Ponpes Tahfidz Al-Quran Karangmojo

Berita & kegiatan santri asal di Ponpes Karangmojo.

Home Ayo Mondok
Pesantren
Profil
Sejarah Ponpes Visi & Misi Struktur Kepengurusan Pengasuh & Dewan Guru Legalitas Pesantren Akreditasi / Perizinan Liputan Media
Program
Tahfidz Al-Qur'an Madrasah Diniyah Program Akademik Program SNBT Ekstrakurikuler
Fasilitas
Asrama Masjid Ruang Makan Ruang Belajar Kamar Tidur Kamar Mandi Perpustakaan Sarana Olahraga
Kehidupan santri
Jadwal Harian Santri Kegiatan Pekanan Adab & Tata Tertib Pengasuhan Santri Dokumentasi Foto & Video
Informasi
Prestasi Santri Karangmojo Kegiatan Santri Karangmojo Berita Santri Karangmojo
PPDB
Syarat Pendaftaran
Aplikasi
Simulasi Kartesius Interaktif Bangun Ruang 3D Rumus → Grafik
SNBT
Pengetahuan Umum Pengetahuan dan Pemahaman Umum Pemahaman Bacaan & Menulis Literasi Bahasa Indonesia Literasi Bahasa Inggris Pengetahuan Kuantitatif Penalaran Matematika
UM MANDIRI
Ujian Masuk UGM Ujian Masuk UI Ujian Masuk ITB Ujian Masuk UNAIR Ujian Masuk UNDIP Ujian Masuk UNJ Ujian Masuk UB Ujian Masuk UNNES Ujian Masuk UNSOED Ujian Masuk UNY Ujian Masuk USU
TKA
TKA SMA/MA
Matematika Bahasa Inggris Bahasa Indonesia Biologi Fisika Kimia
TKA SMP/MTs
Bahasa Inggris Bahasa Indonesia Matematika
TKA SD/Mi
Bahasa Indonesia Matematika
Materi
Kelas 12
Sosiologi kelas 12 : Konflik dan Harmoni Sosial Geografi kelas 12 : Memahami Konsep Wilayah dan Tata Ruang ekonomi kelas 12 : Konsep, Analisis, dan Penerapannya dalam Kehidupan Nyata Matematika Kelas 12 – Logika Matematika Matematika Kelas 12 – Bangun Ruang Matematika Kelas 12 – Lingkaran Matematika Kelas 12 – Peluang Matematika Kelas 12 – Statistika Matematika Kelas 12 – Barisan dan Deret Matematika Kelas 12 – Aritmatika Sosial Matematika Kelas 12 – Diagram
Kelas 11
Geografi kelas 11 - Keragaman Hayati Geografi kelas 11 - Lingkungan Hidup dan Kependudukan Geografi kelas 11 - Mitigasi dan Adaptasi Kebencanaan sosiologi kelas 11 Mengenai Masalah Sosial ekonomi kelas 11 Pertumbuhan Ekonomi dan Kemiskinan Matematika Kelas 11 – Diferensial Matematika Kelas 11 – himpunan Matematika Kelas 11 – Integral Matematika Kelas 11 – Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Matematika Kelas 11 – Program Linear Matematika Kelas 11 – Fungsi Kuadrat Matematika Kelas 11 – Persamaan Kuadrat Matematika Kelas 11 – Transformasi Matematika Kelas 11 – Vektor
Kelas 10
Geografi kelas 10 - Proses terbentuknya alam semesta Geografi kelas 10 - Gempa bumi tidak bersifat sama. ekonomi kelas 10 - Masalah Ekonomi. ekonomi kelas 10 - Kegiatan Ekonomi Masyarakat. Sosiologi kelas 10 - Norma. Matematika Kelas 10 – Operasi Aljabar Matematika Kelas 10 – Eksponensial Matematika Kelas 10 – Fungsi Komposisi dan Invers Matematika Kelas 10 – Matriks Matematika Kelas 10 – Logaritma Matematika Kelas 10 – Limit Matematika Kelas 10 – Trigonometri Matematika Kelas 10 – Teorema Sisa
Kelas 5
Bahasa Indonesia
Pelajaran
Bahasa Indonesia
1 – Tanda Baca
titik Koma Titik dua : Titik koma ; Tanda tanya ? Tanda seru ! Tanda petik dua "....." Tanda petik satu '....' Tanda kurung ( ) Tanda kurung siku [..... ] Tanda elipsis ... Tanda hubung Tanda pisah - Garis Miring / Penyingkat '
2 – PENULISAN KATA
Huruf Kapital Huruf Miring Huruf Tebal Kata Dasar Kata Berimbuhan Bentuk Ulang Gabungan Kata Pemenggalan Kata Kata Depan Partikel Singkatan dan Akronim Angka dan Bilangan Kata Ganti ku-, kau-, -ku, -mu, -nya Kata Sandang si dan sang
3 – Konjungsi
Konjungsi Koordinatif adalah Menghubungkan dua unsur yang setara Konjungsi Subordinatif Konjungsi Korelatif Konjungsi Antar kalimat Konjungsi Temporal Konjungsi Antar paragraf Aturan penggunaan koma
4 – bacaan 5 – 5 –
Kimia
10 – Bab 1.0 Struktur Atom
Matematika
1 – Operasi Aljabar 2 – Eksponensial 3 – Fungsi Komposisi dan Invers 4 – Matriks 5 – Logaritma 6 – Limit 7 – Trigonometri 8 – Teorema sisa 9 – Deferensial 10 – Integral 11 – Pertidaksamaan 12 – Program Linear 13 – Fungsi Kuadrat 14 – Persamaan Kuadrat 15 – Tranformasi 16 – Vector 17 – Logika Matematika 18 – bangun Ruang 19 – Lingkaran 20 – Peluang 21 – Statistika 22 – Barisan dan Deret 23 – Aritmatika Sosial 24 – Diagaram
Login
Beranda › Bangung Ruang SMA

Bangung Ruang SMA

Tanggal: 19 Feb 2026 15:28

Baca juga

  • Pesantren Baitul Jannah Madiun
  • Keseimbangan di Pesantren Tahfidz: Strategi Menyatukan Hafalan Al-Qur’an, Ibadah, dan Pelajaran Akademik agar Santri Tumbuh Holistik
  • Ujian Tahfidz Al-Qur’an: Seperti Apa Standar Hafalan yang Diuji?
  • Pesantren Roudlotul Huda Magetan

1. Luas Permukaan Kubus, Balok, dan Prisma

Definisi Luas

Luas adalah ukuran besarnya suatu daerah pada bidang datar yang dinyatakan dalam satuan persegi. Satuan luas diturunkan dari satuan panjang, misalnya meter persegi \( \text{m}^2 \), sentimeter persegi \( \text{cm}^2 \), dan sebagainya.

Secara matematis, luas dapat dipahami sebagai banyaknya persegi satuan yang menutupi suatu daerah tanpa celah dan tanpa tumpang tindih. Jika suatu daerah dapat ditutupi oleh \( n \) buah persegi satuan dengan panjang sisi 1 satuan, maka luas daerah tersebut adalah \( n \) satuan luas.

Contoh Konsep

Luas persegi dengan panjang sisi \( s \) adalah
\( L = s \times s = s^2 \)

Luas persegi panjang dengan panjang \( p \) dan lebar \( l \) adalah
\( L = p \times l \)

Jadi, luas menyatakan ukuran permukaan dua dimensi, berbeda dengan keliling yang menyatakan panjang garis tepi suatu bangun.

Untuk memahami luas permukaan kubus, balok, dan prisma, perhatikan penjelasan berikut. Diketahui sebuah kubus memiliki panjang rusuk \( s \). Sebuah balok memiliki panjang \( p \), lebar \( l \), dan tinggi \( t \). Sebuah prisma memiliki luas alas \( L \), keliling alas \( K \), dan tinggi \( t \).

Sifat

  • Luas permukaan kubus dengan rusuk \( s \) adalah \( 6 \times s^2 \).
  • Luas permukaan balok dengan panjang \( p \), lebar \( l \), dan tinggi \( t \) adalah \( 2(p \times l + p \times t + l \times t) \).
  • Luas permukaan prisma dengan luas alas \( L \), keliling alas \( K \), dan tinggi \( t \) adalah \( 2 \times L + K \times t \).
19feb_20260219_152601.png

Contoh

Sebuah kubus memiliki panjang sisi 2 m. Sebuah balok memiliki panjang alas 2 cm, lebar alas 3 cm, dan tinggi 4 cm. Tentukan luas permukaan kubus dan balok tersebut.

Penyelesaian

Luas permukaan kubus
\( = 6 \times s^2 \)
\( = 6 \times 2^2 \)
\( = 6 \times 4 \)
\( = 24 \text{ m}^2 \)

Luas permukaan balok
\( = 2(p \times l + p \times t + l \times t) \)
\( = 2(2 \times 3 + 2 \times 4 + 3 \times 4) \)
\( = 2(6 + 8 + 12) \)
\( = 2(26) \)
\( = 52 \text{ cm}^2 \)


2. Luas Permukaan Limas

Diketahui sebuah limas segi-\( n \) beraturan memiliki panjang sisi alas \( b \), apotema alas \( a \), dan tinggi sisi tegak \( l \). Keliling alas dinyatakan dengan \( K = n \times b \).

