Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

Soal 6

Kingdom Plantae terdiri dari: Bryophyta, Pteridophyta, dan Spermatophyta. Ciri-ciri Bryophyta yang membedakannya dari Pteridophyta adalah ....

A. mengalami pergiliran keturunan, sporanya lebih dari \(2\) macam
B. berkembang biak dengan spora, fase sporofit lebih dominan
C. akar, batang dan daun yang jelas, memiliki kumpulan sporangium
D. gametofit berumur lebih panjang dari sporofit, belum memiliki pembuluh angkut
E. mempunyai daun steril dan daun fertil, yang berfungsi untuk membuat spora

Jawaban dan Analisa

Jawaban: D

Analisa: Bryophyta (lumut) memiliki fase gametofit yang lebih dominan/lebih lama hidup daripada sporofit, dan belum memiliki pembuluh angkut (xilem-floem). Sebaliknya, Pteridophyta (paku) sudah memiliki pembuluh angkut dan fase sporofit lebih dominan. Karena itu pernyataan yang membedakan Bryophyta dari Pteridophyta adalah opsi D.

Analisa tiap opsi:

A. Kurang tepat: pergiliran keturunan juga terjadi pada Pteridophyta; “spora lebih dari \(2\) macam” bukan ciri khas pembeda Bryophyta.

B. Salah: pada Bryophyta yang dominan adalah gametofit, bukan sporofit.

C. Salah: Bryophyta tidak memiliki akar, batang, daun sejati dan tidak memiliki kumpulan sporangium seperti pada paku.

D. Benar: gametofit dominan dan belum memiliki pembuluh angkut.

E. Salah: daun steril dan daun fertil (sporofil) merupakan ciri yang lebih cocok pada Pteridophyta tertentu, bukan Bryophyta.


Soal 7

Perhatikan gambar reproduksi Coelenterata (Obelia sp):

7_20260222_114621.jpg

Keterangan yang tepat berdasarkan nomor secara berurutan pada skema adalah ....

A. blastula, larva planula, koloni baru, dan zigot
B. larva planula, blastula, koloni baru, dan zigot
C. koloni baru, zigot, blastula, dan larva planula
D. zigot, larva planula, koloni baru, dan blastula
E. zigot, morula, larva planula, dan koloni baru

Jawaban dan Analisa

Jawaban: E

Analisa: Pada skema Obelia, nomor \(1\) menunjukkan hasil pembuahan (zigot). Nomor \(2\) adalah tahap pembelahan awal berbentuk bola (dalam pilihan disebut morula). Nomor \(3\) adalah larva memanjang (larva planula). Nomor \(4\) menunjukkan fase polip/koloni yang menetap (koloni baru). Jadi urutannya sesuai opsi E: zigot → morula → larva planula → koloni baru.

Analisa tiap opsi:

A. Salah: zigot seharusnya tahap awal (nomor \(1\)), bukan diletakkan terakhir.

B. Salah: urutan planula dan tahap bola awal (morula/blastula) tertukar, dan zigot bukan tahap terakhir.

C. Salah: koloni baru adalah tahap lanjut (menetap), bukan tahap nomor \(1\).

D. Salah: setelah zigot seharusnya tahap bola pembelahan dulu (morula/blastula), baru planula, lalu koloni.

E. Benar: zigot → morula → planula → koloni baru.


Soal 8

Berbagai kasus perubahan lingkungan melanda negara kita akhir-akhir ini antara lain:

\(1\). Gempa dan tsunami melanda daerah Pangandaran, Cilacap, dan sekitarnya.
\(2\). Banjir di Jakarta
\(3\). Kabut panas dan hujan abu di Jawa Tengah
\(4\). Gempa bumi di Yogyakarta dan sekitarnya
\(5\). Kebakaran hutan sekunder

Bencana yang sepenuhnya terjadi akibat kelalaian manusia adalah ....

A. \(1\) dan \(2\)
B. \(1\) dan \(3\)
C. \(2\) dan \(4\)
D. \(2\) dan \(5\)
E. \(4\) dan \(5\)

Jawaban dan Analisa

Jawaban: D

Analisa: Peristiwa \(1\) dan \(4\) adalah gempa/tsunami (bencana alam). Peristiwa \(3\) berupa kabut panas dan hujan abu (umumnya akibat aktivitas vulkanik, bencana alam). Yang “sepenuhnya akibat kelalaian manusia” paling sesuai adalah \(2\) (banjir di Jakarta, sangat dipengaruhi aktivitas manusia seperti tata kota, sampah, drainase, alih fungsi lahan) dan \(5\) (kebakaran hutan sekunder yang sering dipicu pembakaran/kelalaian manusia). Jadi jawabannya \(2\) dan \(5\) (opsi D).

