Soal \(40\)
Pertanyaan: Penulisan kata depan dalam kalimat di bawah ini yang benar adalah ….
- Di lapangan Bumi Perkemahan sedang berlangsung Jambore Daerah ke-\(20\).
- Korban kecelakaan pesawat terbang kemarin dimakamkan di daerahnya masing-masing.
- Sundari diperiksa oleh Bu Dokter dengan stetoskop untuk mengetahui penyakitnya.
- Di sanalah ayah dan ibuku bekerja membanting tulang mencari nafkah.
Lihat Jawaban & Analisis
Jawaban: B.
Analisis Umum: “Kata depan” yang biasanya diuji dalam penulisan adalah di sebagai preposisi tempat yang harus dipisah dari kata berikutnya (misalnya: di daerah, di rumah). Pada opsi B, bentuk di daerahnya ditulis terpisah dan fungsinya jelas sebagai kata depan tempat.
- A kurang tepat sebagai jawaban: “Di lapangan Bumi Perkemahan…” terasa rancu dan kurang efektif; frasa tempatnya kurang tepat/kurang wajar sebagai konstruksi baku.
- B tepat: “dimakamkan di daerahnya masing-masing” benar sebagai kata depan + keterangan tempat.
- C tidak tepat untuk soal “kata depan di”: kalimat lebih menonjolkan kata depan “oleh” dan “dengan” (benar), tetapi bukan fokus penulisan “di” yang sering diuji pada materi ini.
- D kurang tepat: “Di sanalah” merupakan gabungan kata depan dengan penunjuk “-lah” yang bernuansa penegasan; soal ini menargetkan penggunaan kata depan secara umum dan paling jelas terlihat pada opsi B.
Soal \(41\)
Pertanyaan: Kalimat iklan berdasarkan gambar di bawah ini yang tepat adalah ….
- Tambah semangat dan keren dengan raket “wanex”.
- Raket “wanex” tempat mencetak calon-calon juara dunia.
- Sehat dan bugar bersama raket “wanex”.
- Wanex raketnya sang juara.
Lihat Jawaban & Analisis
Jawaban: D.
Analisis Umum: Kalimat iklan yang baik biasanya singkat, mudah diingat, dan menonjolkan keunggulan produk. Opsi D berbentuk slogan ringkas “Wanex raketnya sang juara.” sesuai dengan konteks gambar yang menampilkan orang sedang bermain dengan raket (nuansa olahraga/kompetisi).
- A bisa menjadi iklan, tetapi terasa kurang fokus dan kurang kuat sebagai slogan utama.
- B kurang tepat: “tempat mencetak” terdengar berlebihan dan tidak efektif sebagai kalimat iklan singkat.
- C kurang tepat: “sehat dan bugar” lebih cocok untuk produk kesehatan/olahraga tubuh, bukan khusus raket.
- D tepat: slogan pendek, kuat, dan relevan dengan prestasi/juara.
Soal \(42\)
Perhatikan kutipan pidato berikut!
Selanjutnya pada kesempatan yang berbahagia ini, sebagai ketua kelas terpilih saya ingin mengajak teman-teman untuk menjaga kerukunan di antara kita. Dengan demikian, segala kegiatan belajar-mengajar dapat berjalan lancar.
Pertanyaan: Kalimat pembuka untuk mengawali isi pidato tersebut yang tepat adalah ….
- Pertama-tama saya sebagai ketua kelas merasa kagum karena bisa terpilih sebagai ketua kelas.
- Pertama-tama saya sebagai ketua kelas menyampaikan kepada teman-teman bahwa kelas kita harus rapi.
- Pertama-tama, saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan teman-teman kepada saya.
- Pertama-tama saya mengucapkan terima kasih dan merasa bangga.
Lihat Jawaban & Analisis
Jawaban: C.
Analisis Umum: Kutipan pidato menyebut “sebagai ketua kelas terpilih”. Pembuka yang paling wajar sebelum mengajak teman menjaga kerukunan adalah ucapan terima kasih atas kepercayaan. Opsi C menyebutkan itu secara jelas dan sopan.
- A kurang tepat: “merasa kagum” terdengar janggal; yang wajar adalah berterima kasih, bukan kagum pada diri sendiri.
- B tidak sesuai tema: langsung membahas kerapian kelas, padahal isi pidato tentang kerukunan dan kelancaran belajar.
- C tepat: logis sebagai pembuka ketua kelas terpilih sebelum menyampaikan ajakan.
- D kurang tepat: terlalu umum; tidak menyebut alasan terima kasih (kepercayaan teman-teman), sehingga kurang kuat sebagai pengantar.
Soal \(43\)
Perhatikan kutipan pidato berikut!
Saudara-saudara, dalam memperingati hari pendidikan, kita tidak bisa lepas dari jasa seorang tokoh pendidikan, beliau adalah Ki Hajar Dewantara. Jasa beliau sangat besar dalam memperjuangkan kemajuan pendidikan di tanah air, meskipun waktu itu kita masih dijajah Belanda.