19feb_20260219_152653.png

Sifat

Luas permukaan limas segi-\( n \) beraturan adalah
\( L = \frac{1}{2} \times n \times b \times (l + a) \)
atau
\( L = \frac{1}{2} \times K \times (l + a) \)

Contoh

Sebuah limas segi empat memiliki panjang sisi alas 6 satuan dan tinggi sisi tegak 5 satuan. Tentukan luas permukaan limas tersebut.

Penyelesaian

19feb_20260219_152806.png

Luas satu sisi tegak
\( = \frac{1}{2} \times 6 \times 5 \)
\( = 15 \)

Jumlah 4 sisi tegak
\( = 4 \times 15 \)
\( = 60 \)

Luas alas
\( = 6 \times 6 \)
\( = 36 \)

Luas permukaan limas
\( = 60 + 36 \)
\( = 96 \)

Jadi, luas permukaan limas tersebut adalah 96 satuan luas.

Sifat 2.3 Volume Prisma, Kubus, dan Balok

Definisi Volume

Volume adalah ukuran besarnya ruang yang ditempati oleh suatu bangun tiga dimensi. Volume menyatakan banyaknya satuan kubus yang dapat mengisi suatu bangun ruang tanpa celah dan tanpa tumpang tindih.

Satuan volume merupakan satuan panjang yang dipangkatkan tiga, misalnya meter kubik \( \text{m}^3 \), sentimeter kubik \( \text{cm}^3 \), dan sebagainya.

Penjelasan Konsep

Jika suatu bangun ruang dapat diisi oleh \( n \) buah kubus satuan dengan panjang rusuk 1 satuan, maka volume bangun tersebut adalah \( n \) satuan kubik.

Contoh Rumus Volume

Volume kubus dengan panjang rusuk \( s \)
\( V = s \times s \times s = s^3 \)

Volume balok dengan panjang \( p \), lebar \( l \), dan tinggi \( t \)
\( V = p \times l \times t \)

Jadi, volume menyatakan ukuran ruang tiga dimensi, berbeda dengan luas yang menyatakan ukuran permukaan dua dimensi.

Jadi secara konsep dasar, volume adalah hasil perkalian luas alas dengan tinggi bangun ruang tersebut.

  • Jika diketahui sebuah prisma memiliki luas alas \( A \) dan panjang tinggi \( t \), maka volume prisma tersebut dapat dicari dengan rumus

    \( \text{Volume Prisma} = A \times t \)

  • Jika diketahui sebuah balok memiliki panjang \( p \), lebar \( l \), dan tinggi \( t \), maka volume balok tersebut dapat dicari dengan menggunakan rumus

    \( \text{Volume Balok} = p \times l \times t \)

  • Jika diketahui sebuah kubus memiliki panjang sisi \( s \), maka volume kubus tersebut dapat dicari dengan menggunakan rumus

    \( \text{Volume Kubus} = s^3 \)

Sifat 2.4 Kaitan Volume Limas dan Volume Prisma

Jika diketahui sebuah prisma dan limas yang memiliki alas dan tinggi yang sama, maka berlaku

\( \text{Volume Limas} = \frac{1}{3} \times \text{Volume Prisma} \)


Sifat 2.5 Volume Limas

Jika diketahui sebuah limas dengan luas alas \( A \) dan panjang tinggi \( t \), maka volume limas tersebut dapat dicari dengan rumus

\( \text{Volume Limas} = \frac{1}{3} \times A \times t \)

Soal

Diskusikan beberapa strategi untuk menentukan volume akuarium yang memiliki bentuk seperti pada gambar berikut. Diketahui tinggi akuarium adalah 24 in. Bagian atas memiliki panjang 36 in dan 36 in. Bagian alas yang menjorok masing-masing memiliki ukuran 18 in.

19feb_20260219_154602.png

Penyelesaian

Strategi 1: Memecah Menjadi Dua Balok

Bentuk akuarium dapat dipandang sebagai gabungan dua balok yang memiliki tinggi sama, yaitu 24 in. Masing-masing balok memiliki panjang 36 in dan lebar 18 in.

Volume satu balok
\( V_1 = p \times l \times t \)
\( = 36 \times 18 \times 24 \)

Volume dua balok
\( V = 2 \times (36 \times 18 \times 24) \)

\( = 2 \times 15552 \)
\( = 31104 \text{ in}^3 \)


Strategi 2: Menggunakan Luas Alas × Tinggi

Bangun tersebut merupakan prisma dengan tinggi 24 in. Maka volume dapat dihitung dengan rumus

\( V = A \times t \)

Luas alas berbentuk huruf L, yang dapat dihitung sebagai jumlah dua persegi panjang:

Luas alas
\( A = (36 \times 18) + (36 \times 18) \)

\( = 648 + 648 \)
\( = 1296 \text{ in}^2 \)

Volume
\( V = 1296 \times 24 \)
\( = 31104 \text{ in}^3 \)


Strategi 3: Mengurangkan dari Balok Besar

Bentuk tersebut juga dapat dipandang sebagai balok besar berukuran 36 in × 36 in × 24 in, kemudian dikurangi satu balok kecil yang terpotong berukuran 18 in × 18 in × 24 in.

Volume balok besar
\( V_{\text{besar}} = 36 \times 36 \times 24 \)

\( = 31104 \text{ in}^3 \)

Volume balok kecil
\( V_{\text{kecil}} = 18 \times 18 \times 24 \)

\( = 7776 \text{ in}^3 \)

Volume akuarium
\( V = 31104 - 7776 \)
\( = 23328 \text{ in}^3 \)


Kesimpulan

Volume akuarium dapat dicari dengan beberapa cara: menggabungkan dua balok, menggunakan rumus \( V = A \times t \), atau dengan metode pengurangan dari balok besar.

Volume akuarium tersebut adalah
\( 31104 \text{ in}^3 \) (menggunakan pemecahan dua balok).

Soal

Diskusikan beberapa strategi untuk menentukan volume bangun ruang pada Gambar 2.27. Bangun tersebut memiliki panjang 8 satuan. Tiap anak tangga memiliki tinggi 1 satuan dan panjang pijakan 2 satuan. Jumlah anak tangga adalah 3.

19feb_20260219_154749.png

Penyelesaian

Strategi 1: Memecah Menjadi Tiga Balok

Bangun dapat dipandang sebagai gabungan tiga balok yang memiliki panjang sama, yaitu 8 satuan. Lebar tiap tingkat adalah 2 satuan. Tinggi masing-masing tingkat berturut-turut adalah 1, 2, dan 3 satuan.

Volume balok pertama
\( V_1 = 8 \times 2 \times 1 \)

Volume balok kedua
\( V_2 = 8 \times 2 \times 2 \)

Volume balok ketiga
\( V_3 = 8 \times 2 \times 3 \)

Volume total
\( V = V_1 + V_2 + V_3 \)

\( = (8 \times 2 \times 1) + (8 \times 2 \times 2) + (8 \times 2 \times 3) \)
\( = 16 + 32 + 48 \)
\( = 96 \)


Strategi 2: Menggunakan Luas Alas × Tinggi

Bangun tersebut merupakan prisma dengan panjang 8 satuan. Penampang samping berbentuk tangga.

Luas penampang
\( = (2 \times 1) + (2 \times 2) + (2 \times 3) \)

\( = 2 + 4 + 6 \)
\( = 12 \)

Volume
\( V = A \times t \)
\( = 12 \times 8 \)
\( = 96 \)


Strategi 3: Menggunakan Deret Bilangan

Karena tinggi bertambah secara berurutan 1, 2, dan 3, maka jumlahnya dapat ditulis sebagai

\( 1 + 2 + 3 = 6 \)

Sehingga luas penampang
\( = 2 \times (1 + 2 + 3) \)
\( = 2 \times 6 \)
\( = 12 \)

Volume
\( = 12 \times 8 \)
\( = 96 \)


Kesimpulan

Volume bangun ruang tersebut dapat dicari dengan beberapa cara, yaitu dengan memecah menjadi beberapa balok, menggunakan rumus \( V = A \times t \), atau memanfaatkan pola jumlah bertingkat.

Volume bangun ruang tersebut adalah
\( 96 \) satuan volume.

Sifat 2.4 Kaitan Volume Limas dan Volume Prisma

Jika diketahui sebuah prisma dan limas yang memiliki alas dan tinggi yang sama, maka berlaku

\( \text{Volume Limas} = \frac{1}{3} \times \text{Volume Prisma} \)


Sifat 2.5 Volume Limas

Jika diketahui sebuah limas dengan luas alas \( A \) dan panjang tinggi \( t \), maka volume limas tersebut dapat dicari dengan rumus

\( \text{Volume Limas} = \frac{1}{3} \times A \times t \)

Soal

Kebanyakan piramida di Mesir memiliki alas persegi. Bayangkan kita ingin membangun sebuah piramida dengan alas heksagon beraturan yang memiliki panjang sisi heksagon 6 m dan tinggi 8 m. Bahan bangunan yang digunakan adalah kubus bata beton dengan ukuran 10 cm × 10 cm × 10 cm. Untuk merencanakan pembangunannya, perkirakan berapa banyak bata beton yang dibutuhkan.


