Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

Teks Bacaan untuk Soal \(1\)–\(5\)

Kota Semarang sedang bersedih. Aktivitas segala jenis angkutan macet. Banjir terjadi di mana-mana. Di terminal, di stasiun bahkan di lapangan udara Ahmad Yani tergenang air. Meskipun genangan air tidak terlalu tinggi namun aktivitas dapat dilakukan.

Calon-calon penumpang berhamburan ke sana kemari, tidak tahu apa yang hendak mereka perbuat. Mereka sudah terlanjur sampai di stasiun, ternyata jadwal keberangkatan ditunda. Di bandara pun tidak ada jadwal penerbangan. Akhirnya mereka kembali pulang dengan rasa kecewa.

Pemerintah dalam hal ini tidak bisa berbuat banyak, kecuali mengambil kebijakan dengan menunda aktivitas sarana transportasi baik darat, laut, dan udara. Semua itu demi keamanan dan keselamatan masyarakat. Untuk itu kita sebagai anggota masyarakat hendaknya bisa menerima dan sabar.


Soal \(1\)

Pertanyaan: Apa yang menyebabkan aktivitas segala jenis angkutan macet?

  1. Kota Semarang sedang bersedih.
  2. Calon penumpang yang berhamburan.
  3. Semua jadwal angkutan ditunda.
  4. Banjir terjadi di mana-mana.
Lihat Jawaban & Analisis

Jawaban: D.

Analisis Umum: Kalimat kunci pada bacaan menyebut urutan sebab-akibat: “Aktivitas segala jenis angkutan macet” lalu ditegaskan dengan “Banjir terjadi di mana-mana.” Artinya, banjir menjadi penyebab utama kemacetan aktivitas angkutan.

Analisis Per Opsi:

  • A kurang tepat: “Kota Semarang sedang bersedih” adalah ungkapan suasana/keadaan, bukan penyebab teknis kemacetan transportasi.
  • B kurang tepat: penumpang “berhamburan” adalah dampak dari situasi (jadwal ditunda, penerbangan tidak ada), bukan sebab awal kemacetan semua angkutan.
  • C kurang tepat: penundaan jadwal memang terjadi, tetapi di bacaan penundaan itu muncul sebagai kebijakan akibat kondisi banjir (demi keselamatan), bukan akar penyebab awal macetnya aktivitas angkutan.
  • D tepat: “Banjir terjadi di mana-mana” langsung menjelaskan alasan terganggunya aktivitas berbagai moda transportasi.

Soal \(2\)

Pertanyaan: Bagaimana usaha pemerintah dalam menghadapi banjir di Semarang?

  1. Calon penumpang diharap kembali dan bersabar.
  2. Mengambil kebijakan agar penumpang tidak pergi.
  3. Menunda jadwal keberangkatan semua alat transportasi.
  4. Menyadarkan penumpang agar menerima dan bersabar.
Lihat Jawaban & Analisis

Jawaban: C.

Analisis Umum: Bacaan menyatakan secara eksplisit: pemerintah “mengambil kebijakan dengan menunda aktivitas sarana transportasi baik darat, laut, dan udara” demi keselamatan.

Analisis Per Opsi:

  • A kurang tepat: “diharap kembali dan bersabar” bukan kebijakan pemerintah di bacaan; itu lebih dekat ke dampak yang dialami penumpang (mereka pulang kecewa) dan imbauan umum agar sabar.
  • B kurang tepat: tidak ada kebijakan “agar penumpang tidak pergi” dalam bacaan.
  • C tepat: inti tindakan pemerintah adalah menunda aktivitas/jadwal transportasi darat, laut, dan udara.
  • D kurang tepat: bacaan memuat imbauan “kita sebagai anggota masyarakat hendaknya bisa menerima dan sabar,” tetapi itu bukan rumusan “usaha pemerintah” yang utama; yang utama adalah penundaan aktivitas transportasi.

Soal \(3\)

Pertanyaan: Di mana terlihat calon penumpang berhamburan?

  1. Di stasiun dan bandara
  2. Di jalan dan bandara
  3. Di jalan dan stasiun
  4. Di rumah dan stasiun
Lihat Jawaban & Analisis

Jawaban: A.

