1. Environmental researchers use interdisciplinary methods to analyze pollution, ecosystem degradation, and conservation outcomes.
klik untuk menampilkan terjemahan
Peneliti lingkungan MENGGUNAKAN metode lintas disiplin untuk menganalisis pencemaran, kerusakan ekosistem, dan hasil konservasi.
2. Unsustainable industrial practices waste natural capital and accelerate longterm environmental damage.
klik untuk menampilkan terjemahan
Praktik industri yang tidak berkelanjutan MENYIA-NYIAKAN modal alam dan mempercepat kerusakan lingkungan jangka panjang.
3. Governments spend substantial resources addressing air, water, and soil pollution.
klik untuk menampilkan terjemahan
Pemerintah MENGHABISKAN sumber daya yang besar untuk menangani pencemaran udara, air, dan tanah.
4. Scientific assessments help policymakers prioritize conservation and environmental restoration.
klik untuk menampilkan terjemahan
Kajian ilmiah MEMBANTU para pembuat kebijakan memprioritaskan konservasi dan pemulihan lingkungan.
5. Environmental economists say that prevention is more effective than remediation in managing pollution.
klik untuk menampilkan terjemahan
Ekonom lingkungan MENYATAKAN bahwa pencegahan lebih efektif dibandingkan penanggulangan dalam mengelola pencemaran.
6. Societies increasingly realize that environmental damage threatens public health and economic stability.
klik untuk menampilkan terjemahan
Masyarakat semakin MENYADARI bahwa kerusakan lingkungan mengancam kesehatan publik dan kestabilan ekonomi.
7. Conservation programs aim to reduce biodiversity loss and ecosystem degradation.
klik untuk menampilkan terjemahan
Program konservasi bertujuan MENGURANGI hilangnya keanekaragaman hayati dan kerusakan ekosistem.
8. Comparative analyses compare pollution levels across regions with different regulatory frameworks.
klik untuk menampilkan terjemahan
Analisis perbandingan MEMBANDINGKAN tingkat pencemaran antarwilayah dengan kerangka regulasi yang berbeda.
9. Environmental agencies post monitoring reports on pollution sources and conservation progress.
klik untuk menampilkan terjemahan
Lembaga lingkungan MENGUNGGAH laporan pemantauan tentang sumber pencemaran dan kemajuan konservasi.
10. In global forums, stakeholders hear urgent calls to address climaterelated environmental risks.
klik untuk menampilkan terjemahan
Dalam forum global, para pemangku kepentingan MENDENGAR seruan mendesak untuk menangani risiko lingkungan terkait iklim.
11. Researchers notice rising pollution trends in rapidly industrializing areas.
klik untuk menampilkan terjemahan
Para peneliti MENCERMATI tren pencemaran yang meningkat di wilayah yang cepat terindustrialisasi.
12. Local communities often feel the direct effects of environmental degradation on health and livelihoods.
klik untuk menampilkan terjemahan
Masyarakat lokal sering MERASAKAN dampak langsung kerusakan lingkungan terhadap kesehatan dan mata pencaharian.
13. Advocacy groups sometimes bombard public debate with data on environmental destruction.
klik untuk menampilkan terjemahan
Kelompok advokasi terkadang MEMBANJIRI perdebatan publik dengan data tentang perusakan lingkungan.
14. Governments install wastetreatment and emissioncontrol systems to protect ecosystems.
klik untuk menampilkan terjemahan
Pemerintah MEMASANG sistem pengolahan limbah dan pengendalian emisi untuk melindungi ekosistem.
15. Scientists stay cautious when interpreting environmental data affected by seasonal variation.
klik untuk menampilkan terjemahan
Para ilmuwan TETAP berhati-hati saat menafsirkan data lingkungan yang dipengaruhi variasi musiman.
16. Analysts scroll through satellite imagery to detect deforestation and landuse change.
klik untuk menampilkan terjemahan
Para analis MENGGULIR citra satelit untuk mendeteksi deforestasi dan perubahan penggunaan lahan.
17. Scholars appreciate the interconnected nature of pollution control, ecosystem protection, and conservation.
klik untuk menampilkan terjemahan
Para akademisi MENGHARGAI sifat saling terhubung antara pengendalian pencemaran, perlindungan ekosistem, dan konservasi.
18. Recent studies find strong correlations between pollution reduction and improved ecosystem resilience.
klik untuk menampilkan terjemahan
Studi terbaru MENEMUKAN korelasi yang kuat antara penurunan pencemaran dan meningkatnya ketahanan ekosistem.
19. Earlier research found that weak regulation contributes significantly to environmental damage.
klik untuk menampilkan terjemahan
Penelitian sebelumnya MENEMUKAN bahwa regulasi yang lemah berkontribusi besar terhadap kerusakan lingkungan.
20. Overall, longterm evaluations found that conservationbased policies are essential for sustainable environmental management.
klik untuk menampilkan terjemahan
Secara keseluruhan, evaluasi jangka panjang MENEMUKAN bahwa kebijakan berbasis konservasi sangat penting untuk pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.