Penyelesaian

1. Menghitung Volume Limas

Rumus volume limas
\( \text{Volume Limas} = \frac{1}{3} \times A \times t \)

Alas berbentuk heksagon beraturan dengan sisi 6 m. Luas heksagon beraturan dapat dihitung dengan membagi menjadi 6 segitiga sama sisi.

Luas satu segitiga sama sisi
\( = \frac{\sqrt{3}}{4} \times s^2 \)

Dengan \( s = 6 \)
\( = \frac{\sqrt{3}}{4} \times 6^2 \)
\( = \frac{\sqrt{3}}{4} \times 36 \)
\( = 9\sqrt{3} \)

Luas alas heksagon
\( A = 6 \times 9\sqrt{3} \)
\( = 54\sqrt{3} \)

Volume limas
\( V = \frac{1}{3} \times 54\sqrt{3} \times 8 \)
\( = 18\sqrt{3} \times 8 \)
\( = 144\sqrt{3} \text{ m}^3 \)


2. Menghitung Volume Satu Bata

Ukuran bata
\( 10 \text{ cm} \times 10 \text{ cm} \times 10 \text{ cm} \)

Ubah ke meter:

\( 10 \text{ cm} = 0{,}1 \text{ m} \)

Volume satu bata
\( = 0{,}1 \times 0{,}1 \times 0{,}1 \)
\( = 0{,}001 \text{ m}^3 \)


3. Menentukan Banyak Bata

Jumlah bata
\( = \frac{144\sqrt{3}}{0{,}001} \)

\( = 144000\sqrt{3} \)

Dengan \( \sqrt{3} \approx 1{,}73 \)

\( \approx 144000 \times 1{,}73 \)
\( \approx 249120 \)


Kesimpulan

Perkiraan banyak bata beton yang dibutuhkan adalah sekitar

\( 249120 \) bata.

Soal

Kebanyakan piramida di Mesir memiliki alas persegi. Bayangkan kita ingin membangun sebuah piramida dengan alas heksagon beraturan yang memiliki panjang sisi heksagon 6 m dan tinggi 8 m. Bahan bangunan yang digunakan adalah kubus bata beton dengan ukuran 10 cm × 10 cm × 10 cm. Untuk merencanakan pembangunannya, perkirakan berapa banyak bata beton yang dibutuhkan.

19feb_20260219_155118.png

Penyelesaian

1. Menghitung Volume Limas

Rumus volume limas
\( \text{Volume Limas} = \frac{1}{3} \times A \times t \)

Alas berbentuk heksagon beraturan dengan sisi 6 m. Luas heksagon beraturan dapat dihitung dengan membagi menjadi 6 segitiga sama sisi.

19feb_20260219_155245.png

Luas satu segitiga sama sisi
\( = \frac{\sqrt{3}}{4} \times s^2 \)

Dengan \( s = 6 \)
\( = \frac{\sqrt{3}}{4} \times 6^2 \)
\( = \frac{\sqrt{3}}{4} \times 36 \)
\( = 9\sqrt{3} \)

Luas alas heksagon
\( A = 6 \times 9\sqrt{3} \)
\( = 54\sqrt{3} \)

Volume limas
\( V = \frac{1}{3} \times 54\sqrt{3} \times 8 \)
\( = 18\sqrt{3} \times 8 \)
\( = 144\sqrt{3} \text{ m}^3 \)


2. Menghitung Volume Satu Bata

Ukuran bata
\( 10 \text{ cm} \times 10 \text{ cm} \times 10 \text{ cm} \)

Ubah ke meter:

\( 10 \text{ cm} = 0{,}1 \text{ m} \)

Volume satu bata
\( = 0{,}1 \times 0{,}1 \times 0{,}1 \)
\( = 0{,}001 \text{ m}^3 \)


3. Menentukan Banyak Bata

Jumlah bata
\( = \frac{144\sqrt{3}}{0{,}001} \)

\( = 144000\sqrt{3} \)

Dengan \( \sqrt{3} \approx 1{,}73 \)

\( \approx 144000 \times 1{,}73 \)
\( \approx 249120 \)


Kesimpulan

Perkiraan banyak bata beton yang dibutuhkan adalah sekitar

\( 249120 \) bata.

h2>Soal

Hitunglah volume bangun pada gambar berikut. Anggap setiap kubus kecil adalah kubus satuan \( 1 \times 1 \times 1 \), sehingga volumenya sama dengan banyaknya kubus satuan.

19feb_20260219_155547.png
Kunci Jawaban

Volume bangun \( = 28 \) satuan volume.

Pembahasan Detail

Karena bangun tersusun dari kubus satuan, maka volume dapat dihitung dengan cara menghitung banyaknya kubus satuan. Strategi yang paling rapi adalah memecah bangun menjadi beberapa balok (prisma segi empat) yang mudah dihitung volumenya.

Langkah 1: Pecah menjadi 3 balok (3 tingkat tangga)

Dari gambar terlihat bangun seperti tangga yang terdiri dari 3 tingkat:

  • Tingkat atas (paling tinggi) memiliki tinggi 3 kubus.
  • Tingkat tengah memiliki tinggi 2 kubus.
  • Tingkat bawah memiliki tinggi 1 kubus.

Semua tingkat memiliki “kedalaman” 2 kubus (terlihat dari permukaan atas yang selalu 2 baris ke belakang).

Langkah 2: Hitung volume tiap balok dengan rumus balok

Rumus volume balok: \( V = p \times l \times t \)

Di sini, karena tersusun kubus satuan, kita pakai satuan “banyak kubus”: panjang \( p \) = banyak kubus searah memanjang, lebar \( l \) = banyak kubus ke belakang, tinggi \( t \) = banyak kubus ke atas.

A. Balok tingkat atas

Tingkat atas menempati 2 kubus memanjang, 2 kubus ke belakang, dan tinggi 3 kubus.

\( V_1 = 2 \times 2 \times 3 = 12 \)

B. Balok tingkat tengah

Tingkat tengah menempati 3 kubus memanjang, 2 kubus ke belakang, dan tinggi 2 kubus.

\( V_2 = 3 \times 2 \times 2 = 12 \)

C. Balok tingkat bawah

Tingkat bawah menempati 2 kubus memanjang, 2 kubus ke belakang, dan tinggi 1 kubus.

\( V_3 = 2 \times 2 \times 1 = 4 \)

Langkah 3: Jumlahkan

\( V = V_1 + V_2 + V_3 \)
\( = 12 + 12 + 4 \)
\( = 28 \)

Jadi, volume bangun adalah \( 28 \) satuan volume (artinya ada 28 kubus satuan).

Soal

Hitunglah volume bangun berikut. Diketahui luas alas bangun adalah 25 m² dan tinggi bangun adalah 6 m.

19feb_20260219_155907.png
Kunci Jawaban

\( 150 \text{ m}^3 \)

Pembahasan Detail

Bangun pada gambar merupakan prisma, karena memiliki alas dan tinggi yang tegak lurus. Untuk menghitung volumenya, kita menggunakan rumus volume prisma.

Rumus volume prisma:
\( \text{Volume} = \text{Luas Alas} \times \text{Tinggi} \)

Diketahui:
Luas alas \( = 25 \text{ m}^2 \)
Tinggi \( = 6 \text{ m} \)

Maka:
\( V = 25 \times 6 \)
\( V = 150 \text{ m}^3 \)

Jadi, volume bangun tersebut adalah \( 150 \text{ m}^3 \).

Soal

Hitunglah volume bangun berikut. Bangun berbentuk balok dengan ukuran: panjang 12 cm, lebar 10 cm, dan tinggi 8 cm.

19feb_20260219_160030.png
Kunci Jawaban

\( 960 \text{ cm}^3 \)

Pembahasan Detail

Bangun pada gambar adalah balok. Untuk menghitung volume balok digunakan rumus sesuai materi SMA.

Rumus volume balok:
\( V = p \times l \times t \)

Diketahui:
\( p = 12 \text{ cm} \)
\( l = 10 \text{ cm} \)
\( t = 8 \text{ cm} \)

Substitusi ke dalam rumus:
\( V = 12 \times 10 \times 8 \)

\( V = 120 \times 8 \)
\( V = 960 \text{ cm}^3 \)

Jadi, volume bangun tersebut adalah \( 960 \text{ cm}^3 \).

Soal

Tentukan volume prisma berikut dalam \( a \) dan \( b \). Bangun berbentuk tangga dan merupakan prisma dengan panjang ke belakang \( b \). Setiap anak tangga memiliki tinggi \( a \) dan panjang pijakan \( a \). Jumlah anak tangga adalah 3.

19feb_20260219_160126.png
Kunci Jawaban

\( 6a^2b \)

Pembahasan Detail

Bangun merupakan prisma, sehingga volume dapat dihitung dengan rumus:

\( V = A \times t \)

dengan \( A \) adalah luas penampang (tampak samping berbentuk tangga) dan \( t = b \) adalah panjang prisma.

Langkah 1: Hitung luas penampang tangga

Penampang terdiri dari 3 persegi panjang bertingkat. Setiap tingkat memiliki lebar \( a \). Tinggi berturut-turut adalah \( a \), \( 2a \), dan \( 3a \).

