Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

Soal Nomor 21–24


21. Bacalah dua teks berikut!

Teks 1
Festival rakyat di daerahku sangat meriah. Acara tersebut diadakan di alun-alun dekat keraton. Di sana banyak pedagang yang menjual berbagai macam barang kebutuhan masyarakat, misal baju, sepatu, dan tas. Tidak hanya barang-barang, mereka juga menjual makanan tradisional. Wah, festival ini sangat meriah.

Teks 2
Ketika ulang tahun daerah, pemerintah daerah provinsiku mengadakan acara yang diadakan di lapangan utama daerahku. Acara tersebut adalah Festival Jajanan Rakyat. Harga jajanan tersebut sangat murah, namun enak karena dimasak secara tradisional.

Persamaan isi kedua teks tersebut adalah ….

  1. ulang tahun daerah
  2. festival daerah
  3. makanan tradisional
  4. jajanan rakyat
Jawaban & Analisis

Jawaban: B. festival daerah

Alasan: Kedua teks sama-sama membahas sebuah festival/acara rakyat di daerah (Teks 1: “Festival rakyat…”, Teks 2: “Festival Jajanan Rakyat…”). Jadi persamaan yang paling umum dan mencakup keduanya adalah “festival daerah”.

Analisis opsi:

  • A — Tidak sama. “Ulang tahun daerah” hanya disebut di Teks 2, sedangkan Teks 1 tidak menyebut ulang tahun daerah.
  • B — Tepat. Keduanya membahas festival/acara rakyat di daerah.
  • C — Kurang tepat sebagai persamaan utama. Teks 1 menyebut “makanan tradisional”, tetapi Teks 2 menekankan “jajanan rakyat” yang dimasak tradisional. Persamaan paling jelas tetap “festival”.
  • D — Tidak sama. “Festival Jajanan Rakyat” hanya di Teks 2; Teks 1 membahas festival rakyat yang juga menjual barang kebutuhan masyarakat, tidak spesifik “jajanan rakyat”.

Teks pidato untuk soal nomor 22 dan 23

Bapak dan Ibu Guru, serta anak-anak yang Bapak sayangi.
Mari kita menghayati peran ibu di hari yang penuh makna ini. Ibu adalah sosok yang paling berjasa dalam kehidupan kita. Beliaulah yang melahirkan, mengasuh, dan mendidik kita. Sebagai wujud penghargaan kepada ibu, pemerintah mencanangkan tanggal 22 Desember sebagai hari ibu. Ingatlah pepatah surga berada di telapak kaki ibu.

22. Kalimat ajakan yang tepat untuk melengkapi teks di atas adalah …

  1. Marilah kita selalu mengenang ibu!
  2. Ayo, berilah hadiah terbaik untuk ibumu!
  3. Marilah kita selalu patuh kepada ibu!
  4. Ayo, kita peringati hari ini dengan hikmat!
Jawaban & Analisis

Jawaban: D. Ayo, kita peringati hari ini dengan hikmat!

Alasan: Teks pidato membahas “hari yang penuh makna” dan penetapan 22 Desember sebagai Hari Ibu. Ajakan yang paling nyambung adalah mengajak memperingati hari tersebut dengan khidmat (hikmat).

Analisis opsi:

  • A — Ajakan ini baik, tetapi kurang spesifik pada konteks “hari ini” (peringatan Hari Ibu).
  • B — Tidak sesuai fokus pidato. Pidato menekankan penghargaan dan penghayatan peran ibu, bukan memberi hadiah.
  • C — Terlalu mengarah ke perintah “patuh” dan tidak menjadi inti pidato yang sedang membahas peringatan Hari Ibu.
  • D — Paling tepat karena langsung mengajak memperingati hari tersebut dengan sikap yang sesuai (khidmat).

23. Penulisan kalimat bercetak miring pada teks di atas yang benar adalah …

  1. Sebagai wujud penghargaan kepada ibu, pemerintah mencanangkan tanggal 22 Desember sebagai hari Ibu.
  2. Sebagai wujud penghargaan kepada ibu, pemerintah mencanangkan tanggal 22 Desember sebagai Hari Ibu.
  3. Sebagai wujud penghargaan kepada ibu, pemerintah mencanangkan tanggal 22 Desember sebagai Hari ibu.
  4. Sebagai wujud penghargaan kepada ibu, Pemerintah mencanangkan tanggal 22 Desember sebagai Hari Ibu.
Jawaban & Analisis

Jawaban: B

Alasan: Nama peringatan resmi ditulis dengan huruf kapital pada unsur nama diri, sehingga “Hari Ibu” ditulis kapital pada “Hari” dan “Ibu”. Pada kalimat itu, kata “pemerintah” tidak harus diawali huruf kapital karena bukan nama diri tertentu.

Analisis opsi:

  • A — Kurang tepat karena “hari Ibu” tidak konsisten sebagai nama peringatan (seharusnya “Hari Ibu”).
  • B — Tepat: “Hari Ibu” ditulis kapital sebagai nama peringatan.
  • C — Kurang tepat: hanya “Hari” yang kapital, “ibu” tidak, padahal satu kesatuan nama.
  • D — Kurang tepat: “Pemerintah” ditulis kapital padahal bukan nama diri pada konteks kalimat umum.

Catatan LaTeX (sesuai syarat): Ketepatan penulisan “Hari Ibu” pada opsi B \( \gt \) opsi A, C, dan D karena kapitalisasi nama peringatan paling sesuai.


24. Bacalah puisi berikut!

Si manis
Kau teman ketika aku sedih
Kau teman ketika aku ingin bercerita
Kau dapat menghiburku
Dengan gaya lincahmu
Dengan gaya larimu
Kau suka melompat
Dan aku pun tersenyum melihatmu
Melompat
Kau lucu sekali
Oh, kelinciku manis …

Isi yang terkandung dalam puisi tersebut adalah ….

  1. Seekor kelinci dapat menghibur dengan tingkah lucunya.
  2. Keinginan seseorang untuk memelihara kelinci.
  3. Kebencian seseorang terhadap kelinci.
  4. Kelucuan seseorang yang lincah menghibur.
Jawaban & Analisis

Jawaban: A

Alasan: Puisi menyebut “kau dapat menghiburku”, “aku pun tersenyum melihatmu”, “kau lucu sekali”, dan objeknya jelas “kelinciku”. Jadi isi puisi: kelinci menghibur dengan kelucuan dan kelincahannya.

Analisis opsi:

  • A — Tepat: sesuai langsung dengan isi (kelinci menghibur, lucu, lincah, membuat tersenyum).
  • B — Tidak tepat: puisi tidak menyatakan keinginan memelihara, justru sudah memiliki (“kelinciku”).
  • C — Salah: tidak ada kebencian, yang ada justru sayang dan kagum.
  • D — Salah sasaran: yang lincah adalah kelinci, bukan “seseorang”.