Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

Puisi untuk Soal Nomor 15 dan 16

Ibu …
Betapa besar jasamu
Kepada anak-anakmu
Tugasmu mulia
Tak harap imbalan
Kau relakan waktu dan tenaga
Untuk kebahagiaan kami

15. Pernyataan yang sesuai dengan isi puisi di atas adalah …

  1. Seorang ibu yang mengharap imbalan.
  2. Ibu bertugas membesarkan anak-anak.
  3. Anak-anak boleh menyanjung orang tua.
  4. Ibu berkorban untuk kebahagiaan anak.
Jawaban & Analisis

Jawaban: D

Alasan: Puisi menegaskan ibu “tak harap imbalan” dan “merelakan waktu dan tenaga untuk kebahagiaan kami”. Itu menunjukkan pengorbanan demi kebahagiaan anak.

  • A salah, berlawanan dengan “Tak harap imbalan”.
  • B benar sebagian (ibu membesarkan anak), tetapi puisi menonjolkan pengorbanan tanpa imbalan sebagai inti utama.
  • C tidak menjadi isi pokok puisi; puisi memuji jasa ibu, tetapi tidak berisi aturan “boleh menyanjung”.
  • D paling sesuai karena langsung merangkum “merelakan waktu dan tenaga” untuk kebahagiaan anak.

16. Makna kata relakan pada puisi di atas adalah …

  1. memberikan dengan perasaan tulus
  2. menyumbangkan pikiran dan tenaga
  3. menghibahkan segala yang dimiliki
  4. mengikhlaskan anak-anak yang dicintai
Jawaban & Analisis

Jawaban: A

Alasan: Dalam konteks “Kau relakan waktu dan tenaga”, kata relakan bermakna “memberikan/menyerahkan dengan ikhlas (tulus)”.

Catatan LaTeX (sesuai syarat): Pilihan A paling tepat sehingga ketepatan A \( \gt \) B, C, dan D, karena A langsung sesuai konteks “waktu dan tenaga”.

  • A tepat: “relakan” = menyerahkan/ memberikan dengan tulus/ikhlas.
  • B dekat, tetapi ini lebih seperti penjelasan tindakan (“menyumbangkan”) bukan makna kata “relakan” itu sendiri.
  • C terlalu berlebihan (“segala yang dimiliki”), tidak sesuai karena yang disebut hanya waktu dan tenaga.
  • D tidak tepat konteks; yang “direlakan” bukan anak-anak, melainkan waktu dan tenaga.

17. Lestari, Sinta, … Amelia berjalan beriringan. Kata yang tepat untuk melengkapi kalimat di atas adalah …

  1. dan
  2. dengan
  3. bersama
  4. lalu
Jawaban & Analisis

Jawaban: A

Alasan: Kalimat tersebut berisi daftar nama. Kata penghubung yang tepat untuk unsur terakhir dalam deret adalah “dan”.

  • A tepat: “Lestari, Sinta, dan Amelia …” adalah bentuk deret yang baku.
  • B salah: “dengan” menyatakan penyerta, bukan penghubung deret nama.
  • C kurang tepat: “bersama” biasanya diletakkan setelah subjek lengkap, misalnya “Lestari, Sinta, dan Amelia berjalan bersama”.
  • D salah: “lalu” menunjukkan urutan kejadian, bukan penghubung nama.

18. Bacalah ilustrasi berikut!

Pak Parjo seorang direktur perusahaan, ia tidak ingin terlalu dibanggakan oleh para karyawannya. Ia ingin semua karyawannya menganggap bahwa dirinya sama dengan para karyawan.

Peribahasa yang sesuai dengan ilustrasi di atas adalah …

  1. Duduk sama rendah berdiri sama tinggi.
  2. Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung.
  3. Ada gula, ada semut.
  4. Bagai air di daun talas.
Jawaban & Analisis

Jawaban: A

Alasan: Ilustrasi menekankan kesetaraan: direktur ingin dianggap sama dengan karyawan. Peribahasa “duduk sama rendah berdiri sama tinggi” bermakna sederajat/ setara.

  • A tepat: maknanya setara, tidak membeda-bedakan kedudukan.
  • B tidak tepat: maknanya menyesuaikan diri pada adat/aturan tempat kita berada.
  • C tidak tepat: maknanya ada keuntungan maka banyak yang datang/tertarik.
  • D tidak tepat: maknanya tidak tetap pendirian/mudah berubah-ubah.

19. Bacalah ilustrasi berikut!

Pak Jamil sudah lima tahun membangun perusahaannya. Akan tetapi, setiap tahun perusahaannya tidak mengalami kemajuan. Akhirnya, sekarang perusahaannya bangkrut.

Ungkapan yang sesuai untuk ilustrasi tersebut adalah …

  1. angkat tangan
  2. banting tulang
  3. gulung tikar
  4. serah terima
Jawaban & Analisis

Jawaban: C

Alasan: “Gulung tikar” berarti usaha berhenti/ bangkrut. Ilustrasi menutup dengan “perusahaannya bangkrut”, sehingga ungkapan yang paling tepat adalah “gulung tikar”.

  • A kurang tepat: “angkat tangan” berarti menyerah, tetapi tidak spesifik menunjukkan bangkrut/usaha tutup.
  • B salah: “banting tulang” berarti bekerja keras, bukan bangkrut.
  • C tepat: identik dengan kondisi usaha bangkrut/tutup.
  • D salah: “serah terima” terkait penyerahan sesuatu (jabatan/barang), tidak berkaitan dengan bangkrut.

20. Bacalah pantun berikut!

Ambil sapu dekat pagar
Bersihkan rumah halaman juga
Baca buku rajin belajar
Tingkah laku pun dijaga juga

Pesan yang terkandung dalam pantun tersebut adalah …

  1. Kita harus rajin membaca buku agar menjadi pintar.
  2. Selain rajin membaca buku, kita harus menjaga tingkah laku.
  3. Karena buku merupakan gudang ilmu, haruslah rajin belajar.
  4. Tingkah laku perlu dijaga agar hidup sejahtera.
Jawaban & Analisis

Jawaban: B

Alasan: Dua baris isi pantun menekankan dua hal sekaligus: “Baca buku rajin belajar” dan “Tingkah laku pun dijaga juga”. Opsi B merangkum keduanya.

  • A hanya mengambil sebagian pesan (rajin membaca), tidak memuat “menjaga tingkah laku”.
  • B tepat: memuat dua pesan utama secara lengkap.
  • C menambah alasan “buku gudang ilmu” yang tidak tertulis dalam pantun.
  • D hanya mengambil sebagian pesan (tingkah laku), dan menambah “agar hidup sejahtera” yang tidak disebut.