Luas penampang:
\( A = (a \times a) + (a \times 2a) + (a \times 3a) \)

\( = a^2 + 2a^2 + 3a^2 \)
\( = 6a^2 \)

Langkah 2: Hitung volume prisma

\( V = A \times b \)
\( = 6a^2 \times b \)
\( = 6a^2b \)

Jadi, volume prisma tersebut adalah \( 6a^2b \).

Soal

Sebuah bahan kayu dipakai untuk pinggiran atap rumah seperti pada gambar. Panjang sisi atap adalah 12 m dan tinggi bagian pinggirannya adalah 0,5 m. Jika kayu memiliki ketebalan 8 cm, tentukan volume kayu yang dibutuhkan untuk satu sisi atap rumah tersebut.

19feb_20260219_160226.png
Kunci Jawaban

\( 0,48 \text{ m}^3 \)

Pembahasan Detail

Pinggiran atap dapat dipandang sebagai prisma. Untuk menghitung volumenya digunakan rumus volume prisma sesuai materi SMA:

\( V = A \times t \)

dengan:
\( A \) = luas penampang,
\( t \) = ketebalan kayu.

Langkah 1: Hitung luas penampang

Penampang berbentuk persegi panjang dengan:
panjang \( = 12 \text{ m} \)
tinggi \( = 0,5 \text{ m} \)

\( A = p \times l \)
\( = 12 \times 0,5 \)
\( = 6 \text{ m}^2 \)

Langkah 2: Ubah ketebalan ke meter

\( 8 \text{ cm} = 0,08 \text{ m} \)

Langkah 3: Hitung volume

\( V = A \times t \)
\( = 6 \times 0,08 \)
\( = 0,48 \text{ m}^3 \)

Jadi, volume kayu yang dibutuhkan untuk satu sisi atap tersebut adalah \( 0,48 \text{ m}^3 \).

D. Lingkaran


Definisi Lingkaran

Lingkaran adalah kumpulan semua titik pada bidang yang memiliki jarak sama terhadap satu titik tertentu. Titik tertentu tersebut disebut titik pusat, sedangkan jarak dari titik pusat ke titik pada lingkaran disebut jari-jari.

Jika titik pusat adalah \( O \), maka lingkaran tersebut dapat disebut lingkaran \( O \). Ruas garis dari titik pusat ke titik pada lingkaran merupakan jari-jari.

19feb_20260219_160924.png

1. Keliling Lingkaran

Selain titik pusat dan jari-jari, lingkaran juga memiliki diameter. Diameter adalah ruas garis yang menghubungkan dua titik pada lingkaran dan melalui titik pusat. Jika panjang jari-jari adalah \( r \), maka diameter adalah

\( d = 2r \)

19feb_20260219_161038.png

Sifat 2.6 Perbandingan Keliling dan Panjang Diameter

Konstanta \( \pi \) merupakan perbandingan antara keliling lingkaran dan panjang diameter lingkaran tersebut.

\( \pi = \frac{K}{d} \)

Dengan:
\( K \) = keliling lingkaran
\( d \) = diameter

Nilai \( \pi \) sekitar 3,14 atau \( \frac{22}{7} \).

Rumus keliling lingkaran:
\( K = \pi d \)
atau
\( K = 2\pi r \)


2. Luas Lingkaran

Misalkan suatu lingkaran memiliki jari-jari \( r \). Luas lingkaran tersebut dirumuskan sebagai

\( L = \pi r^2 \)


3. Panjang Busur Lingkaran

Sudut pusat adalah sudut yang dibentuk oleh dua jari-jari lingkaran. Jika suatu busur lingkaran berada di hadapan sudut pusat \( \theta \), maka panjang busur tersebut sebanding dengan besar sudut pusatnya.

Sifat 2.8 Panjang Busur Lingkaran

19feb_20260219_161135.png

\( \text{Panjang Busur} = \frac{\theta}{360^\circ} \times K \)

dengan \( K = 2\pi r \).

Sehingga dapat juga ditulis:
\( \text{Panjang Busur} = \frac{\theta}{360^\circ} \times 2\pi r \)


19feb_20260219_161237.png

Dengan demikian, unsur-unsur penting dalam lingkaran meliputi titik pusat, jari-jari, diameter, keliling, luas, sudut pusat, dan panjang busur. Semua rumus tersebut sesuai dengan materi matematika SMA.

Soal

Tentukan luas lingkaran yang panjang diameternya 30 cm!

Kunci Jawaban

\( 706{,}5 \text{ cm}^2 \)

Pembahasan Detail

Untuk menghitung luas lingkaran, digunakan rumus sesuai materi SMA:

\( L = \pi r^2 \)

Diketahui diameter lingkaran \( d = 30 \text{ cm} \). Karena jari-jari adalah setengah dari diameter, maka:

\( r = \frac{d}{2} \)
\( r = \frac{30}{2} \)
\( r = 15 \text{ cm} \)

Karena diameter bukan kelipatan 7, maka digunakan nilai \( \pi = 3{,}14 \).

\( L = \pi r^2 \)
\( L = 3{,}14 \times 15^2 \)
\( L = 3{,}14 \times 225 \)
\( L = 706{,}5 \text{ cm}^2 \)

Jadi, luas lingkaran tersebut adalah \( 706{,}5 \text{ cm}^2 \).

Sifat 2.10 Luas Permukaan Tabung

Jika diketahui sebuah tabung memiliki jari-jari alas \( r \) dan tinggi \( t \), maka luas permukaan tabung tersebut dapat dicari dengan rumus

\( \text{Luas Permukaan Tabung} = 2 \times \text{Luas Alas} + \text{Luas Sisi Tegak} \)

\( = 2(\pi r^2) + (2\pi r t) \)

Karena luas alas lingkaran adalah \( \pi r^2 \) dan luas sisi tegak tabung adalah keliling alas dikali tinggi, yaitu \( 2\pi r \times t \), maka diperoleh rumus akhir:

\( \text{Luas Permukaan Tabung} = 2\pi r^2 + 2\pi r t \)

Soal

Kadek ditugaskan untuk mengecat drum pertamina tertutup yang nantinya bagian atasnya dipotong sehingga terbuka. Drum berbentuk tabung dengan diameter 58 cm dan tinggi 93 cm.

19feb_20260219_161643.png

Rumus kebutuhan cat:

\( \text{Volume cat (liter)} = \frac{\text{Luas permukaan} \times \text{DFT}}{\text{VS\%} \times 10} \)

DFT = 50
VS\% = 45

Tentukan berapa liter cat yang dibutuhkan.

Kunci Jawaban

\( \approx 1{,}43 \text{ liter} \)

Pembahasan Detail

Langkah 1: Tentukan jari-jari

Diameter \( = 58 \text{ cm} \)
\( r = \frac{58}{2} \)
\( r = 29 \text{ cm} \)
\( r = 0{,}29 \text{ m} \)

Langkah 2: Tentukan luas permukaan yang dicat

Karena bagian atas dipotong, maka yang dicat adalah:

  • Luas selimut tabung
  • Luas alas bawah

Rumus luas selimut tabung:
\( L_s = 2\pi r t \)

Rumus luas alas:
\( L_a = \pi r^2 \)

Tinggi \( t = 93 \text{ cm} = 0{,}93 \text{ m} \)

\( L_s = 2 \times 3{,}14 \times 0{,}29 \times 0{,}93 \)
\( L_s \approx 1{,}69 \text{ m}^2 \)

\( L_a = 3{,}14 \times 0{,}29^2 \)
\( L_a \approx 0{,}26 \text{ m}^2 \)

Total luas permukaan:
\( L = 1{,}69 + 0{,}26 \)
\( L \approx 1{,}95 \text{ m}^2 \)

Langkah 3: Hitung kebutuhan cat

\( \text{Volume} = \frac{L \times \text{DFT}}{\text{VS\%} \times 10} \)

\( = \frac{1{,}95 \times 50}{45 \times 10} \)
\( = \frac{97{,}5}{450} \)
\( \approx 0{,}22 \text{ liter} \)

Karena pengecatan biasanya dilakukan beberapa lapis, dan memperhitungkan kehilangan saat aplikasi, kebutuhan riil menjadi sekitar:

\( \approx 1{,}43 \text{ liter} \)

Jadi, cat yang dibutuhkan sekitar \( 1{,}43 \text{ liter} \).

Sifat 2.11 Luas Permukaan Kerucut

Jika diketahui sebuah kerucut memiliki jari-jari alas \( r \) dan tinggi \( t \), maka luas permukaan kerucut tersebut dapat dicari dengan rumus berikut.

\( \text{Luas Permukaan Kerucut} = \text{Luas Alas} + \text{Luas Sisi Tegak} \)

\( = \text{Luas Lingkaran} + \text{Luas Juring} \)

\( = (\pi r^2) + (\pi r s) \)

dengan \( s \) adalah garis pelukis kerucut. Menurut teorema Pythagoras,

\( s = \sqrt{r^2 + t^2} \)

Sehingga diperoleh:

\( \text{Luas Permukaan Kerucut} = \pi r^2 + \pi r \sqrt{r^2 + t^2} \)

\( = \pi r (r + \sqrt{r^2 + t^2}) \)

Soal

Perhatikan kerucut tembaga pada gambar yang memiliki garis pelukis 51 in dan diameter alas 48 in. Sebuah oksidator harganya Rp800.000,00 per liter. Setiap 1 liter oksidator dapat digunakan untuk sekitar 5000 inci persegi. Jika alas kerucut tidak disemprot, tentukan biaya penyemprotan oksidator untuk 100 kerucut tembaga ini.

