Soal 16. Perhatikan senyawa turunan benzena berikut!
Senyawa yang digunakan sebagai pelarut dan desinfektan berturut-turut adalah ....
| A | (1) dan (3) |
| B | (2) dan (3) |
| C | (2) dan (4) |
| D | (3) dan (4) |
| E | (4) dan (5) |
Jawaban dan Analisa (Soal 16)
Jawaban: D (3) dan (4).
Analisa konsep: Toluena (turunan benzena dengan gugus \( \mathrm{CH_3} \)) umum digunakan sebagai pelarut organik (misalnya untuk cat/lem). Fenol (turunan benzena dengan gugus \( \mathrm{OH} \)) dikenal sebagai desinfektan (antiseptik/karbol).
Analisa opsi:
A. (1) anilina bukan desinfektan; (3) benar pelarut, tetapi pasangan salah.
B. (2) benzaldehida bukan pelarut utama; (3) pelarut benar, tetapi urutan “pelarut lalu desinfektan” tidak terpenuhi.
C. (2) bukan pelarut yang dimaksud; (4) fenol desinfektan benar, tetapi pasangan salah.
D. (3) toluena sebagai pelarut dan (4) fenol sebagai desinfektan sesuai fungsi yang ditanya.
E. (4) fenol desinfektan benar, tetapi (5) stirena bukan desinfektan, dan urutan pelarut–desinfektan tidak tepat.
Soal 17. Perhatikan rumus struktur senyawa turunan benzena berikut!
Nama senyawa tersebut adalah ....
| A | para nitro toluena |
| B | orto nitro toluena |
| C | 2-nitro toluena |
| D | orto metil nitro benzena |
| E | meta metil nitro benzena |
Jawaban dan Analisa (Soal 17)
Jawaban: A (para nitro toluena).
Analisa konsep: Toluena adalah benzena dengan substituen \( \mathrm{CH_3} \). Jika ada substituen kedua \( \mathrm{NO_2} \) dan posisinya para terhadap \( \mathrm{CH_3} \), namanya adalah para-nitrotoluena (p-nitrotoluena).
Analisa opsi:
A. Para nitro toluena: sesuai karena \( \mathrm{CH_3} \) dan \( \mathrm{NO_2} \) berposisi \(1,4\) (para).
B. Orto nitro toluena: salah karena orto berarti \(1,2\) (bersebelahan).
C. \(2\)-nitro toluena: sinonim posisi orto (nitro di C-2 relatif terhadap metil), bukan para.
D. Orto metil nitro benzena: menyatakan orto, tidak sesuai dengan posisi para pada gambar.
E. Meta metil nitro benzena: meta berarti \(1,3\), tidak sesuai dengan para.
Soal 18. Perhatikan gambar uji senyawa karbon berikut!
Berubahnya air kapur menjadi keruh membuktikan adanya unsur ....
| A | hidrogen dan oksigen |
| B | karbon dan oksigen |
| C | oksigen dan nitrogen |
| D | nitrogen dan kobalt |
| E | kalsium dan oksigen |
Jawaban dan Analisa (Soal 18)
Jawaban: B (karbon dan oksigen).
Analisa konsep: Air kapur \( \mathrm{Ca(OH)_2} \) menjadi keruh jika bereaksi dengan gas \( \mathrm{CO_2} \) membentuk endapan \( \mathrm{CaCO_3} \):
\( \mathrm{Ca(OH)_2(aq) + CO_2(g) \rightarrow CaCO_3(s) + H_2O(l)} \)
Karena gas yang menyebabkan keruh adalah \( \mathrm{CO_2} \), maka hal ini menunjukkan adanya karbon (dan gas yang terbentuk adalah oksida karbon, yaitu mengandung oksigen).
