Mode Disiplin
02:00
Target: ≤ 60 detik per soal.

Soal 31

Pernyataan berikut merupakan penerapan prinsip bioteknologi.

\( 1 \). Pembuatan alkohol dengan pemanfaatan Saccharomyces sp.
\( 2 \). Pembuatan hormon somatotropin dengan pemanfaatan E. coli
\( 3 \). Pembuatan Nata de coco dengan pemanfaatan Acetobacter xylinum.
\( 4 \). Pembuatan tempe dengan pemanfaatan Rhizopus oryzae.
\( 5 \). Pemisahan logam dari bijihnya dengan pemanfaatan Thiobacillus ferrooxidans.

Produksi yang menerapkan bioteknologi konvensional adalah ....

A. \( 1,2,\text{ dan }3 \)
B. \( 1,3,\text{ dan }4 \)
C. \( 1,4,\text{ dan }5 \)
D. \( 2,3,\text{ dan }4 \)
E. \( 2,4,\text{ dan }5 \)

Jawaban & Analisis

Kunci: B

Ide utama: Bioteknologi konvensional umumnya memanfaatkan mikroorganisme secara langsung melalui fermentasi (tanpa rekayasa genetika).

Analisis tiap pernyataan:

\( 1 \) benar untuk konvensional: pembuatan alkohol oleh ragi melalui fermentasi.

\( 2 \) bukan konvensional: hormon somatotropin menggunakan E. coli biasanya lewat teknik DNA rekombinan (bioteknologi modern).

\( 3 \) benar untuk konvensional: Nata de coco dibuat lewat fermentasi oleh Acetobacter.

\( 4 \) benar untuk konvensional: tempe dibuat melalui fermentasi jamur Rhizopus.

\( 5 \) umumnya digolongkan bioteknologi modern/industri (bioleaching), bukan contoh konvensional pangan-fermentasi.

Kesimpulan: yang konvensional adalah \( 1,3,\text{ dan }4 \).

Catatan: pada bioteknologi modern, tingkat kontrol/manipulasi genetik biasanya \( \gt \) bioteknologi konvensional.


Soal 32

Contoh produk bioteknologi:

\( 1 \). Protein sel tunggal.
\( 2 \). Domba Dolly.
\( 3 \). Mikroprotein.
\( 4 \). Kapas anti serangga.
\( 5 \). Biopestisida.
\( 6 \). Tomat Flavr Savr.

Penerapan bioteknologi bidang pangan terdapat pada produk ....

A. \( 1\text{ dan }3 \)
B. \( 1\text{ dan }4 \)
C. \( 2\text{ dan }5 \)
D. \( 3\text{ dan }5 \)
E. \( 4\text{ dan }6 \)

Jawaban & Analisis

Kunci: A

Analisis:

Produk bidang pangan adalah yang langsung menjadi sumber makanan/komponen makanan.

\( 1 \) (protein sel tunggal) termasuk pangan karena dimanfaatkan sebagai sumber protein.

\( 3 \) (mikroprotein) juga termasuk pangan (protein dari mikroorganisme).

\( 2 \) (Dolly) adalah kloning (peternakan/biologi reproduksi), bukan produk pangan langsung.

\( 4 \) dan \( 5 \) lebih ke pertanian/pengendalian hama.

\( 6 \) memang terkait pangan, tetapi pada opsi yang tersedia pasangan yang sama-sama pangan adalah \( 1 \) dan \( 3 \).

Catatan: bidang pangan berfokus pada konsumsi; bidang pertanian berfokus pada produksi, sehingga kategorinya dapat berbeda walau sama-sama terkait makanan.


Soal 33

Salah satu masalah yang dihadapi para petani adalah serangan hama yang dapat menghancurkan tanaman. Beberapa upaya mengatasi permasalahan tersebut antara lain:

\( 1 \) Menghasilkan senyawa pemberantas hama, misalnya DDT
\( 2 \) Memanfaatkan bakteri Bacillus thuringiensis sebagai agen biopestisida
\( 3 \) Menghasilkan varietas tahan hama dan penyakit
\( 4 \) Mengembangkan vaksin untuk melawan jamur dan bakteri

Upaya yang melibatkan bioteknologi untuk mengatasi masalah tersebut adalah ....

