Soal 1
Monpera atau Monumen Perjuangan Rakyat merupakan salah satu bangunan kebanggaan warga Palembang. Betapa tidak? Monumen yang memajang patung burung garuda di dinding depannya ini dibangun untuk mengenang perjuangan rakyat Sumatera Selatan, melawan penjajah pada masa revolusi fisik yang dikenal dengan Pertempuran Lima Hari Lima Malam. Di sinilah basis para pejuang menggalang kekuatan dalam pertempuran melawan penjajah Belanda.
Gagasan pokok paragraf tersebut adalah ...
- pajangan patung garuda pada Monpera
- bangunan kebanggaan warga Palembang
- perjuangan rakyat Sumatera Selatan pada Monpera
- penggalangan rakyat Palembang dalam Monpera
Analisa & Jawaban
Cara menentukan gagasan pokok: lihat kalimat yang paling umum dan menjadi payung bagi kalimat-kalimat berikutnya.
Kalimat pertama menyatakan bahwa Monpera merupakan bangunan kebanggaan warga Palembang. Kalimat-kalimat berikutnya (patung garuda, tujuan dibangun untuk mengenang perjuangan, pertempuran, basis pejuang) berfungsi sebagai penjelas/penguat alasan mengapa Monpera dibanggakan.
A hanya detail penjelas (patung garuda), bukan ide utama paragraf.
B paling umum dan sesuai kalimat utama paragraf.
C terlalu mengerucut pada “perjuangan” sebagai fokus utama, padahal perjuangan dipakai untuk menjelaskan alasan kebanggaan.
D juga detail penjelas (basis pejuang), bukan payung paragraf.
Jawaban: B
Soal 2
Teks bacaan untuk soal nomer 2 dan 3:
Nirmala Bonet, gadis berusia 19 tahun, seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) bekerja di Malaysia. Ia bermaksud mencari nafkah di negeri jiran, tetapi yang didapat musibah. Musibah yang menimpa gadis asal Kupang, Nusa Tenggara Timur itu begitu memilukan sekaligus menyayat hati. Ia dianiaya oleh majikannya hingga cacat.
Hanya karena berbuat persoalan sepele dan kesalahan kecil yang dibuat, Nirmala disiksa dengan sangat biadab. Rambut ikatnya dipotong dan dibakar. Mukanya dicakar dan bibirnya dipukul sampai bengkak. Kepala, kening, dan tangan Nirmala pun dipukul dengan gelas besi hingga berdarah. Paha, lengan, dan dadanya disiram air panas sampai kulitnya terkelupas.
Kalimat utama paragraf kedua bacaan tersebut terdapat pada kalimat ...
- pertama
- kedua
- ketiga
- keempat
Analisa & Jawaban
Paragraf kedua dibuka dengan pernyataan umum, lalu diikuti rincian tindakan penyiksaan (dipotong, dibakar, dicakar, dipukul, disiram).
Kalimat pertama paragraf kedua: “Hanya karena ... Nirmala disiksa dengan sangat biadab.” adalah kalimat umum yang menjadi dasar semua rincian setelahnya.
Kalimat-kalimat setelahnya adalah contoh/rincian bentuk penyiksaan.
Jawaban: A
Soal 3
Pernyataan yang merupakan pendapat terdapat pada ...
- kalimat pertama paragraf pertama
- kalimat kedua paragraf kedua
- paragraf pertama kalimat ketiga
- paragraf kedua kalimat keempat
Analisa & Jawaban
Pendapat ditandai penilaian/nuansa subjektif (misalnya “memilukan”, “menyayat hati”, “biadab”) yang menunjukkan sikap penulis.
Paragraf pertama kalimat ketiga berbunyi: “Musibah yang menimpa ... begitu memilukan sekaligus menyayat hati.” Ini jelas mengandung penilaian subjektif.
A “Nirmala Bonet ... bekerja di Malaysia” adalah data/fakta (informasi objektif).
B “Rambut ikatnya dipotong dan dibakar” adalah fakta kejadian (objektif).
D rincian tindakan fisik (misalnya dipukul/disiram) juga fakta kejadian.
Jawaban: C
Soal 4
Teks:
(1) Pada hari Rabu \(20/12\) Ronaldinho kembali menangis saat berada di Porto Alegre, tempat kelahirannya, \(21\) Maret \(1980\).
(2) "Ini peristiwa paling emosional dalam hidup saya," ujarnya saat berpindah di hadapan \(400\) hadirin, termasuk lokal dan Pelatih Brazil Dunga yang juga berasal dari wilayah Porto Alegre.
(3) "Saya selalu bermimpi kejadian ini dan akhirnya menjadi kenyataan."
(4) Ini merupakan gol terbaik yang pernah saya lakukan," ujar pemain Barcelona tersebut.
(5) Pemain Barcelona itu, memang telah dua kali meraih Pemain Terbaik Dunia \(\)tahun \(2004\) dan \(2005\)\().
Pernyataan yang merupakan fakta pada teks tersebut ditandai nomor ...
- \(4\) dan \(1\)
- \(3\) dan \(2\)
- \(2\) dan \(4\)
- \(1\) dan \(5\)
Analisa & Jawaban
Fakta dapat dibuktikan (data waktu, tempat, angka, rekam prestasi). Pendapat biasanya berupa penilaian/ungkapan perasaan yang subjektif.
(1) memuat data waktu dan tempat (Rabu \(20/12\), Porto Alegre, \(21\) Maret \(1980\)) → bersifat faktual (dapat diverifikasi).
(5) memuat data prestasi (dua kali Pemain Terbaik Dunia tahun \(2004\) dan \(2005\)) → faktual.
(2) berisi kutipan “paling emosional” (penilaian perasaan) meskipun ada angka \(400\), inti kalimatnya tetap berupa pernyataan emosional/pendapat.
(3) “bermimpi” adalah pengalaman subjektif.
(4) “gol terbaik” adalah penilaian subjektif.
Jawaban: D
Soal 5
Kritikan terhadap perilaku Ronaldinho yang kembali menangis pada teks tersebut adalah ...
- Jangan menangis secara berlebihan!
- Menangis bukan luapan emosional sesaat.
- Menangis dapat meringankan beban pikiran.
- Masalah tidak dapat diselesaikan dengan menangis.
Analisa & Jawaban
Kritikan berarti tanggapan bernada menegur/menilai negatif terhadap tindakan “kembali menangis”.
A berupa larangan/teguran langsung, tetapi fokusnya “berlebihan” yang tidak dinyatakan dalam teks.
B kalimatnya tidak jelas dan bukan kritik yang logis (maknanya rancu).
C justru mendukung menangis (manfaat), bukan kritik.
D jelas bernada kritik: menangis tidak menyelesaikan masalah. Ini paling tepat sebagai kritikan terhadap tindakan menangis.
Jawaban: D
Latihan Soal TKA Bahasa Indonesia
Latihan Soal TKA Bahasa Indonesia Bagian 1Latihan Soal TKA Bahasa Indonesia Bagian 2
Latihan Soal TKA Bahasa Indonesia Bagian 3
Latihan Soal TKA Bahasa Indonesia Bagian 4
Latihan Soal TKA Bahasa Indonesia Bagian 5
Latihan Soal TKA Bahasa Indonesia Bagian 6
Latihan Soal TKA Bahasa Indonesia Bagian 7
Latihan Soal TKA Bahasa Indonesia Bagian 8
Latihan Soal TKA Bahasa Indonesia Bagian 9
Latihan Soal TKA Bahasa Indonesia Bagian 10