Soal 31
Berikut ini adalah beberapa gambaran tentang tahapan pembelahan sel:
\(1\) satu sel induk menghasilkan dua sel anak
\(2\) jumlah kromosom sel anak separuh dari kromosom sel induk
\(3\) terjadi dua kali pembelahan tanpa diselingi interfase
\(4\) hanya \(1\) kali pembelahan yang diawali oleh interfase
\(5\) terjadi pada sel soma (sel tubuh)
\(6\) untuk pertumbuhan dan regenerasi sel serta reproduksi aseksual
Pernyataan yang paling benar berkaitan dengan pembelahan mitosis ditunjukkan oleh nomor ....
A. \(1, 2,\) dan \(3\)
B. \(1, 4,\) dan \(6\)
C. \(2, 3,\) dan \(5\)
D. \(2, 4,\) dan \(5\)
E. \(1, 4, 5,\) dan \(6\)
Jawaban dan Analisa
Jawaban: E
Analisa: Pada mitosis, satu sel membelah satu kali menghasilkan dua sel anak yang jumlah kromosomnya sama dengan sel induk. Mitosis terjadi pada sel soma dan berfungsi untuk pertumbuhan, perbaikan/regenerasi, serta pada organisme tertentu juga untuk reproduksi aseksual. Maka pernyataan yang benar adalah \(1\), \(4\), \(5\), dan \(6\).
Analisa tiap pernyataan:
\(1\) benar: satu sel induk \(\rightarrow\) dua sel anak.
\(2\) salah: “separuh” itu ciri meiosis; mitosis mempertahankan jumlah kromosom.
\(3\) salah: dua kali pembelahan tanpa interfase adalah ciri meiosis (meiosis I dan II).
\(4\) benar: mitosis hanya \(1\) kali pembelahan dan diawali interfase.
\(5\) benar: mitosis terjadi pada sel soma.
\(6\) benar: mitosis untuk pertumbuhan, regenerasi, dan pada beberapa organisme untuk aseksual.
Analisa tiap opsi:
A. Salah karena memuat \(2\) dan \(3\) (ciri meiosis).
B. Salah karena belum memasukkan \(5\) yang merupakan ciri penting mitosis.
C. Salah karena memuat \(2\) dan \(3\).
D. Salah karena memuat \(2\).
E. Benar karena sesuai \(1, 4, 5,\) dan \(6\).
Soal 32
Marmut berambut hitam dan halus disilangkan dengan marmut berambut putih dan kasar dihasilkan keturunan berambut hitam dan kasar. Jika keturunannya disilangkan dengan marmut berambut putih dan halus, rasio keturunan yang berambut hitam dan halus adalah ....
A. \(6,25\%\)
B. \(12,5\%\)
C. \(25\%\)
D. \(37,5\%\)
E. \(50\%\)
Jawaban dan Analisa
Jawaban: C
Analisa: Misalkan hitam dominan \(H\) terhadap putih \(h\), dan kasar dominan \(K\) terhadap halus \(k\). Karena persilangan “hitam halus” dengan “putih kasar” menghasilkan keturunan “hitam kasar” (seragam), maka genotipe paling sesuai:
hitam halus \(= HHkk\) dan putih kasar \(= hhKK\), sehingga \(F_1 = HhKk\) (hitam kasar).
Kemudian \(F_1\) disilangkan dengan putih halus \(= hhkk\):
\(HhKk \times hhkk\).
Gamet \(HhKk\): \(HK, Hk, hK, hk\) (masing-masing \( \frac{1}{4} \)). Gamet \(hhkk\) hanya \(hk\).
Keturunan hitam halus adalah \(Hhkk\) yang berasal dari gamet \(Hk\), peluangnya \( \frac{1}{4} = 25\% \).