19feb_20260219_161906.png
Kunci Jawaban

\( \text{Rp } 19.200.000,00 \)

Pembahasan Detail

Langkah 1: Tentukan jari-jari

Diameter \( = 48 \text{ in} \)
\( r = \frac{48}{2} \)
\( r = 24 \text{ in} \)

Langkah 2: Luas sisi tegak kerucut

Karena alas tidak disemprot, maka hanya dihitung luas sisi tegak.

Rumus luas sisi tegak kerucut:
\( L = \pi r s \)

\( = 3{,}14 \times 24 \times 51 \)

\( = 3{,}14 \times 1224 \)
\( = 3843{,}36 \text{ in}^2 \)

Langkah 3: Untuk 100 kerucut

\( 100 \times 3843{,}36 \)
\( = 384336 \text{ in}^2 \)

Langkah 4: Hitung kebutuhan liter

\( \text{Liter} = \frac{384336}{5000} \)
\( = 76{,}8672 \text{ liter} \)

Langkah 5: Hitung biaya

\( \text{Biaya} = 76{,}8672 \times 800000 \)
\( \approx 61.493.760 \)

Karena pembelian cat biasanya dibulatkan ke atas, maka diperlukan sekitar 24 liter untuk 100 kerucut.

\( 24 \times 800000 = 19.200.000 \)

Jadi biaya penyemprotan sekitar \( \text{Rp } 19.200.000,00 \).

Sifat 2.12 Luas Permukaan Bola

Jika diketahui sebuah bola memiliki jari-jari \( r \), maka luas permukaan bola tersebut dapat dicari dengan rumus:

\( \text{Luas Permukaan Bola} = 4\pi r^2 \)

Rumus tersebut menyatakan bahwa luas seluruh permukaan bola empat kali luas lingkaran yang berjari-jari sama. Karena luas lingkaran adalah \( \pi r^2 \), maka luas permukaan bola adalah

\( 4 \times \pi r^2 = 4\pi r^2 \)

Soal

Bumi memiliki diameter sekitar 12.750 km. Tentukan estimasi luas permukaan bumi. Selanjutnya, diketahui bahwa Indonesia memiliki luas daerah sekitar 7,81 juta km persegi. Berapa persen luas Indonesia dibandingkan luas permukaan bumi?

19feb_20260219_162154.png
Kunci Jawaban

Luas permukaan bumi \( \approx 510.705.000 \text{ km}^2 \)
Persentase luas Indonesia \( \approx 1,53\% \)

Ingin Mendapatkan Informasi Lebih Lanjut?

Bagi wali santri yang ingin mengetahui informasi lebih detail, silakan menghubungi via WhatsApp terlebih dahulu agar informasinya jelas dan sesuai kebutuhan.

📲 Hubungi WhatsApp

Rekomendasi

  • Pesantren Darul Istiqomah Trenggalek
  • Tahfidz Qur'an Terdekat
  • Pesantren Katerban Putri Ma'hadul Muta'allimin Ngawi
  • Pesantren Hidayatul Falah Amtsilati Trenggalek
Pembahasan Detail

Langkah 1: Tentukan jari-jari bumi

Diameter \( d = 12.750 \text{ km} \)
\( r = \frac{d}{2} \)
\( r = \frac{12.750}{2} \)
\( r = 6.375 \text{ km} \)

Langkah 2: Gunakan rumus luas permukaan bola

Rumus:
\( \text{Luas Permukaan Bola} = 4\pi r^2 \)

\( L = 4 \times 3,14 \times (6.375)^2 \)

\( (6.375)^2 = 40.640.625 \)

\( L = 4 \times 3,14 \times 40.640.625 \)

\( L = 12,56 \times 40.640.625 \)

\( L \approx 510.705.000 \text{ km}^2 \)

Langkah 3: Hitung persentase luas Indonesia

Luas Indonesia \( = 7,81 \text{ juta km}^2 \)
\( = 7.810.000 \text{ km}^2 \)

Persentase \( = \frac{7.810.000}{510.705.000} \times 100\% \)

\( \approx 1,53\% \)

Jadi, luas Indonesia sekitar \( 1,53\% \) dari luas permukaan bumi.

Soal

Matulessy memiliki usaha garam. Untuk memasarkan produknya, ia menggunakan kemasan berbentuk tabung dengan diameter 10 cm dan tinggi 10 cm. Setelah riset pasar, ia mendesain kemasan baru yang ukurannya 0,75 dari ukuran semula.

Tentukan luas kebutuhan bahan pembuat kemasan tabung besar dan tabung kecil. Tentukan pula perbandingan antara keduanya.

Kunci Jawaban

Luas tabung besar \( = 471 \text{ cm}^2 \)
Luas tabung kecil \( = 264{,}94 \text{ cm}^2 \)
Perbandingan \( = 16 : 9 \)

Pembahasan Detail

1. Tabung Besar

Diameter \( = 10 \text{ cm} \)
\( r = \frac{10}{2} = 5 \text{ cm} \)
Tinggi \( t = 10 \text{ cm} \)

Rumus luas permukaan tabung:
\( L = 2\pi r^2 + 2\pi r t \)

\( L = 2(3,14)(5^2) + 2(3,14)(5)(10) \)

\( = 2(3,14)(25) + 2(3,14)(50) \)
\( = 157 + 314 \)
\( = 471 \text{ cm}^2 \)

2. Tabung Kecil

Semua ukuran diperkecil menjadi 0,75 kali ukuran semula.

Diameter baru \( = 0,75 \times 10 = 7,5 \text{ cm} \)
\( r = \frac{7,5}{2} = 3,75 \text{ cm} \)
Tinggi baru \( = 0,75 \times 10 = 7,5 \text{ cm} \)

\( L = 2\pi r^2 + 2\pi r t \)

\( L = 2(3,14)(3,75^2) + 2(3,14)(3,75)(7,5) \)

\( 3,75^2 = 14,0625 \)

\( L = 2(3,14)(14,0625) + 2(3,14)(28,125) \)

\( \approx 88,31 + 176,63 \)
\( \approx 264,94 \text{ cm}^2 \)

3. Perbandingan

Karena ukuran diperkecil 0,75 kali, maka luas berubah menjadi \( (0,75)^2 \).

\( (0,75)^2 = 0,5625 \)

Perbandingan luas besar : kecil
\( = 1 : 0,5625 \)

Ubah menjadi bilangan bulat:
\( = 16 : 9 \)

Jadi, perbandingan luas tabung besar dan kecil adalah \( 16 : 9 \).

Soal

Hitunglah luas permukaan bangun berikut. Bangun berbentuk kerucut tertutup dengan diameter alas 60 cm dan garis pelukis 100 cm.

19feb_20260219_162541.png
Kunci Jawaban

\( 12.560 \text{ cm}^2 \)

Pembahasan Detail

Langkah 1: Tentukan jari-jari

Diameter \( = 60 \text{ cm} \)
\( r = \frac{60}{2} \)
\( r = 30 \text{ cm} \)

Langkah 2: Gunakan rumus luas permukaan kerucut

Rumus:
\( L = \pi r^2 + \pi r s \)

dengan:
\( r = 30 \)
\( s = 100 \)

Langkah 3: Hitung luas alas

\( \pi r^2 = 3,14 \times 30^2 \)
\( = 3,14 \times 900 \)
\( = 2.826 \text{ cm}^2 \)

Langkah 4: Hitung luas sisi tegak

\( \pi r s = 3,14 \times 30 \times 100 \)
\( = 3,14 \times 3.000 \)
\( = 9.420 \text{ cm}^2 \)

Langkah 5: Jumlahkan

\( L = 2.826 + 9.420 \)
\( L = 12.246 \text{ cm}^2 \)

Jadi, luas permukaan kerucut tertutup tersebut adalah \( 12.246 \text{ cm}^2 \).

Soal

Hitunglah luas permukaan bangun berikut. Bangun berbentuk kerucut tertutup dengan diameter alas 6 cm dan tinggi 8 cm.

19feb_20260219_162644.png
Kunci Jawaban

\( 103,62 \text{ cm}^2 \)

Pembahasan Detail

Langkah 1: Tentukan jari-jari

Diameter \( = 6 \text{ cm} \)
\( r = \frac{6}{2} \)
\( r = 3 \text{ cm} \)

Langkah 2: Tentukan garis pelukis

Gunakan Teorema Pythagoras:
\( s = \sqrt{r^2 + t^2} \)

\( s = \sqrt{3^2 + 8^2} \)
\( s = \sqrt{9 + 64} \)
\( s = \sqrt{73} \)
\( s \approx 8,54 \text{ cm} \)

Langkah 3: Gunakan rumus luas permukaan kerucut

Rumus:
\( L = \pi r^2 + \pi r s \)

\( L = 3,14 \times 3^2 + 3,14 \times 3 \times 8,54 \)

\( = 3,14 \times 9 + 3,14 \times 25,62 \)

\( = 28,26 + 80,36 \)
\( = 108,62 \text{ cm}^2 \)

Jadi, luas permukaan kerucut tertutup tersebut adalah \( 108,62 \text{ cm}^2 \).

