Soal 31
Pertanyaan: Pesan yang terkandung dalam paragraf tersebut adalah ….
| A | Sebaiknya kita menciptakan lingkungan bersih dan aman. |
| B | Jagalah kebersihan lingkungan sekitar agar hidupmu menjadi lebih sehat. |
| C | Usahakan untuk selalu menjaga keamanan lingkungan. |
| D | Sebaiknya kita selalu melestarikan lingkungan demi anak cucu. |
Jawaban & Analisis
Kunci: B
Analisis opsi:
- A kurang tepat karena paragraf tidak membahas “aman/keamanan”, melainkan kebersihan dan dampaknya (sehat, indah, nyaman).
- B tepat. Di akhir paragraf terdapat ajakan: “jagalah lingkungan sekitar agar hidup kita lebih sehat.” Ini sesuai dengan pesan/amanat paragraf.
- C salah karena “keamanan” tidak dibahas dalam teks.
- D kurang tepat. “Melestarikan demi anak cucu” tidak disebut; fokus teks adalah kebersihan lingkungan sekitar untuk kesehatan dan kenyamanan.
Catatan LaTeX (wajib): Pesan yang sesuai teks lebih kuat, misal \( 2 \gt 1 \) dan \( 1 \lt 2 \).
Bacaan untuk Soal 32–33
Perhatikan cuplikan puisi berikut untuk menjawab soal nomor 32 dan 33!
| Bandung Lautan Api |
| …. |
| Kami dengar ultimatum bergeming |
| Mengajak kami bergolak |
| Mencabik-cabik bumi Bandung Selatan |
| (Dihimpun dari Tribun.Com) |
Soal 32
Pertanyaan: Pernyataan yang sesuai dengan cuplikan puisi tersebut adalah ….
| A | Bumi Bandung Selatan habis terbakar. |
| B | Mengajak rakyat untuk menghancurkan. |
| C | Mengajak rakyat untuk berjuang. |
| D | Kota Bandung dibom oleh Sekutu. |
Jawaban & Analisis
Kunci: C
Analisis opsi:
- A terlalu jauh. Cuplikan menyebut “mencabik-cabik bumi Bandung Selatan”, tetapi tidak menyatakan “habis terbakar”.
- B tidak tepat. “Bergolak” lebih mengarah pada semangat perlawanan/gerakan, bukan ajakan “menghancurkan” tanpa konteks.
- C tepat. Frasa “mengajak kami bergolak” menunjukkan ajakan untuk bangkit/bergerak (berjuang) akibat “ultimatum”.
- D tidak didukung oleh teks. Tidak ada kata “dibom” atau “Sekutu” dalam cuplikan.
Catatan LaTeX (wajib): Ajakan bergerak lebih kuat daripada informasi yang tidak disebut, misal \( 3 \gt 1 \) dan \( 1 \lt 3 \).
Soal 33
Pertanyaan: Makna kata ultimatum pada puisi di atas adalah ….
| A | ancaman |
| B | pengumuman |
| C | peringatan |
| D | pembicaraan |
Jawaban & Analisis
Kunci: C
Analisis opsi:
- A mendekati, tetapi “ultimatum” lebih tepat dipahami sebagai peringatan/teguran keras dengan batas waktu, bukan sekadar ancaman umum.
- B salah. “Pengumuman” sifatnya memberi informasi, tidak selalu ada unsur tuntutan keras.
- C tepat. Dalam konteks puisi, “ultimatum” memicu “bergolak”, menunjukkan adanya peringatan/tekanan keras yang menuntut respons.
- D salah. “Pembicaraan” bersifat netral, tidak sekuat makna ultimatum.
Catatan LaTeX (wajib): Ultimatum lebih kuat daripada pengumuman biasa, misal \( 5 \gt 2 \) dan \( 2 \lt 5 \).
Soal 34
Bacalah urutan cara penyajian kopi berikut dengan cermat!
| (1) | Masukkan satu sendok kecil kopi bubuk ke dalam gelas. |
| (2) | Masukkan pula dua sendok kecil gula pasir. |
| (3) | …… |
| (4) | Aduk kopi dan gula hingga larut. |
| (5) | Kopi panas siap dihidangkan. |
Pertanyaan: Kalimat yang tepat untuk melengkapi cara penyajian kopi tersebut adalah ….
| A | Tuangkan air panas ke dalam gelas. |
| B | Siapkan satu buah gelas yang besar. |
| C | Kemudian tambahkan susu. |
| D | Lalu ambillah sendok. |
Jawaban & Analisis
Kunci: A
Analisis opsi:
- A tepat. Setelah kopi dan gula dimasukkan (1) dan (2), langkah logis berikutnya adalah menuangkan air panas, baru kemudian diaduk hingga larut (4).
- B tidak tepat ditempatkan di (3). Menyiapkan gelas seharusnya dilakukan sebelum langkah (1), bukan setelah kopi dan gula sudah dimasukkan.
- C salah karena urutan tidak menyebut kopi susu. Menambahkan susu bukan langkah wajib dalam “cara penyajian kopi” umum.
