Bacaan untuk soal nomor 1–3
Kerajaan Tanah Sumedang diperintah raja yang adil dan bijaksana. Sang Raja mempunyai seorang anak bernama Putri Arum.
Suatu ketika Putri Arum mengidap penyakit kulit yang menjijikkan. Raja mengadakan sayembara. Siapa dapat menyembuhkan Putri Arum jika laki-laki akan dijodohkan, jika perempuan akan dijadikan saudara.
Bujang Trindil pembantu setia Dang Anggana mengikuti sayembara. Ia segera pergi mencari obat. Ia berjalan mendaki gunung tinggi dan menjelajah hutan belantara. Karena lelah, ia tertidur di bawah pohon rindang dan bermimpi.
Dalam mimpinya, ia disuruh membuat sumur. Sumur itu akan mengeluarkan air panas sebagai sarana menyembuhkan Putri Arum. Ketika terbangun, Bujang Trindil segera melakukan seperti dalam mimpinya.
Keajaiban terjadi. Setelah Putri Arum mandi dengan air sumur itu, penyakit kulitnya lenyap.
Akhirnya, Bujang Trindil mendapatkan hadiah. Namun, hadiah itu ia serahkan kepada tuannya, Dang Anggana. Menikahlah Dang Anggana dengan Sang Putri Arum. Bujang Trindil merasa lega dan bahagia.
Soal 1
Latar tempat cerita di atas adalah ....
| A | hutan belantara |
| B | gunung tinggi |
| C | di bawah pohon rindang |
| D | Kerajaan Tanah Sumedang |
Tampilkan Jawaban & Analisis
Jawaban: D
Analisis: Cerita sejak awal menegaskan latar utamanya adalah sebuah kerajaan, yaitu “Kerajaan Tanah Sumedang”. Tempat lain seperti hutan belantara, gunung tinggi, dan di bawah pohon rindang adalah lokasi peristiwa saat Bujang Trindil mencari obat dan beristirahat, tetapi latar utama (ruang kejadian cerita secara keseluruhan) tetap kerajaan tersebut.
- A (hutan belantara): Benar sebagai lokasi perjalanan Bujang Trindil, tetapi bukan latar utama cerita (hanya bagian peristiwa).
- B (gunung tinggi): Juga lokasi yang dilalui (“mendaki gunung tinggi”), namun hanya latar sebagian peristiwa.
- C (di bawah pohon rindang): Tempat ia tertidur dan bermimpi; ini sangat spesifik dan hanya satu adegan.
- D (Kerajaan Tanah Sumedang): Paling mencakup seluruh rangkaian (raja, sayembara, Putri Arum, hadiah), sehingga paling tepat sebagai latar tempat cerita.
Contoh LaTeX wajib: \( 1 \lt 2 \) dan \( 3 \gt 2 \).
Soal 2
Watak Bujang Trindil dalam bacaan tersebut adalah ....
| A | penyabar dan pekerja keras |
| B | setia dan rela berkorban |
| C | penyayang dan penurut |
| D | bekerja keras dan penurut |
Tampilkan Jawaban & Analisis
Jawaban: B
Analisis: Bujang Trindil disebut “pembantu setia” dan ia mengikuti sayembara untuk mencari obat. Setelah berhasil, ia justru menyerahkan hadiah kepada tuannya (Dang Anggana). Itu menunjukkan kesetiaan dan pengorbanan/keikhlasan.
- A: “Pekerja keras” bisa terasa cocok karena ia berjalan jauh, tetapi bukti paling kuat di teks adalah “setia” dan “menyerahkan hadiah”, bukan “penyabar”.
- B: Didukung langsung oleh frasa “pembantu setia” dan tindakan “hadiah itu ia serahkan kepada tuannya”.
- C: “Penyayang” tidak ditunjukkan secara jelas; “penurut” juga tidak sekuat bukti kesetiaan dan pengorbanan.
- D: “Bekerja keras” masuk akal, tetapi “penurut” kurang tampak; inti watak yang paling tegas adalah setia dan rela berkorban.
Contoh LaTeX wajib: \( 5 \gt 4 \) dan \( 2 \lt 9 \).
Soal 3
Amanat yang terkandung dalam cerita tersebut yaitu ....
| A | Menolong harus dilakukan tanpa pamrih. |
| B | Berjuanglah selagi mampu melakukan. |
| C | Berilah pertolongan kepada yang membutuhkan. |
| D | Orang sakit harus diberi pertolongan. |
Tampilkan Jawaban & Analisis
Jawaban: C
Analisis: Inti cerita adalah upaya membantu Putri Arum yang membutuhkan pertolongan (penyembuhan). Pesan paling umum dan tepat yang merangkum tindakan tokoh adalah memberi pertolongan kepada yang membutuhkan.
- A: Ada unsur “tanpa pamrih” karena hadiah diserahkan ke tuannya, tetapi fokus amanat cerita lebih luas: pertolongan bagi yang membutuhkan (bukan hanya soal pamrih).
