Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

soal 10

Bacalah tajuk berikut dengan saksama kemudian kerjakan soal nomor 10 sampai dengan 12!

Upaya Menjaga Karya Cipta Bangsa

GLOBALISASI telah membuat pergerakan kepentingan tidak mampu lagi dibekang batas-batas negara. Atas nama kebebasan dan demokrasi orang, lembaga, atau bahkan negara saling klaim untuk menguasai dan meraih keuntungan satu sama lain. Dampak globalisasi seperti ini juga melanda kekayaan intelektual dan budaya kita. Pihak-pihak di luar negeri dapat dengan mudah mengakui hasil kreativitas, karya cipta, bahkan budaya kita sebagai milik ciptaan mereka dan menarik keuntungan sebesar-besarnya dari hal itu.

Karena itu, kita menghargai upaya seniman kebaya kita Adjie Notonegoro yang pekan lalu mendeklarasikan kebaya sebagai busana nasional wanita Indonesia. Deklarasi seperti ini tidak saja perlu, tetapi juga sangat mendesak dilakukan. Mendesak karena kesadaran kita akan hak cipta sangatlah rendah.

Kita menghargai upaya pemerintah, bersama pemerintah di daerah yang tengah menginventarisasi karya-karya seni tradisional, sumber daya hayati dari berbagai daerah di Indonesia. Namun, sekali lagi setelah itu, jangan lupa mematenkannya. Jika tidak, kita hanya dikenal sebagai bangsa yang mempunyai banyak karya cipta, tetapi tak mempunyai hak mengakui sebagai miliknya. Ibarat seorang ibu yang melahirkan, tetapi tak boleh mengakui sang jabang bayi sebagai anaknya. Ini sungguh amat menyakitkan.

Gagasan utama tajuk tersebut adalah ...

  1. Globalisasi membuat negara-negara di dunia saling menguasai dan meraih keuntungan!
  2. Setiap negara berhak mengklaim kreativitas negara lain sebagai karya ciptanya.
  3. Kita perlu mematenkan karya cipta bangsa agar bangsa lain tidak mengakui sebagai kreativitasnya.
  4. Kita patut menghargai upaya pemerintah menginventarisasi karya cipta daerah dari berbagai daerah di Indonesia,
Analisa & Jawaban

Gagasan utama adalah ide pokok yang menaungi seluruh isi tajuk.

Isi tajuk: globalisasi membuat klaim lintas negara mudah terjadi; kekayaan intelektual/budaya Indonesia rawan diakui pihak lain; karena itu perlu inventarisasi dan terutama mematenkan (melindungi hak cipta) agar tidak diklaim negara lain.

A hanya menjelaskan latar globalisasi, bukan pokok ajakan/solusi yang ditekankan penulis.

B bertentangan dengan isi tajuk (penulis mengkritik klaim pihak luar, bukan membenarkan).

C tepat: inti pesan tajuk adalah perlunya mematenkan/melindungi karya cipta agar tidak diakui pihak lain.

D hanya salah satu bagian (menghargai inventarisasi), tetapi tajuk menekankan langkah lanjut “jangan lupa mematenkannya”.

Jawaban: C

Soal 11

Opini yang berlawanan dengan tajuk tersebut adalah ….

  1. Bangsa Indonesia tidak diperbolehkan mematenkan karya cipta bangsa.
  2. Setiap bangsa mempunyai kesempatan untuk mematenkan karya hasil kreativitasnya.
  3. Hukum positif mengakui sebagai perlindungan bila suatu bangsa telah mematenkan.
  4. Sebaiknya kita menghargai upaya deklarasi kebaya sebagai busana nasional mata Indonesia.
Jawaban & Analisis

Jawaban: A

Analisis: “Opini yang berlawanan” berarti pendapat yang bertentangan arah dengan isi tajuk (tajuknya mengarah pada pentingnya hak cipta/paten dan penghargaan terhadap karya/identitas bangsa).

  • A — Benar (berlawanan). Pernyataan ini menolak gagasan mematenkan karya cipta bangsa Indonesia (“tidak diperbolehkan”), sehingga berseberangan dengan tajuk yang umumnya mendukung perlindungan hak cipta/paten.
  • B — Salah. Mendukung peluang bangsa untuk mematenkan karya, sejalan dengan gagasan perlindungan karya cipta.
  • C — Salah. Menegaskan pengakuan hukum sebagai perlindungan jika sudah dipatenkan; ini sejalan, bukan berlawanan.
  • D — Salah. Mengajak menghargai deklarasi kebaya; ini cenderung sejalan dengan penghargaan budaya/karya.

Soal 12

Simpulan tajuk tersebut adalah ….

  1. Globalisasi berdampak baik bagi negara-negara maju.
  2. Kesadaran hak cipta bangsa Indonesia masih rendah.
  3. Indonesia selalu terperangah menyaksikan kehebatan bangsa lain.
  4. Pemerintah daerah sudah lama mematenkan budaya daerahnya.
Jawaban & Analisis

Jawaban: B

Analisis: Dari opsi yang tersedia, simpulan paling logis untuk tajuk yang membicarakan soal hak cipta/paten dan budaya bangsa adalah bahwa kesadaran hak cipta masih rendah (itulah yang biasanya menjadi “kesimpulan” tajuk: kritik/penegasan masalah utama).