Pertanyaan: Kalimat yang tepat untuk menutup pidato di atas adalah ….
- Semoga kita dapat meneladani sikap dan perjuangan beliau.
- Kita wajib memasang gambar beliau di setiap kelas.
- Kita wajib mendatangi makam beliau saat memperingati hari pendidikan.
- Semoga kita tidak dijajah kembali oleh negara-negara lain.
Lihat Jawaban & Analisis
Jawaban: A.
Analisis Umum: Isi pidato menonjolkan jasa Ki Hajar Dewantara dalam perjuangan pendidikan. Penutup yang tepat biasanya berupa harapan/ajakan yang selaras: meneladani sikap dan perjuangan beliau.
- A tepat: relevan dan bersifat ajakan/harapan.
- B tidak tepat: terlalu memerintah dan tidak menjadi penutup yang umum; juga bukan inti dari pidato.
- C tidak tepat: ajakan spesifik yang tidak disebut dalam pidato dan tidak wajib dilakukan.
- D kurang tepat: terlalu melebar ke penjajahan umum, bukan fokus teladan perjuangan pendidikan.
Soal \(44\)
Pertanyaan: Kalimat pembuka surat di bawah ini yang benar adalah ….
- Kakakku sayang, kapan adik Kakak jemput agar bisa berlibur di kota Kakak?
- Kakakku sayang, keadaan adik di Kediri selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa.
- Adik minta doa restu agar dapat mengikuti UASBN dengan lancar dan berprestasi.
- Kak, saat ini mata adik sudah mengantuk, lain kali disambung lagi ya?
Lihat Jawaban & Analisis
Jawaban: B.
Analisis Umum: Pembuka surat pribadi yang baik biasanya berisi salam/sapaan, lalu kabar penulis. Opsi B menggunakan sapaan “Kakakku sayang,” lalu menyampaikan kabar adik di Kediri (isi pembuka yang wajar).
- A kurang tepat: langsung menanyakan “kapan dijemput” (lebih cocok isi surat, bukan pembuka/kabar awal).
- B tepat: sapaan + kabar penulis dalam bentuk yang sopan.
- C kurang tepat: itu lebih cocok bagian isi permohonan, bukan pembuka yang diawali kabar/salam.
- D tidak tepat: itu kalimat penutup (pamitan), bukan pembuka.
Soal \(45\)
Pertanyaan: Petunjuk pemakaian yang tepat untuk produk di samping adalah ….
- Pasang kartu, hidupkan, tunggu telepon masuk, isi pulsa.
- Pasang kartu, hidupkan, tekan kunci pembuka, tulis nomor yang dituju.
- Tulis nomor yang dituju, pasang kartu, hidupkan, tekan kunci pembuka.
- Hidupkan, tulis nomor yang dituju, tekan kunci pembuka, pasang kartu.
Lihat Jawaban & Analisis
Jawaban: B.
Analisis Umum: Urutan logis menggunakan telepon: pasang kartu SIM terlebih dahulu, lalu hidupkan. Setelah hidup, biasanya kunci dibuka (jika terkunci), kemudian baru mengetik nomor tujuan. Opsi B mengikuti urutan tersebut.
- A salah: “tunggu telepon masuk, isi pulsa” bukan urutan pemakaian dasar, dan “isi pulsa” bukan langkah setelah menunggu telepon masuk.
- B tepat: pasang kartu → hidupkan → buka kunci → tulis nomor tujuan.
- C salah: menulis nomor dilakukan sebelum kartu dipasang dan ponsel dihidupkan.
- D salah: memasang kartu seharusnya dilakukan sebelum menyalakan, bukan terakhir.
Latihan Tambahan Bahasa Indonesia untuk Anak SD
Pendampingan akademik ini merupakan bagian dari ikhtiar pendidikan yang dikembangkan di Pesantren Tahfidz Karangmojo.
Agar ananda semakin lancar membaca, memahami bacaan, dan terbiasa menjawab soal, silakan melanjutkan latihan Bahasa Indonesia berikut ini. Soal-soal disusun bertahap, bisa dikerjakan sedikit demi sedikit sesuai kemampuan ananda.
- Latihan Bahasa Indonesia SD – 1
- Latihan Bahasa Indonesia SD – 2
- Latihan Bahasa Indonesia SD – 3
- Latihan Bahasa Indonesia SD – 4
- Latihan Bahasa Indonesia SD – 5
- Latihan Bahasa Indonesia SD – 6
- Latihan Bahasa Indonesia SD – 7
- Latihan Bahasa Indonesia SD – 8
- Latihan Bahasa Indonesia SD – 9
- Latihan Bahasa Indonesia SD – 10
Semoga ikhtiar kecil ini menjadi wasilah kemudahan bagi ananda dalam belajar, dan menjadi amal jariyah bagi semua yang terlibat.