata kerja proses bahan.

B. “taking” tidak menggambarkan proses kerajinan; “taking things from the horns” tidak lazim.

C. “drawing” (menggambar) tidak sesuai bahan tanduk sebagai sumber benda.

D. “painting” (melukis) bisa menjadi tahap dekorasi, tetapi bukan proses utama “things from the horns”.

E. Tepat: “cutting” paling sesuai karena untuk menghasilkan kerajinan dari tanduk, bahan biasanya dipotong/dibentuk dari tanduk.