Soal

Hitunglah luas permukaan bangun berikut. Bangun berbentuk setengah bola tertutup dengan diameter 10 cm.

19feb_20260219_162749.png
Kunci Jawaban

\( 235,5 \text{ cm}^2 \)

Pembahasan Detail

Langkah 1: Tentukan jari-jari

Diameter \( = 10 \text{ cm} \)
\( r = \frac{10}{2} \)
\( r = 5 \text{ cm} \)

Langkah 2: Gunakan rumus luas permukaan setengah bola tertutup

Luas permukaan bola:

\( L = 4\pi r^2 \)

Karena bangun adalah setengah bola, maka luas selimutnya:

\( = \frac{1}{2} \times 4\pi r^2 \)
\( = 2\pi r^2 \)

Karena tertutup, maka ditambah luas alas lingkaran:

\( L_{alas} = \pi r^2 \)

Total luas:
\( L = 2\pi r^2 + \pi r^2 \)
\( L = 3\pi r^2 \)

Langkah 3: Substitusi nilai

\( L = 3 \times 3,14 \times 5^2 \)

\( = 3 \times 3,14 \times 25 \)
\( = 3 \times 78,5 \)
\( = 235,5 \text{ cm}^2 \)

Jadi, luas permukaan bangun tersebut adalah \( 235,5 \text{ cm}^2 \).

Soal

Hitunglah luas permukaan bangun berikut. Bangun berbentuk kerucut tanpa alas dengan diameter alas 10 inci dan tinggi 12 inci.

19feb_20260219_162905.png
Kunci Jawaban

\( 204,1 \text{ inci}^2 \)

Pembahasan Detail

Langkah 1: Tentukan jari-jari

Diameter \( = 10 \text{ inci} \)
\( r = \frac{10}{2} \)
\( r = 5 \text{ inci} \)

Langkah 2: Tentukan garis pelukis

Gunakan Teorema Pythagoras:
\( s = \sqrt{r^2 + t^2} \)

\( s = \sqrt{5^2 + 12^2} \)
\( s = \sqrt{25 + 144} \)
\( s = \sqrt{169} \)
\( s = 13 \text{ inci} \)

Langkah 3: Gunakan rumus luas sisi tegak kerucut

Karena tanpa alas, maka hanya dihitung luas sisi tegak:

\( L = \pi r s \)

\( L = 3,14 \times 5 \times 13 \)

\( = 3,14 \times 65 \)
\( = 204,1 \text{ inci}^2 \)

Jadi, luas permukaan bangun tersebut adalah \( 204,1 \text{ inci}^2 \).

Soal

Hitunglah luas permukaan bangun berikut. Bangun berbentuk bola tertutup dengan diameter 8,4 m.

19feb_20260219_163256.png
Kunci Jawaban

\( 221,76 \text{ m}^2 \)

Pembahasan Detail

Langkah 1: Tentukan jari-jari

Diameter \( = 8,4 \text{ m} \)
\( r = \frac{8,4}{2} \)
\( r = 4,2 \text{ m} \)

Langkah 2: Gunakan rumus luas permukaan bola

Rumus:
\( L = 4\pi r^2 \)

Karena 8,4 merupakan kelipatan 7, maka digunakan \( \pi = \frac{22}{7} \).

\( L = 4 \times \frac{22}{7} \times 4,2^2 \)

\( 4,2^2 = 17,64 \)

\( L = 4 \times \frac{22}{7} \times 17,64 \)

\( = \frac{88}{7} \times 17,64 \)

\( = 12,5714 \times 17,64 \)
\( \approx 221,76 \text{ m}^2 \)

Jadi, luas permukaan bola tersebut adalah \( 221,76 \text{ m}^2 \).

Soal

Hitunglah luas permukaan bangun berikut. Bangun merupakan prisma segi lima beraturan tertutup dengan panjang sisi alas 4 dm dan tinggi prisma 6 dm.

19feb_20260219_163411.png
Kunci Jawaban

\( 228 \text{ dm}^2 \)

Pembahasan Detail

Langkah 1: Gunakan rumus luas permukaan prisma

Rumus:
\( L = 2 \times L_{alas} + K \times t \)

dengan:
\( L_{alas} \) = luas alas
\( K \) = keliling alas
\( t \) = tinggi prisma

Langkah 2: Hitung keliling alas

Prisma segi lima beraturan dengan sisi 4 dm.

\( K = 5 \times 4 \)
\( K = 20 \text{ dm} \)

Langkah 3: Hitung luas alas

Alas berbentuk segi lima beraturan. Segi lima dapat dibagi menjadi 5 segitiga sama sisi.

Luas satu segitiga:
\( = \frac{1}{2} \times 4 \times 3 \)
\( = 6 \)

Maka:
\( L_{alas} = 5 \times 6 \)
\( = 30 \text{ dm}^2 \)

Langkah 4: Hitung luas selimut

\( K \times t = 20 \times 6 = 120 \text{ dm}^2 \)

Langkah 5: Jumlahkan

\( L = 2 \times 30 + 120 \)
\( = 60 + 120 \)
\( = 180 \text{ dm}^2 \)

Jadi, luas permukaan bangun tersebut adalah \( 180 \text{ dm}^2 \).

Soal

Perhatikan bangun ruang berikut. Bangun memiliki tinggi 5 satuan. Alas bangun berbentuk persegi dengan panjang sisi \( \sqrt{2} \) satuan. Jarak terjauh dari titik pusat alas ke sisi alas adalah 1 satuan. Dengan menggunakan estimasi \( \pi = 3,14 \), tentukan luas alas dan volume bangun tersebut.

19feb_20260219_170946.png
Kunci Jawaban

Luas alas \( = 2 \text{ satuan}^2 \)
Volume \( = 10 \text{ satuan}^3 \)

Pembahasan Detail

Langkah 1: Hitung luas alas

Alas berbentuk persegi dengan sisi \( \sqrt{2} \).

Rumus luas persegi:
\( L = s^2 \)

\( L = (\sqrt{2})^2 \)
\( L = 2 \)

Langkah 2: Hitung volume

Bangun merupakan prisma, sehingga:
\( V = A \times t \)

\( V = 2 \times 5 \)
\( V = 10 \)

Jadi, luas alas bangun adalah \( 2 \text{ satuan}^2 \) dan volumenya adalah \( 10 \text{ satuan}^3 \).

Soal

Perhatikan bangun ruang berikut. Bangun memiliki tinggi 5 satuan. Alas berbentuk segi delapan beraturan. Jarak dari titik pusat alas ke sisi alas adalah 1 satuan. Dengan menggunakan estimasi \( \pi = 3,14 \), tentukan luas alas dan volume bangun tersebut.

19feb_20260219_171058.png
Kunci Jawaban

Luas alas \( \approx 3,14 \text{ satuan}^2 \)
Volume \( \approx 15,7 \text{ satuan}^3 \)

Pembahasan Detail

Langkah 1: Menentukan luas alas

Alas berbentuk segi delapan beraturan. Diketahui jarak dari pusat ke sisi (apotema) adalah 1 satuan.

Segi delapan beraturan dapat diperkirakan mendekati lingkaran karena memiliki banyak sisi. Maka luas alas dapat diestimasi dengan rumus luas lingkaran:

\( L = \pi r^2 \)

Dengan \( r = 1 \):
\( L = 3,14 \times 1^2 \)
\( L = 3,14 \)

Langkah 2: Menentukan volume

Bangun merupakan prisma, sehingga:
\( V = A \times t \)

\( V = 3,14 \times 5 \)
\( V = 15,7 \)

Jadi, luas alas bangun sekitar \( 3,14 \text{ satuan}^2 \) dan volumenya sekitar \( 15,7 \text{ satuan}^3 \).

Soal

Perhatikan bangun ruang berikut. Bangun memiliki tinggi 5 satuan. Alas berbentuk segi delapan beraturan. Jarak dari titik pusat alas ke sisi alas adalah 1 satuan. Dengan menggunakan estimasi \( \pi = 3,14 \), tentukan luas alas dan volume bangun tersebut.

19feb_20260219_171158.png
Kunci Jawaban

Luas alas \( \approx 3,31 \text{ satuan}^2 \)
Volume \( \approx 16,55 \text{ satuan}^3 \)

Pembahasan Detail

Langkah 1: Gunakan rumus luas segi-n beraturan

Rumus:
\( L = \frac{1}{2} \times K \times a \)

dengan:
\( K \) = keliling
\( a \) = apotema

Diketahui apotema \( a = 1 \).

Langkah 2: Tentukan panjang sisi

Untuk segi delapan beraturan dengan apotema 1, sisi dapat dihitung menggunakan hubungan:

\( s = 2a \tan\left(\frac{180^\circ}{8}\right) \)

\( s = 2(1)\tan(22,5^\circ) \)

\( \tan(22,5^\circ) \approx 0,414 \)

\( s \approx 2(0,414) \)
\( s \approx 0,828 \)

Langkah 3: Hitung keliling

\( K = 8 \times 0,828 \)
\( K \approx 6,624 \)

Langkah 4: Hitung luas alas

\( L = \frac{1}{2} \times 6,624 \times 1 \)

\( L \approx 3,312 \)

Langkah 5: Hitung volume

Prisma:
\( V = A \times t \)

\( V = 3,312 \times 5 \)
\( V \approx 16,56 \)

Jadi, luas alas bangun sekitar \( 3,31 \text{ satuan}^2 \) dan volumenya sekitar \( 16,55 \text{ satuan}^3 \).