Analisa opsi:
A. Tidak tepat; uji air kapur keruh bukan indikator khusus adanya hidrogen.
B. Tepat; indikator terbentuknya \( \mathrm{CO_2} \) (mengandung C dan O).
C. Salah; air kapur keruh tidak membuktikan nitrogen.
D. Salah; tidak terkait nitrogen/kobalt.
E. Salah; kalsium berasal dari air kapur, bukan unsur yang dibuktikan dalam sampel.
Soal 19. Suatu senyawa karbon memiliki rumus molekul \( \mathrm{C_5H_{12}O} \) dan dengan logam natrium tidak menghasilkan gelembung gas. Jika direaksikan dengan \( \mathrm{HI} \) akan menghasilkan 1-iodobutana dan metanol. Senyawa karbon yang dimaksud adalah ....
| A | 1-pentanol |
| B | 2-pentanol |
| C | 2-metil-1-butanol |
| D | metoksi-butana |
| E | 3-metil-1-butanol |
Jawaban dan Analisa (Soal 19)
Jawaban: D (metoksi-butana).
Analisa konsep 1 (uji Na): Alkohol bereaksi dengan Na menghasilkan gas \( \mathrm{H_2} \) (muncul gelembung). Karena tidak ada gelembung gas, senyawa tersebut bukan alkohol, melainkan kemungkinan besar eter (tidak memiliki H pada gugus \( \mathrm{O-H} \)).
Analisa konsep 2 (reaksi dengan \( \mathrm{HI} \)): Eter dapat terbelah oleh \( \mathrm{HI} \) menghasilkan alkil iodida dan alkohol. Diberi produk 1-iodobutana dan metanol, maka eter yang sesuai adalah:
\( \mathrm{CH_3-O-CH_2CH_2CH_2CH_3} \)
Bagian \( \mathrm{CH_3-O-} \) menjadi metanol \( \mathrm{CH_3OH} \), sedangkan bagian \( \mathrm{-CH_2CH_2CH_2CH_3} \) menjadi 1-iodobutana \( \mathrm{C_4H_9I} \).
Analisa opsi:
A. 1-pentanol adalah alkohol; seharusnya bereaksi dengan Na menghasilkan \( \mathrm{H_2} \).
B. 2-pentanol adalah alkohol; seharusnya menghasilkan gelembung \( \mathrm{H_2} \).
C. 2-metil-1-butanol adalah alkohol; seharusnya menghasilkan \( \mathrm{H_2} \) dengan Na.
D. Metoksi-butana adalah eter; tidak menghasilkan \( \mathrm{H_2} \) dengan Na dan sesuai produk belah oleh \( \mathrm{HI} \).
E. 3-metil-1-butanol adalah alkohol; seharusnya bereaksi dengan Na.
Soal 20. Perhatikan rumus struktur senyawa hidrokarbon berikut!
Nama senyawa hidrokarbon yang merupakan isomer strukturnya adalah ....
| A | 2-metil butana |
| B | 3-metil-2-pentena |
| C | 2-metil-3-pentena |
| D | metil siklo pentana |
| E | 2-metil pentana |
Jawaban dan Analisa (Soal 20)
Jawaban: D (metil siklo pentana).
Analisa konsep: Isomer struktur adalah senyawa dengan rumus molekul sama tetapi susunan atom berbeda. Hidrokarbon dengan rumus \( \mathrm{C_6H_{12}} \) dapat berupa alkena (rantai terbuka, satu ikatan rangkap) atau sikloalkana (bercincin, tanpa ikatan rangkap).
Di antara pilihan, yang jelas berbeda kerangka (cincin vs rantai) namun tetap memiliki rumus \( \mathrm{C_6H_{12}} \) adalah metil siklo pentana.
Analisa opsi:
A. 2-metil butana berumus \( \mathrm{C_5H_{12}} \), tidak sama dengan \( \mathrm{C_6H_{12}} \).
B. 3-metil-2-pentena adalah alkena \( \mathrm{C_6H_{12}} \), tetapi masih satu “keluarga” rantai terbuka; pada soal ini opsi yang paling tegas sebagai isomer struktur (kerangka berbeda) adalah bentuk siklik.
C. 2-metil-3-pentena juga alkena \( \mathrm{C_6H_{12}} \); variasinya cenderung terkait posisi penomoran/letak ikatan rangkap pada rantai, tidak setegas perubahan kerangka cincin.
D. Metil siklo pentana adalah sikloalkana \( \mathrm{C_6H_{12}} \); kerangka berbeda (cincin) sehingga merupakan isomer struktur terhadap alkena \( \mathrm{C_6H_{12}} \).
E. 2-metil pentana berumus \( \mathrm{C_6H_{14}} \), bukan \( \mathrm{C_6H_{12}} \).