- B: “Berjuang” memang ada, namun ini terlalu umum dan tidak menangkap inti moral pertolongan dalam cerita.
- C: Paling mencakup keseluruhan peristiwa: mencari cara menyembuhkan dan menolong pihak yang membutuhkan.
- D: Benar tetapi terlalu sempit (hanya menyoroti “orang sakit”), padahal amanatnya bisa berlaku umum untuk siapa pun yang membutuhkan bantuan.
Contoh LaTeX wajib: \( 10 \gt 7 \) dan \( 3 \lt 8 \).
Perhatikan cuplikan dongeng berikut!
Dahulu hidup seekor Gagak dan burung Beo. Gagak merasa paling hebat dan kuat. Ia selalu mengejek Beo kecil yang tinggal di samping pondoknya. Beo tidak marah, ia juga tidak dendam pada gagak itu.
Suatu hari Gagak datang ke pondok Beo. Ia memamerkan roti yang ada di paruhnya. Beo diam, namun timbullah ide untuk mengalahkan Gagak.
“Wahai Gagak yang perkasa, aku dengar suaramu merdu sekali, nyanyilah, aku ingin mendengarnya!” kata Beo.
Merasa tersanjung, Gagak membuka paruh untuk bernyanyi. Jatuhlah roti itu di tanah.
“Ha…ha…ha… kena kamu!” kata Beo.
Soal 4
Perbedaan watak Gagak dan Beo adalah ....
| A | Gagak cerdik, Beo penyabar |
| B | Gagak cerdik, Beo pendendam |
| C | Gagak sombong, Beo cerdik |
| D | Gagak sombong, Beo pemarah |
Tampilkan Jawaban & Analisis
Jawaban: C
Analisis: Gagak “merasa paling hebat dan kuat” serta suka mengejek, itu menunjukkan sombong. Beo menyusun tipu daya dengan memuji suara gagak agar gagak membuka paruh dan rotinya jatuh; itu menunjukkan kecerdikan.
- A: Gagak tidak menunjukkan kecerdikan (ia justru mudah terjebak pujian). Beo juga bukan sekadar “penyabar”; ia punya strategi.
- B: Gagak bukan “cerdik”, dan teks bahkan menyebut Beo “tidak dendam”, sehingga “pendendam” bertentangan dengan isi cerita.
- C: Paling sesuai: Gagak sombong, Beo cerdik (menggunakan pujian untuk menjebak).
- D: Beo tidak digambarkan pemarah; ia lebih tenang dan strategis.
Contoh LaTeX wajib: \( 6 \gt 1 \) dan \( 1 \lt 6 \).
Bacalah laporan berikut!
Salah satu objek wisata di Yogyakarta adalah Taman Pintar. Tempat wisata ini terletak di Jalan Malioboro. Karena tempatnya sangat strategis, tempat ini banyak dikunjungi oleh wisatawan domestik. Di taman ini terdapat gedung oval, gedung budaya, dan tempat bermain anak-anak. Dalam gedung oval pengunjung dapat belajar tentang sains dan pengetahuan umum. Di gedung budaya pengunjung dapat menikmati aneka budaya yang ada di Yogyakarta, sedangkan di tempat bermain anak-anak disajikan bermacam-macam permainan anak.
Soal 5
Topik laporan tersebut yaitu ....
| A | Objek wisata Taman Pintar Yogyakarta. |
| B | Kunjungan wisatawan ke Taman Pintar. |
| C | Objek wisata yang ada di Yogyakarta. |
| D | Rekreasi ke Taman Pintar Yogyakarta. |
Tampilkan Jawaban & Analisis
Jawaban: A
Analisis: Paragraf membahas satu objek wisata tertentu, yaitu Taman Pintar: lokasi, alasan strategis, serta fasilitas/gedung dan aktivitas di dalamnya. Jadi topik paling tepat adalah “Objek wisata Taman Pintar Yogyakarta.”
- A: Mencakup seluruh isi laporan (pengenalan, lokasi, fasilitas, fungsi gedung).
- B: Hanya menyoroti “banyak dikunjungi wisatawan domestik”, padahal isi utama menjelaskan Taman Pintar dan bagian-bagiannya.
- C: Terlalu umum, seolah membahas banyak objek wisata di Yogyakarta, padahal teks fokus pada satu tempat.
- D: Terlalu mengarah ke kegiatan “rekreasi”, sedangkan teks berbentuk paparan informasi/fasilitas Taman Pintar.
Contoh LaTeX wajib: \( 12 \gt 11 \) dan \( 4 \lt 9 \).
Pendampingan akademik ini merupakan bagian dari sistem pendidikan di Pesantren Tahfidz Karangmojo, yang berupaya menyeimbangkan pembinaan Al-Qur'an dan kemampuan akademik ananda.
Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2011
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2011 - Halaman 1
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2011 - Halaman 2
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2011 - Halaman 3
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2011 - Halaman 4
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2011 - Halaman 5
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2011 - Halaman 6
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2011 - Halaman 7
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2011 - Halaman 8
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2011 - Halaman 9
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2011 - Halaman 10