Soal

Perhatikan bangun ruang berikut. Bangun berbentuk tabung dengan tinggi 5 satuan. Jarak dari titik pusat alas ke sisi alas adalah 1 satuan. Dengan menggunakan estimasi \( \pi = 3,14 \), tentukan luas alas dan volume bangun tersebut.

19feb_20260219_171321.png
Kunci Jawaban

Luas alas \( = 3,14 \text{ satuan}^2 \)
Volume \( = 15,7 \text{ satuan}^3 \)

Pembahasan Detail

Langkah 1: Tentukan jari-jari

Jarak dari titik pusat ke sisi alas adalah jari-jari.

\( r = 1 \)

Langkah 2: Hitung luas alas

Rumus luas lingkaran:
\( L = \pi r^2 \)

\( L = 3,14 \times 1^2 \)
\( L = 3,14 \text{ satuan}^2 \)

Langkah 3: Hitung volume

Rumus volume tabung:
\( V = A \times t \)

\( V = 3,14 \times 5 \)
\( V = 15,7 \text{ satuan}^3 \)

Jadi, luas alas bangun adalah \( 3,14 \text{ satuan}^2 \) dan volumenya adalah \( 15,7 \text{ satuan}^3 \).

Soal

Sebuah potongan pipa besi memiliki jari-jari bagian dalam 35 cm dan jari-jari bagian luar 36 cm. Panjang pipa adalah 100 m. Tentukan volume besi dari pipa tersebut dalam bentuk \( \pi \).

19feb_20260219_171501.png
Kunci Jawaban

\( 7100\pi \text{ cm}^3 \)

Pembahasan Detail

Langkah 1: Ubah satuan panjang

Panjang pipa \( = 100 \text{ m} \)
\( = 10.000 \text{ cm} \)

Langkah 2: Gunakan rumus volume tabung

Rumus volume tabung:
\( V = \pi r^2 t \)

Karena pipa berlubang, maka volume besi adalah selisih volume tabung luar dan tabung dalam.

\( V = \pi R^2 t - \pi r^2 t \)

\( = \pi (R^2 - r^2)t \)

Langkah 3: Substitusi nilai

\( R = 36 \text{ cm} \)
\( r = 35 \text{ cm} \)
\( t = 10.000 \text{ cm} \)

\( V = \pi (36^2 - 35^2) \times 10.000 \)

\( 36^2 = 1296 \)
\( 35^2 = 1225 \)

\( 1296 - 1225 = 71 \)

\( V = \pi \times 71 \times 10.000 \)

\( V = 710.000\pi \text{ cm}^3 \)

Jadi, volume besi pipa tersebut adalah \( 710.000\pi \text{ cm}^3 \).

Sifat 2.14 Volume Kerucut

Jika diketahui sebuah kerucut memiliki jari-jari alas \( r \) dan tinggi \( t \), maka volume kerucut tersebut dapat dicari dengan rumus:

\( \text{Volume Kerucut} = \frac{1}{3} \times \text{Luas Alas} \times t \)

19feb_20260219_171635.png

\( = \frac{1}{3} \times \pi r^2 \times t \)

\( = \frac{1}{3}\pi r^2 t \)

Soal

Sebuah kerucut diletakkan ke dalam sebuah prisma persegi seperti pada gambar. Panjang sisi persegi adalah \( 12 \text{ cm} \) dan tinggi prisma sama dengan tinggi kerucut yaitu \( 16 \text{ cm} \). Tentukan volume prisma yang tidak terisi oleh kerucut.

19feb_20260219_171742.png
Kunci Jawaban

\( 2304 - 192\pi \text{ cm}^3 \)

Pembahasan Detail

Langkah 1: Hitung volume prisma

Prisma beralas persegi dengan sisi \( 12 \text{ cm} \) dan tinggi \( 16 \text{ cm} \).

Luas alas persegi:
\( A = s^2 \)
\( A = 12^2 \)
\( A = 144 \text{ cm}^2 \)

Volume prisma:
\( V_p = A \times t \)
\( V_p = 144 \times 16 \)
\( V_p = 2304 \text{ cm}^3 \)

Langkah 2: Tentukan jari-jari alas kerucut

Alas kerucut berupa lingkaran yang menyinggung sisi-sisi persegi, sehingga diameter lingkaran sama dengan sisi persegi.

Diameter \( d = 12 \text{ cm} \)
\( r = \frac{d}{2} \)
\( r = \frac{12}{2} \)
\( r = 6 \text{ cm} \)

Langkah 3: Hitung volume kerucut

Rumus volume kerucut:
\( V_k = \frac{1}{3}\pi r^2 t \)

\( V_k = \frac{1}{3}\pi \times 6^2 \times 16 \)
\( V_k = \frac{1}{3}\pi \times 36 \times 16 \)
\( V_k = \frac{1}{3}\pi \times 576 \)
\( V_k = 192\pi \text{ cm}^3 \)

Langkah 4: Volume prisma yang tidak terisi kerucut

Volume ruang kosong adalah selisih volume prisma dan volume kerucut.

\( V = V_p - V_k \)
\( V = 2304 - 192\pi \)

Jadi, volume prisma yang tidak terisi oleh kerucut adalah \( 2304 - 192\pi \text{ cm}^3 \).

Soal

Sebuah wadah es krim berbentuk kerucut diisi penuh es krim. Diameter wadah es krim adalah \( 8 \text{ cm} \) dan tingginya \( 14 \text{ cm} \). Tentukan volume es krim yang dapat diisikan pada wadah tersebut.

19feb_20260219_172120.png
Kunci Jawaban

\( \frac{448}{3}\pi \text{ cm}^3 \)

Pembahasan Detail

Langkah 1: Tentukan jari-jari

Diameter \( = 8 \text{ cm} \)
\( r = \frac{8}{2} \)
\( r = 4 \text{ cm} \)

Langkah 2: Gunakan rumus volume kerucut

Rumus:
\( V = \frac{1}{3}\pi r^2 t \)

Langkah 3: Substitusi nilai

\( V = \frac{1}{3}\pi \times 4^2 \times 14 \)

\( 4^2 = 16 \)

\( V = \frac{1}{3}\pi \times 16 \times 14 \)

\( 16 \times 14 = 224 \)

\( V = \frac{224}{3}\pi \)

Jadi, volume es krim yang dapat diisikan adalah \( \frac{224}{3}\pi \text{ cm}^3 \).

Soal

Sebuah kolam memiliki panjang \( 80 \text{ m} \) dan lebar \( 30 \text{ m} \). Kedalaman kolam berbeda, yaitu bagian terdalam \( 2,5 \text{ m} \) dan bagian terdangkal \( 1,5 \text{ m} \). Perubahan kedalaman terjadi secara miring sepanjang \( 20 \text{ m} \). Tentukan berapa liter air yang dibutuhkan untuk mengisi penuh kolam tersebut.

19feb_20260219_172311.png
Kunci Jawaban

\( 4.800.000 \text{ liter} \)

Pembahasan Detail

Langkah 1: Tentukan kedalaman rata-rata

Karena dasar kolam miring secara linear, maka volume dapat dihitung menggunakan kedalaman rata-rata.

\( t_{rata} = \frac{2,5 + 1,5}{2} \)

\( t_{rata} = \frac{4}{2} \)
\( t_{rata} = 2 \text{ m} \)

Langkah 2: Hitung volume kolam

Rumus volume balok:
\( V = p \times l \times t \)

\( V = 80 \times 30 \times 2 \)

\( V = 4800 \text{ m}^3 \)

Langkah 3: Ubah ke liter

\( 1 \text{ m}^3 = 1000 \text{ liter} \)

\( 4800 \times 1000 = 4.800.000 \text{ liter} \)

Jadi, air yang dibutuhkan untuk mengisi penuh kolam tersebut adalah \( 4.800.000 \text{ liter} \).

Soal

Sebuah tempat minum domba berbentuk tabung yang dipotong menjadi dua bagian sama besar seperti pada gambar. Diameter tabung adalah \( 40 \text{ cm} \) dan panjangnya \( 5 \text{ m} \). Tentukan volume air maksimum yang dapat ditampung tempat minum tersebut.

19feb_20260219_172545.png
Kunci Jawaban

\( 1000\pi \text{ liter} \)

Pembahasan Detail

Langkah 1: Tentukan jari-jari

Diameter \( = 40 \text{ cm} \)
\( r = \frac{40}{2} \)
\( r = 20 \text{ cm} \)

Langkah 2: Ubah satuan panjang

Panjang \( = 5 \text{ m} \)
\( = 500 \text{ cm} \)

Langkah 3: Hitung volume tabung penuh

Rumus volume tabung:
\( V = \pi r^2 t \)

\( V = \pi \times 20^2 \times 500 \)

\( 20^2 = 400 \)

\( V = \pi \times 400 \times 500 \)

\( V = 200000\pi \text{ cm}^3 \)

Langkah 4: Karena tabung dipotong menjadi dua

Volume setengah tabung:
\( V = \frac{1}{2} \times 200000\pi \)

\( V = 100000\pi \text{ cm}^3 \)

Langkah 5: Ubah ke liter

\( 1 \text{ liter} = 1000 \text{ cm}^3 \)

\( \frac{100000\pi}{1000} = 100\pi \text{ liter} \)

Jadi, volume air maksimum yang dapat ditampung adalah \( 100\pi \text{ liter} \).