Analisa tiap opsi:

A. Salah: \(1\) adalah bencana alam (gempa/tsunami).

B. Salah: \(1\) dan \(3\) bukan sepenuhnya akibat kelalaian manusia.

C. Salah: \(4\) (gempa) adalah bencana alam.

D. Benar: \(2\) dan \(5\) paling tepat dikaitkan dengan kelalaian/aktivitas manusia.

E. Salah: \(4\) adalah bencana alam.


Soal 9

Suatu habitat diawali tumbuhnya organisme pioner berupa lumut kerak. Lumut kerak melapukkan benda mati dan diuraikan oleh pengurai menjadi zat anorganik yang akan memperkaya unsur hara tanah sehingga benih yang jatuh pada tempat tersebut akan tumbuh subur. Setelah itu akan tumbuh rumput, dan pepohonan. Bersamaan dengan itu pula hewan mulai memasuki komunitas yang baru terbentuk dan akhirnya terbentuk ekosistem seimbang. Berlatar belakang kasus tersebut peristiwa apa yang terjadi?

A. Aberasi primer
B. Suksesi primer
C. Suksesi sekunder
D. Degradasi primer
E. Degradasi sekunder

Jawaban dan Analisa

Jawaban: B

Analisa: Urutan yang dimulai dari organisme pioner lumut kerak pada tempat yang awalnya miskin bahan organik, lalu terbentuk tanah, disusul rumput, pepohonan, hingga komunitas stabil adalah ciri khas suksesi primer. Suksesi primer terjadi pada area yang awalnya belum memiliki tanah subur/komunitas sebelumnya.

Analisa tiap opsi:

A. Salah: “aberasi” bukan istilah utama untuk proses pembentukan komunitas bertahap seperti ini.

B. Benar: dimulai dari pioner (lumut kerak) hingga ekosistem stabil = suksesi primer.

C. Salah: suksesi sekunder terjadi bila tanah dan sisa komunitas sebelumnya masih ada (misalnya setelah kebakaran), bukan dimulai dari lumut kerak sebagai pioner utama.

D. Salah: degradasi berarti penurunan kualitas ekosistem, bukan pembentukan bertahap menuju stabil.

E. Salah: degradasi sekunder juga bermakna penurunan, bukan proses suksesi.


Soal 10

Perhatikan gambar!

10_20260222_114630.jpg

Proses perubahan yang terjadi pada gambar x menjadi gambar y disebabkan ....

A. osmosis karena air dari larutan A masuk ke dalam bagian B karena B bersifat hipertonik terhadap A.
B. osmosis karena air dari larutan A masuk ke dalam bagian B karena B bersifat hipotonik terhadap A.
C. osmosis karena air dari larutan A masuk ke dalam bagian B karena B bersifat isotonik terhadap A.
D. osmosis karena air dari larutan A masuk ke dalam bagian B karena B bersifat plasmolisis terhadap A.
E. osmosis karena larutan B masuk ke dalam bagian A karena A bersifat homogen terhadap B.

Jawaban dan Analisa

Jawaban: A

Analisa: Pada gambar, kantong (bagian B) dari keadaan x menjadi y tampak membesar. Ini berarti air masuk ke dalam kantong melalui membran semipermeabel. Air bergerak dari larutan yang lebih encer (hipotonik) ke larutan yang lebih pekat (hipertonik). Jadi air dari larutan A masuk ke bagian B karena B lebih hipertonik dibanding A. Itu sesuai dengan opsi A.

Analisa tiap opsi:

A. Benar: B hipertonik → air dari A masuk ke B → kantong membesar.

B. Salah: jika B hipotonik terhadap A, air justru cenderung keluar dari B sehingga kantong mengecil.

C. Salah: isotonik berarti tidak ada perpindahan netto air, ukuran kantong relatif tetap.

D. Salah: plasmolisis terjadi pada sel tumbuhan saat kehilangan air, bukan istilah sifat larutan seperti pada opsi.

E. Salah: osmosis adalah perpindahan pelarut (air), bukan “larutan B masuk ke A”, dan “homogen” bukan konsep penentu arah osmosis.