A. \( 1\text{ dan }2 \)
B. \( 1\text{ dan }3 \)
C. \( 1\text{ dan }4 \)
D. \( 2\text{ dan }3 \)
E. \( 2\text{ dan }4 \)

Jawaban & Analisis

Kunci: D

Analisis:

\( 1 \) (DDT) adalah pestisida kimia sintetis, bukan bioteknologi.

\( 2 \) memanfaatkan mikroorganisme (B. thuringiensis) sebagai biopestisida adalah bioteknologi.

\( 3 \) menghasilkan varietas tahan hama/penyakit dapat melalui pemuliaan berbasis biologi atau rekayasa genetika, sehingga termasuk bioteknologi.

\( 4 \) vaksin lebih relevan untuk penyakit pada hewan/manusia; konteks soal menekankan hama tanaman, sehingga opsi paling tepat adalah \( 2 \) dan \( 3 \).

Catatan: bioteknologi menggunakan agen hayati/teknik biologis; pendekatan ini berbeda dari pestisida kimia karena mekanismenya tidak semata-mata “racun kimia”.


Soal 34

Tomat Flavr Savr merupakan salah satu jenis tomat yang merupakan produk bioteknologi. Buah tomat ini tahan busuk dan telah memberikan kontribusi yang besar di bidang pertanian. Buah tomat ini direkayasa dengan cara menyisipkan gen sehingga buah tomat tersebut tidak cepat membusuk. Selain dampak positif dari hasil bioteknologi tersebut, ternyata penggunaannya juga dikhawatirkan bisa menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan manusia, yaitu ....

A. menyebabkan timbulnya kanker
B. melemahnya sistem kekebalan tubuh
C. timbul gejala alergi pada tubuh
D. terbentuknya jenis antibodi baru dalam tubuh
E. tubuh tidak mampu mencerna serat

Jawaban & Analisis

Kunci: C

Analisis: Kekhawatiran yang sering dibahas pada produk pangan hasil rekayasa genetika adalah potensi munculnya reaksi alergi pada sebagian individu, karena adanya protein baru atau perubahan komposisi protein.

Uji opsi:

A dan B terlalu umum dan tidak spesifik sebagai dampak yang biasa ditekankan pada materi dasar.

C paling sesuai: kemungkinan reaksi alergi pada tubuh.

D tidak tepat sebagai “dampak negatif” yang lazim dinyatakan; antibodi terbentuk saat respon imun, tetapi opsi ini tidak jelas dan tidak spesifik.

E tidak logis: serat adalah komponen yang memang tidak dicerna sepenuhnya; tubuh manusia tetap dapat memproses makanan berserat normal.

Catatan: reaksi alergi dapat muncul bila respon imun terhadap protein tertentu meningkat sehingga respon imun \( \gt \) kondisi normal pada individu sensitif.


Soal 35

Disilangkan kapri bulat kuning \( (BBKK) \) dengan kapri keriput hijau \( (bbkk) \). Bulat \( (B) \) dominan terhadap keriput \( (b) \), kuning \( (K) \) dominan terhadap hijau \( (k) \). Apabila \( F_1 \) disilangkan sesamanya, pada \( F_2 \) dihasilkan \( 1280 \) tanaman kapri, perkiraan tanaman kapri bulat kuning yang dihasilkan adalah sejumlah ....

A. \( 150 \)
B. \( 250 \)
C. \( 600 \)
D. \( 720 \)
E. \( 740 \)

Jawaban & Analisis

Kunci: D

Langkah 1 (tentukan genotipe \( F_1 \)): \( BBKK \times bbkk \Rightarrow F_1 \) semuanya \( BbKk \) (fenotipe bulat kuning).

Langkah 2 (rasio fenotipe \( F_2 \)): Persilangan dihibrid \( BbKk \times BbKk \) menghasilkan rasio fenotipe \( 9:3:3:1 \).

Langkah 3 (fenotipe bulat kuning): Bulat kuning adalah bagian \( \frac{9}{16} \) dari \( F_2 \).

Langkah 4 (hitung jumlah):

\( \frac{9}{16}\times 1280 = \frac{9}{16}\times 1280 = 9 \times 80 = 720 \).

Kesimpulan: jumlah kapri bulat kuning \( = 720 \).