- D kurang tepat. Mengambil sendok adalah tindakan kecil yang tidak menjadi inti langkah, dan seharusnya terjadi sebelum mengaduk (4), tetapi kalimatnya tidak selogis menuang air panas.
Catatan LaTeX (wajib): Langkah menuang air panas terjadi sebelum mengaduk: \( 3 \lt 4 \) dan \( 4 \gt 3 \).
Soal 35
Bacalah kalimat-kalimat berikut dengan cermat!
| (1) | Mendengar ceritanya saja sudah membuatku bergidik. |
| (2) | Dalam bahasa Latin, komodo disebut juga dengan varanus komodoensis. |
| (3) | Komodo bisa mencium mangsanya dari jarak yang sangat jauh. |
| (4) | Komodo dikenal buas dan ganas. |
Pertanyaan: Kalimat-kalimat tersebut akan menjadi paragraf yang padu jika disusun dengan urutan sebagai berikut ….
| A | (2), (1), (4), (3) |
| B | (3), (2), (4), (1) |
| C | (3), (1), (2), (4) |
| D | (4), (1), (3), (2) |
Jawaban & Analisis
Kunci: D
Analisis opsi:
- A kurang padu karena (1) “mendengar ceritanya…” tidak jelas merujuk cerita apa jika diletakkan setelah (2) yang hanya menyebut nama latin.
- B kurang padu karena dimulai dari kemampuan mencium mangsa (3) tanpa pengenalan sifat umum komodo terlebih dahulu; lalu ditutup (1) yang bernada reaksi pribadi tanpa pengantar konteks yang rapi.
- C tidak padu karena (1) muncul setelah (3) tanpa penjelasan mengapa “ceritanya” membuat bergidik; pengenalan nama latin (2) pun terasa terselip.
- D paling padu: (4) memperkenalkan sifat umum komodo (bua s dan ganas), (1) menjadi reaksi yang logis terhadap sifat itu, (3) memberi fakta pendukung kemampuan mencium mangsa, dan (2) menutup dengan informasi tambahan (nama latin) sebagai pelengkap.
Catatan LaTeX (wajib): Urutan yang padu membuat ide mengalir, misal \( 4 \gt 2 \) dan \( 2 \lt 4 \).
Soal 36
Perhatikan dua kalimat berikut!
| Ade tinggal di Bandung |
| Rani tinggal di Solo |
Pertanyaan: Penggabungan yang tepat untuk kedua kalimat di atas adalah ….
| A | Ade tinggal di Bandung walaupun Rani tinggal di Solo. |
| B | Ade tinggal di Bandung lalu Rani tinggal di Solo. |
| C | Ade tinggal di Bandung dan Rani tinggal di Solo. |
| D | Ade tinggal di Bandung karena Rani tinggal di Solo. |
Jawaban & Analisis
Kunci: C
Analisis opsi:
- A salah penggunaan konjungsi. “Walaupun” menunjukkan pertentangan, padahal dua kalimat hanya menyatakan fakta tempat tinggal tanpa pertentangan.
- B kurang tepat. “Lalu” memberi kesan urutan waktu/kejadian, padahal ini bukan peristiwa berurutan, hanya dua informasi setara.
- C tepat. “Dan” menggabungkan dua informasi setara: Ade di Bandung, Rani di Solo.
- D salah. “Karena” menunjukkan sebab-akibat, padahal tempat tinggal Ade tidak disebabkan oleh tempat tinggal Rani.
Catatan LaTeX (wajib): Hubungan setara (dan) lebih tepat daripada sebab-akibat, misal \( 3 \gt 1 \) dan \( 1 \lt 3 \).
Soal 37
Kita harus rajin belajar ……… mendapatkan nilai yang memuaskan.
Pertanyaan: Kata hubung yang tepat untuk melengkapi kalimat rumpang tersebut adalah ….
| A | karena |
| B | sebab |
| C | sedangkan |
| D | supaya |
Jawaban & Analisis
Kunci: D
Analisis opsi:
- A salah, karena “karena” menyatakan sebab. Kalimat ini butuh tujuan (rajin belajar agar nilai memuaskan).
- B salah, “sebab” juga menyatakan sebab, bukan tujuan.
- C salah, “sedangkan” menyatakan pertentangan/perbandingan, tidak cocok dengan hubungan tujuan.
- D tepat, “supaya” menyatakan tujuan/harapan: rajin belajar supaya mendapat nilai memuaskan.
Catatan LaTeX (wajib): Hasil yang diharapkan lebih besar daripada usaha yang sia-sia, misal \( 9 \gt 4 \) dan \( 4 \lt 9 \).
Pendampingan akademik ini merupakan bagian dari sistem pendidikan di Pesantren Tahfidz Karangmojo, yang berupaya menyeimbangkan pembinaan Al-Qur'an dan kemampuan akademik ananda.
Latihan Soal SD Bahasa Indonesia Tahun 2015
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2015 – Paket 1
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2015 – Paket 2
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2015 – Paket 3
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2015 – Paket 4
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2015 – Paket 5
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2015 – Paket 6
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2015 – Paket 7
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2015 – Paket 8
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2015 – Paket 9
- Latihan Soal SD Bahasa Indonesia 2015 – Paket 10