Analisis Umum: Bacaan menegaskan dua lokasi yang dialami penumpang: “sampai di stasiun… jadwal ditunda” dan “di bandara pun tidak ada jadwal penerbangan.” Jadi konteks “penumpang” yang kebingungan/tersebar tampak pada dua tempat itu.

Analisis Per Opsi:

  • A tepat: stasiun dan bandara adalah lokasi yang disebut langsung terkait calon penumpang dan gangguan jadwal.
  • B kurang tepat: “jalan” tidak disebut sebagai tempat mereka berhamburan.
  • C kurang tepat: “jalan” tidak menjadi lokasi pada bacaan.
  • D kurang tepat: “rumah” justru tujuan setelah mereka pulang, bukan tempat berhamburan.

Soal \(4\)

Pertanyaan: Jadwal keberangkatan kereta api ditunda karena ….

  1. Genangan air yang sangat tinggi.
  2. Stasiun kereta api juga terendam air.
  3. Calon penumpang kembali pulang.
  4. Penjuru kota terendam banjir.
Lihat Jawaban & Analisis

Jawaban: B.

Analisis Umum: Pada paragraf awal disebutkan “di stasiun … tergenang air.” Lalu paragraf berikutnya menyatakan “jadwal keberangkatan ditunda.” Hubungan yang paling langsung: jadwal ditunda karena fasilitas stasiun terdampak genangan (banjir).

Analisis Per Opsi:

  • A kurang tepat: bacaan justru menyebut “genangan air tidak terlalu tinggi.” Jadi alasan “sangat tinggi” bertentangan dengan teks.
  • B tepat: stasiun disebut tergenang air, sehingga wajar jadwal kereta ditunda.
  • C kurang tepat: penumpang pulang adalah akibat setelah jadwal ditunda, bukan penyebab penundaan.
  • D kurang tepat: banjir memang terjadi luas, tetapi untuk kereta api, petunjuk paling spesifik yang menaut langsung adalah kondisi “di stasiun … tergenang air.”

Soal \(5\)

Pertanyaan: Kesimpulan dari bacaan di atas adalah ….

  1. Kota Semarang sedang bersedih karena kemacetan.
  2. Calon penumpang gelisah karena keberangkatannya ditunda.
  3. Banjir di kota Semarang menyebabkan aktivitas angkutan macet.
  4. Banjir melanda di mana-mana, menggenangi sudut kota.
Lihat Jawaban & Analisis

Jawaban: C.

Analisis Umum: Bacaan membahas satu gagasan besar: banjir membuat transportasi terganggu (macet/tertunda), penumpang kecewa, dan pemerintah menunda aktivitas transportasi demi keselamatan. Kesimpulan harus merangkum inti sebab-akibat utama itu.

Analisis Per Opsi:

  • A kurang tepat: “bersedih” adalah pengantar suasana; “karena kemacetan” bukan rumusan inti sebab (yang utama adalah banjir).
  • B kurang tepat: ini detail dampak pada penumpang, belum merangkum keseluruhan bacaan (sebab utama dan kebijakan pemerintah).
  • C tepat: merangkum inti hubungan paling pokok dalam bacaan: banjir → aktivitas angkutan macet/terganggu.
  • D kurang tepat: hanya mengulang deskripsi banjir, belum menangkap akibat utama pada transportasi dan situasi penumpang.


Latihan Tambahan Bahasa Indonesia untuk Anak SD

Pendampingan akademik ini merupakan bagian dari ikhtiar pendidikan yang dikembangkan di Pesantren Tahfidz Karangmojo.

Agar ananda semakin lancar membaca, memahami bacaan, dan terbiasa menjawab soal, silakan melanjutkan latihan Bahasa Indonesia berikut ini. Soal-soal disusun bertahap, bisa dikerjakan sedikit demi sedikit sesuai kemampuan ananda.

Semoga ikhtiar kecil ini menjadi wasilah kemudahan bagi ananda dalam belajar, dan menjadi amal jariyah bagi semua yang terlibat.