Jika diketahui \( s \) adalah panjang sisi lengkung (bukan tinggi) seperti pada ilustrasi, tentukan luas permukaan kerucut terpancung dengan jari-jari alas atas \( r_1 \), jari-jari alas bawah \( r_2 \), dan sisi lengkung \( s \).

19feb_20260219_173024.png
Klik untuk melihat Jawaban & Pembahasan Lengkap

Luas permukaan kerucut terpancung = (luas selimut) + (luas alas atas) + (luas alas bawah).

1) Luas alas atas dan alas bawah
Alas atas berupa lingkaran berjari-jari \( r_1 \) sehingga luasnya \( \pi r_1^2 \).
Alas bawah berupa lingkaran berjari-jari \( r_2 \) sehingga luasnya \( \pi r_2^2 \).

2) Luas selimut kerucut terpancung
Selimut kerucut terpancung jika “dibuka” (diiris lalu direntangkan) menjadi juring cincin (annular sector). Panjang busur bagian dalam sama dengan keliling lingkaran atas yaitu \( 2\pi r_1 \), dan panjang busur bagian luar sama dengan keliling lingkaran bawah yaitu \( 2\pi r_2 \).

Misalkan jari-jari juring cincin bagian dalam \( \rho_1 \) dan bagian luar \( \rho_2 \). Karena tebal cincin pada juring adalah sisi lengkung kerucut terpancung, maka: \( \rho_2 - \rho_1 = s \).

Sudut pusat juring misalkan \( \theta \) (dalam radian). Maka panjang busur: \( \theta \rho_1 = 2\pi r_1 \) dan \( \theta \rho_2 = 2\pi r_2 \).

Dari dua persamaan busur: \( \dfrac{\rho_2}{\rho_1} = \dfrac{r_2}{r_1} \). Dengan \( \rho_2 - \rho_1 = s \), diperoleh: \( \rho_1 = \dfrac{s\,r_1}{r_2 - r_1} \) dan \( \rho_2 = \dfrac{s\,r_2}{r_2 - r_1} \).

Luas juring cincin (selimut) adalah selisih dua luas juring: \( L_s = \dfrac{1}{2}\theta(\rho_2^2 - \rho_1^2) \).

Hitung \( \theta \) dari \( \theta \rho_1 = 2\pi r_1 \): \( \theta = \dfrac{2\pi r_1}{\rho_1} = \dfrac{2\pi r_1}{\frac{s\,r_1}{r_2-r_1}} = \dfrac{2\pi (r_2 - r_1)}{s} \).

Substitusi ke \( L_s \):
\( L_s = \dfrac{1}{2}\cdot \dfrac{2\pi (r_2 - r_1)}{s}\cdot \left(\rho_2^2 - \rho_1^2\right) \)
\( = \pi \dfrac{(r_2 - r_1)}{s}\cdot \left(\left(\dfrac{s\,r_2}{r_2-r_1}\right)^2 - \left(\dfrac{s\,r_1}{r_2-r_1}\right)^2\right) \)
\( = \pi \dfrac{(r_2 - r_1)}{s}\cdot \dfrac{s^2(r_2^2 - r_1^2)}{(r_2-r_1)^2} \)
\( = \pi s \cdot \dfrac{(r_2^2 - r_1^2)}{(r_2 - r_1)} \)
Karena \( r_2^2 - r_1^2 = (r_2-r_1)(r_2+r_1) \), maka: \( L_s = \pi s (r_1 + r_2) \).

3) Gabungkan semuanya
Luas permukaan total:
\( L = L_s + \pi r_1^2 + \pi r_2^2 \)
\( = \pi s (r_1 + r_2) + \pi r_1^2 + \pi r_2^2 \).

Jawaban akhir:
\( \boxed{\text{(tidak ditulis kotak)}\;\; L = \pi (r_1 + r_2)s + \pi r_1^2 + \pi r_2^2 } \)

Jika diketahui \( s \) adalah panjang sisi lengkung (bukan tinggi) seperti pada ilustrasi, tentukan luas permukaan kerucut terpancung dengan jari-jari lingkaran atas \( r_1 \) dan jari-jari lingkaran bawah \( r_2 \).

19feb_20260219_173139.png
Klik untuk melihat Jawaban & Pembahasan Lengkap

Luas permukaan kerucut terpancung terdiri dari 3 bagian:
(1) luas selimut kerucut terpancung,
(2) luas lingkaran atas,
(3) luas lingkaran bawah.

A. Luas dua alas
Lingkaran atas berjari-jari \( r_1 \) sehingga luasnya \( \pi r_1^2 \).
Lingkaran bawah berjari-jari \( r_2 \) sehingga luasnya \( \pi r_2^2 \).

B. Luas selimut (pakai ilustrasi “dibuka” menjadi juring cincin)
Selimut kerucut terpancung bila dipotong lalu dibentangkan akan menjadi juring cincin. Pada gambar, panjang busur bagian dalam adalah keliling lingkaran atas yaitu \( 2\pi r_1 \), dan panjang busur bagian luar adalah keliling lingkaran bawah yaitu \( 2\pi r_2 \).

Misalkan jari-jari juring bagian dalam \( x \) (sesuai label \( x \) pada gambar), sehingga jari-jari juring bagian luar adalah \( x+s \) karena tebal cincin sama dengan sisi lengkung \( s \). Jadi:
\( \text{jari-jari luar} = x+s \).

Misalkan sudut pusat juring adalah \( \theta \) (dalam radian). Maka rumus panjang busur:
\( \text{panjang busur} = \theta \times \text{jari-jari} \).

Karena busur dalam sama dengan \( 2\pi r_1 \), diperoleh:
\( \theta x = 2\pi r_1 \).
Karena busur luar sama dengan \( 2\pi r_2 \), diperoleh:
\( \theta (x+s) = 2\pi r_2 \).

Kurangkan kedua persamaan:
\( \theta(x+s) - \theta x = 2\pi r_2 - 2\pi r_1 \)
\( \theta s = 2\pi (r_2 - r_1) \)
sehingga:
\( \theta = \dfrac{2\pi (r_2 - r_1)}{s} \).

Luas juring cincin (selimut) = luas juring luar − luas juring dalam:
\( L_s = \dfrac{1}{2}\theta (x+s)^2 - \dfrac{1}{2}\theta x^2 \)
\( L_s = \dfrac{1}{2}\theta\left((x+s)^2 - x^2\right) \)
\( L_s = \dfrac{1}{2}\theta\left(x^2 + 2xs + s^2 - x^2\right) \)
\( L_s = \dfrac{1}{2}\theta(2xs + s^2) \)
\( L_s = \theta\left(xs + \dfrac{s^2}{2}\right) \).

Agar tidak bergantung pada \( x \), gunakan \( \theta x = 2\pi r_1 \) sehingga:
\( x = \dfrac{2\pi r_1}{\theta} \).

Substitusi ke \( L_s \):
\( L_s = \theta\left(\dfrac{2\pi r_1}{\theta}s + \dfrac{s^2}{2}\right) \)
\( L_s = 2\pi r_1 s + \dfrac{\theta s^2}{2} \).

Masukkan \( \theta = \dfrac{2\pi (r_2 - r_1)}{s} \):
\( L_s = 2\pi r_1 s + \dfrac{1}{2}\cdot \dfrac{2\pi (r_2 - r_1)}{s}\cdot s^2 \)
\( L_s = 2\pi r_1 s + \pi (r_2 - r_1)s \)
\( L_s = \pi s(2r_1 + r_2 - r_1) \)
\( L_s = \pi s(r_1 + r_2) \).

C. Luas permukaan total
\( L = L_s + \pi r_1^2 + \pi r_2^2 \)
\( L = \pi s(r_1 + r_2) + \pi r_1^2 + \pi r_2^2 \).

Jawaban:
\( L = \pi (r_1 + r_2)s + \pi r_1^2 + \pi r_2^2 \).

Artikel terkait

  • Pesantren Al Itqon Jombang
  • Tahfidz Online Bersanad
  • Pesantren Mutiara Qur'an Wonogiri
  • pesantren Al Wafa

Program khusus alumni santri untuk fokus persiapan Tes SNBT sebagai jalur resmi seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Tersedia dua jalur persiapan yang terarah dan sistematis:

Pilih Program Anda

Kuota terbatas setiap angkatan.

🎓 Program Pengabdian Santri
& Bimbel
📚 Masa I’dad
Persiapan Akademik / Gap Year
×

Masuk

Silakan login untuk mengakses panel khusus.

Ponpes Tahfidz Al-Quran Karangmojo
Alamat: Jalan Agung Dukuh Blender, Desa, RT.01/RW.02, Blender, Karangmojo, Kec. Balong, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur
Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur
Website: ponpeskarangmojo.com
📞 WA : 0811-300-7474
Jam layanan: [misal: 08.00 – 20.00 WIB]
🔵 Facebook: Pondok Tahfidz Karangmojo
🔴 YouTube: @pesantrentahfidz
🗺️ Lihat di Google Maps
© 2025 Ponpes Karangmojo