  • A — Salah. Terlalu umum dan tidak langsung menyinggung inti hak cipta/paten yang menjadi fokus tajuk.
  • B — Benar. Ini simpulan yang ringkas dan langsung merangkum gagasan pokok tajuk tentang lemahnya perlindungan/kesadaran hak cipta di Indonesia.
  • C — Salah. Bernada emosional dan hiperbolis; tidak seefektif sebagai simpulan tajuk yang biasanya berupa pernyataan inti masalah.
  • D — Salah. Justru bertentangan dengan kritik “kesadaran rendah”; bila sudah lama mematenkan, kesadarannya tidak rendah.

Soal 13

Harga Kebutuhan Pokok Per Kilogram Beberapa Bulan Terakhir

Bulan Beras Gula Minyak Tanah Kopi
Maret Rp \( 3.275,00 \) Rp \( 4.100,00 \) Rp \( 6.100,00 \) Rp \( 5.750,00 \)
April Rp \( 3.050,00 \) Rp \( 4.175,00 \) Rp \( 5.900,00 \) Rp \( 5.750,00 \)
Mei Rp \( 3.150,00 \) Rp \( 4.300,00 \) Rp \( 6.175,00 \) Rp \( 5.950,00 \)
Juni Rp \( 3.300,00 \) Rp \( 4.150,00 \) Rp \( 6.225,00 \) Rp \( 5.800,00 \)

Pertanyaan yang jawabannya terdapat dalam tabel tersebut adalah ….

  1. Mengapa akhir-akhir ini harga beras naik turun?
  2. Bagaimana harga kopi bisa mencapai Rp \( 6.000,00 \)/kg?
  3. Berapa harga minyak tanah pada bulan Juni?
  4. Dari mana daftar dalam tabel tersebut bisa didapat?
Jawaban & Analisis

Jawaban: C

Analisis: Pertanyaan yang “jawabannya terdapat dalam tabel” harus berupa data yang memang disajikan tabel (harga per bulan).

  • A — Salah. Tabel hanya memberi angka harga, tidak memberi sebab “mengapa” (alasan naik turun).
  • B — Salah. Tabel tidak menjelaskan proses “bagaimana bisa mencapai” Rp \( 6.000,00 \); selain itu pada tabel harga kopi tidak ada Rp \( 6.000,00 \).
  • C — Benar. Tabel memuat harga minyak tanah bulan Juni, jadi jawabannya langsung bisa diambil: Rp \( 6.225,00 \).
  • D — Salah. Tabel tidak menyebut sumber data (dari mana didapat).

Soal 14

Perhatikan grafik batang: Screenshot_16-1-2026_8316__20260116_083119.jpeg).

Simpulan isi grafik batang tersebut adalah …

  1. Jumlah radio dan televisi di Desa Umbul Jayan setiap tahun meningkat.
  2. Semakin lama semakin sedikit orang yang memiliki radio dan televisi.
  3. Tidak seimbang antara pemilik radio dan televisi di Desa Umbul Jayan.
  4. Kenaikan jumlah radio lebih besar dibanding kenaikan jumlah televisi.
Jawaban & Analisis

Jawaban: A

Analisis: Dari grafik terlihat kedua batang (radio dan televisi) naik dari tahun ke tahun (1994 ke 1997).

  • A — Benar. Baik radio maupun televisi menunjukkan tren meningkat setiap tahun pada grafik.
  • B — Salah. Bertentangan dengan grafik karena jumlahnya naik, bukan turun.
  • C — Kurang tepat. Memang jumlah radio lebih banyak daripada televisi, tetapi simpulan utama grafik lebih jelas menunjukkan tren kenaikan setiap tahun (perubahan dari waktu ke waktu).
  • D — Salah. Dari grafik, kenaikan televisi tampak cukup besar juga; pernyataan “lebih besar” tidak paling aman sebagai simpulan umum tanpa menghitung selisih secara tepat.

Soal 15

Screenshot_16-1-2026_83151__20260116_083204.jpeg.

Pernyataan yang sesuai dengan isi peta tersebut adalah …

  1. Telaga Warna terletak di sebelah timur laut Kota Bogor.
  2. Telaga Warna terletak di sebelah barat laut Kota Bogor.
  3. Arah perjalanan menuju Telaga Warna lebih tepat dari Puncak Pas.
  4. Perjalanan dari Bogor ke Telaga Warna harus melewati Puncak Pas.
Jawaban & Analisis

Jawaban: A

Analisis: Pada peta, posisi Telaga Warna berada di bagian atas-kanan relatif terhadap Bogor. Penunjuk mata angin menunjukkan atas = utara dan kanan = timur, sehingga atas-kanan = timur laut.

  • A — Benar. Telaga Warna berada di timur laut Bogor berdasarkan arah pada peta.
  • B — Salah. Barat laut berarti atas-kiri, sedangkan Telaga Warna tidak berada di posisi itu.
  • C — Salah. Peta hanya menunjukkan jalur dan lokasi; pernyataan “lebih tepat dari Puncak Pas” bersifat penilaian dan tidak langsung dinyatakan oleh peta.
  • D — Salah. Jalur pada peta menunjukkan rute melewati area Puncak Pass, tetapi kata “harus” terlalu mutlak karena peta tidak menyatakan tidak ada rute lain; yang paling pasti adalah posisi arah (A).