Analisa tiap opsi:
A. Salah, \(6,25\%\) muncul jika peluangnya \( \frac{1}{16} \), bukan pada testcross dihibrid ini.
B. Salah, \(12,5\%\) berarti \( \frac{1}{8} \), bukan hasil kombinasi gamet di atas.
C. Benar, \(25\% = \frac{1}{4}\).
D. Salah, \(37,5\%\) berarti \( \frac{3}{8} \), tidak sesuai hasil persilangan.
E. Salah, \(50\% = \frac{1}{2}\) terlalu besar untuk satu fenotipe spesifik pada testcross ini.
Soal 33
Perhatikan diagram persilangan kriptomeri pada tanaman bunga Linaria maroccana berikut:
Apabila keturunan \(F_1\) disilangkan dengan tanaman bunga warna merah \((Aabb)\), persentase tanaman bunga putih pada \(F_2\) adalah ....
A. \(25\%\)
B. \(37,5\%\)
C. \(50\%\)
D. \(62,5\%\)
E. \(87,5\%\)
Jawaban dan Analisa
Jawaban: A
Analisa: Dari informasi: merah \(AAbb\), putih \(aaBB\), ungu \(AaBb\), maka putih muncul bila tidak ada alel \(A\), yaitu \(aa\_\_\). Persilangan:
\(AaBb \times Aabb\).
Peluang anak bergentotipe \(aa\) ditentukan oleh lokus \(A\):
\(Aa \times Aa \Rightarrow P(aa) = \frac{1}{4}\).
Jadi persentase putih \(= \frac{1}{4} \times 100\% = 25\%.\)
Analisa tiap opsi:
A. Benar, \(25\%\).
B. Salah, \(37,5\% = \frac{3}{8}\) tidak sesuai peluang \(aa\).
C. Salah, \(50\% = \frac{1}{2}\) terlalu besar.
D. Salah, \(62,5\% = \frac{5}{8}\) tidak sesuai.
E. Salah, \(87,5\% = \frac{7}{8}\) tidak mungkin untuk syarat \(aa\).
Soal 34
Perhatikan diagram pewarisan hemofili berikut!
Berdasarkan diagram tersebut, dapat dipastikan bahwa individu carrier (pembawa) adalah yang bernomor ....
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5
Jawaban dan Analisa
Jawaban: A
Analisa: Hemofili adalah sifat terpaut kromosom X dan bersifat resesif. Pada diagram, individu \(3\) adalah laki-laki hemofili. Laki-laki mendapat kromosom X dari ibu dan kromosom Y dari ayah. Karena individu \(3\) hemofili, maka alel hemofili pada X pasti berasal dari ibu (individu \(1\)). Karena individu \(1\) tampak normal, ia bukan \(X^hX^h\), melainkan carrier \(X^HX^h\). Jadi yang pasti carrier adalah nomor \(1\).
Analisa tiap opsi:
A. Benar, nomor \(1\) pasti membawa alel hemofili karena memiliki anak laki-laki hemofili.
B. Salah, nomor \(2\) laki-laki normal; laki-laki tidak menjadi “carrier” tanpa gejala pada sifat terpaut X resesif.
C. Salah, nomor \(3\) adalah penderita (bukan carrier).
D. Tidak dapat dipastikan dari data pada diagram; bisa saja carrier atau tidak.
E. Salah, nomor \(5\) laki-laki normal; bukan carrier pada pola terpaut X resesif.
Soal 35
Perhatikan gambar kromosom berikut!
Peristiwa mutasi pada gambar tersebut adalah ....
A. inversi
B. delesi
C. duplikasi
D. translokasi
E. katenasi
Jawaban dan Analisa
Jawaban: D
Analisa: Pada gambar, segmen pada satu kromosom berpindah/bertukar dengan segmen pada kromosom lain sehingga susunan kedua kromosom berubah. Perpindahan segmen antar kromosom seperti ini disebut translokasi (khususnya translokasi resiprok bila terjadi pertukaran segmen).
Analisa tiap opsi:
A. Salah, inversi adalah pembalikan urutan segmen dalam kromosom yang sama.
B. Salah, delesi adalah hilangnya segmen.
C. Salah, duplikasi adalah penggandaan segmen.
D. Benar, translokasi adalah perpindahan/pertukaran segmen antar kromosom.
E. Salah, katenasi bukan jenis mutasi segmen kromosom yang ditunjukkan pada diagram ini.